Penyerang Vietnam itu meraih 72,39 persen suara dalam voting online resmi AFC yang digelar pada 28–31 Januari. Hasil tersebut menempatkannya sebagai pemilik gol terbaik babak gugur edisi 2026.
Sebelumnya, persaingan berlangsung ketat ketika Xiang Yuwang dari China sempat menguasai polling dengan 97,51 persen suara pada satu periode pemungutan suara.
Namun, dukungan besar mengalir kepada Bac menjelang penutupan voting sehingga menggeser posisi Yuwang ke peringkat kedua dengan 27,38 persen suara.
Gol Bac yang memenangkan voting merupakan back-header dalam pertandingan Vietnam melawan Uni Emirat Arab.
Dua pemain lain, Ali Al Azaizeh dari Jordania dan Mansoor Al Menhali dari UEA, melengkapi daftar nominasi gol terbaik babak gugur.
Detail Back-Header Bac yang Jadi Sorotan AFC
Gol Bac tercipta dari umpan silang sisi kanan yang disambut dengan sundulan membelakangi gawang. Bola mengarah ke sudut bawah jauh dan membawa Vietnam unggul 2–1 pada laga tersebut.
AFC menyebut gol itu sebagai “momen brilian” yang mengembalikan keunggulan bagi Vietnam.
AFC juga mencatat bahwa Bac pernah mencetak gol serupa untuk menyamakan kedudukan menjadi 1–1 saat Vietnam kalah 2–4 dari Jepang pada fase grup Piala Asia 2023.
Sebelumnya, golnya ke gawang Arab Saudi bahkan terpilih sebagai Favorite Group Stage Goal dengan dukungan 98,57 persen suara dari pembaca AFC.
Penghargaan dan Statistik Bac
Selain memenangkan voting gol terbaik, Bac juga meraih gelar “player who caught the eye” setelah mengungguli sembilan pemain lain dengan 86,71 persen suara.
Performa konsisten selama turnamen membuatnya menutup kompetisi dengan empat gol dan dua assist.
Kontribusinya membantu Vietnam meraih peringkat ketiga setelah menang adu penalti atas Korea Selatan.
Pada upacara penghargaan pada 24 Januari, Bac secara resmi diumumkan sebagai Top Scorer AFC U23 2026.
Sementara itu, Ryunosuke Sato dari Jepang terpilih sebagai Best Player, dan rekannya Rui Araki meraih Best Goalkeeper.
Hasil Turnamen AFC U23 2026
AFC U23 Championship 2026 berlangsung di Arab Saudi pada 6–24 Januari dengan keikutsertaan 16 tim.
Vietnam mencatat empat kemenangan awal sebelum tersingkir di semifinal setelah kalah 0–3 dari China.
China melaju ke final, tetapi harus puas sebagai runner-up setelah kalah 0–4 dari Jepang.
Tim Jepang yang menurunkan skuad U21 mencatat sejarah sebagai tim pertama yang mampu mempertahankan gelar turnamen tersebut.(*)
Editor : Heri Sugiarto