Kemenangan di Craven Cottage ini memastikan tim arahan Marco Silva meninggalkan Craven Cottage dengan hasil positif setelah sempat tertinggal.
Brighton Unggul Lebih Dulu, Chukwueze Samakan Kedudukan
Pertandingan berjalan sengit sejak awal. Brighton sempat unggul lebih dulu melalui Yasin Ayari pada menit ke-28. Ayari lolos dari penjagaan dan menembus tangan kiper Bernd Leno, memanfaatkan celah dari sisi kiri pertahanan Fulham.
Fulham sempat tampil kurang impresif setelah kebobolan, namun berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-72.
Samuel Chukwueze memanfaatkan umpan matang Joachim Andersen dari sisi kanan, mengontrol bola, dan menaklukkan Bart Verbruggen, membuat skor menjadi 1-1.
Brighton nyaris kembali unggul ketika Danny Welbeck mencetak gol, tetapi dianulir karena offside tipis.
Welbeck mencoba lagi dengan sundulan dari umpan Pascal Gross, namun Leno berhasil melakukan penyelamatan penting.
Harry Wilson Jadi Penentu Kemenangan
Gol kemenangan Fulham lahir dari eksekusi tendangan bebas Harry Wilson di menit tambahan. Dari jarak sekitar 20 yard, Wilson melewati tembok dan jangkauan Verbruggen, bola bersarang di atap gawang, memastikan tiga poin bagi tim tuan rumah. Gol ini menjadi yang ketujuh bagi Wilson di Premier League musim ini.
Fulham Tampilkan Tekanan Setelah Tertinggal
Sebelum kebobolan, Fulham sebenarnya sudah menciptakan beberapa peluang. Kevin, Jorge Cuenca, dan Wilson mencoba peruntungannya, namun Verbruggen tampil sigap menjaga gawang Brighton tetap aman.
Raul Jimenez juga memiliki kans bagus, tetapi tembakannya membentur Lewis Dunk setelah digagalkan kiper.
Leno menebus kesalahan awal dengan penyelamatan terhadap tembakan Karou Mitoma, sementara Timothy Castagne menahan peluang lain dari Ayari, menjaga skor tetap kompetitif hingga gol penyama kedudukan.
Brighton Kesulitan Pertahankan Keunggulan
Musim ini, Brighton mencatat jumlah hasil imbang terbanyak di liga: sembilan kali. Namun, kemenangan menjadi sulit didapat, hanya satu dari sembilan laga terakhir.
Kegagalan mempertahankan keunggulan di Craven Cottage menjadi kekecewaan bagi tim asuhan Fabian Hurzeler.(*)
Editor : Heri Sugiarto