Real Madrid Bangkit Lewat Performa Mbappe dan Vinicius
Dalam laga UCL ini, Kylian Mbappe dan Vinicius Junior memimpin kebangkitan Los Blancos. Selain itu, hasil ini juga menjadi kemenangan kedua Arbeloa secara setelah mengalahkan Levante 2-0 di Liga Spanyol.
Arbeloa menggantikan Xabi Alonso setelah Real Madrid tersingkir dari Copa del Rey usai kalah 2-3 dari Albacete pada babak 16 besar. Di sisi lain, kekalahan beruntun termasuk tumbangnya Real Madrid dari Barcelona 2-3 di final Piala Super Spanyol membuat sorotan publik semakin tajam.
Selama laga melawan Levante, sebagian penonton menyoraki beberapa pemain, khususnya Jude Bellingham dan Vinicius, sementara Mbappe tidak mendapatkan sorakan.
Madrid Ambil Momentum Usai Barcelona Tersandung
Selain itu, Real Madrid mendapatkan momentum baru setelah Barcelona kalah 1-2 dari Real Sociedad. Dengan hasil tersebut, jarak kedua tim di La Liga hanya tersisa satu poin di puncak klasemen.
Kemenangan atas Monaco membuat Real Madrid mengoleksi 15 poin dan menempati peringkat kedua klasemen Liga Champions musim ini, menggeser Bayern Munich yang baru akan berlaga melawan Union SG pada Kamis dini hari (22/1/2026) pukul 03.00 WIB.
Real Madrid membuka gol cepat melalui Mbappe pada menit kelima setelah memanfaatkan umpan Fede Valverde.
Penyerang Prancis itu kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-26 setelah kombinasi permainan Camavinga dan umpan Vinicius.
Dominasi Madrid Hingga Akhir Laga
Memasuki babak kedua, Real Madrid tetap menekan. Franco Mastantuono menambah gol ketiga pada menit ke-51 melalui assist kedua dari Vinicius.
Kemudian, tekanan berlanjut dan menghasilkan gol bunuh diri Timo Kehrer pada menit ke-55.
Vinicius mencetak gol berikutnya pada menit ke-63, sebelum Jordan Teze memperkecil kedudukan bagi Monaco pada menit ke-72.
Namun demikian, Jude Bellingham memperlebar jarak setelah mengecoh penjaga gawang Philipp Kohn pada menit ke-80.
Monaco berada di posisi ke-20 klasemen kompetisi dengan sembilan poin.(*)
Editor : Heri Sugiarto