Fenerbahce mengumumkan Selasa (3/2/2026) bahwa kesepakatan transfer N’Golo Kante batal karena kesalahan entri data dalam basis data transfer FIFA (TMS), sehingga transaksi tertunda dan melewati batas waktu jendela transfer Arab Saudi.
Klub Turki berencana menukar Kante dengan penyerang Youssef En-Nesyri, namun proses ini gagal lantaran kendala administratif dari pihak Al Ittihad.
“Perpanjangan waktu telah diminta, dan diskusi dilakukan dengan FIFA untuk menyelesaikan masalah ini, tetapi klub lawan tidak menyelesaikan transaksi dan tidak memberikan alasan,” jelas Fenerbahce dalam pernyataan resmi seperti dilansir dari Euro Sport.
Kante Refus Latihan, Target Kembali ke Eropa
Kante, 34 tahun, sempat menjalani tes medis di Jeddah pada Senin (2/2/2026) dengan tujuan pindah ke Fenerbahce dan kembali bermain di Eropa menjelang Piala Dunia 2026 (11 Juni–19 Juli).
Pemain Prancis ini sebelumnya absen selama setahun dari timnas sebelum dipanggil Didier Deschamps pada November 2025 untuk dua laga kualifikasi.
Menurut TalkSport, pemain berstatus juara dunia 2018 ini menolak mengikuti latihan di Al Ittihad pada Selasa (3/2/2026), sebagai bentuk protes atas gagalnya transfernya ke Turki.
Kante berharap bermain di Liga Europa dengan Fenerbahce untuk meningkatkan peluang tampil di Piala Dunia 2026.
Dampak Bagi Fenerbahce dan Al Ittihad
Kegagalan transfer ini menimbulkan ketegangan antara kedua klub. Fenerbahce kehilangan kesempatan mendatangkan pemain berpengalaman menjelang fase grup Liga Europa, sementara Al Ittihad mempertahankan pemain kunci mereka meski dalam kondisi ketidakpuasan.
Kante tercatat telah mengoleksi 65 caps untuk tim nasional Prancis dan menjadi pilar lini tengah Al Ittihad selama dua setengah musim terakhir.
Klub Saudi ini kini menghadapi situasi sensitif karena pemain andalan mereka enggan berlatih.(*)
Editor : Heri Sugiarto