Manchester City mencatatkan keunggulan dari sisi statistik, sementara Liverpool belum mampu mencatatkan ancaman tepat sasaran sepanjang 45 menit pertama pertandingan Liverpool vs Manchester City tersebut.
City Lebih Dominan Secara Statistik
Dalam laga ini, Man City tampil lebih dominan berdasarkan catatan peluang. Tim asuhan Pep Guardiola melepaskan total 10 tembakan dengan tiga di antaranya mengarah ke gawang. Sebaliknya, Liverpool yang dilatih Arne Slot belum mencatatkan tembakan tepat sasaran hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama.
Tekanan City terlihat sejak awal laga. Peluang berbahaya tercipta pada menit kedua ketika Erling Haaland mencoba melewati Alisson Becker di dalam kotak penalti, namun upaya tersebut berhasil digagalkan oleh kiper Liverpool itu sebelum bola diamankan lini belakang.
Peluang Terbaik Manchester City
Pada menit ke-34, Haaland kembali mengancam gawang Liverpool setelah menerima umpan silang dan mencoba melepaskan tembakan dari sudut sempit. Alisson Becker mampu menepis bola tersebut sebelum pertahanan Liverpool membersihkan area berbahaya.
City juga memperoleh sejumlah situasi bola mati. Bernardo Silva beberapa kali mengirimkan umpan dari sepak pojok dan tendangan bebas, meski belum berbuah peluang bersih. Marmoush sempat melepaskan tembakan dari luar kotak penalti pada menit ke-25, namun bola melenceng jauh dari sasaran.
Peluang Marmoush lainnya pada menit ke-41 juga belum membuahkan hasil setelah tembakannya melambung tipis di atas mistar gawang.
Liverpool Mengandalkan Bola Mati
Liverpool mencoba membangun tekanan melalui situasi bola mati. Dominik Szoboszlai dan Mohamed Salah bergantian mengambil tendangan sudut dan tendangan bebas, namun pertahanan City masih mampu mengantisipasi setiap ancaman.
Salah sempat mengajukan klaim penalti pada menit ke-43 setelah terjatuh di kotak penalti, namun tinjauan singkat memastikan tidak ada pelanggaran yang terjadi. Wasit melanjutkan pertandingan tanpa memberikan hukuman.
Virgil van Dijk beberapa kali maju membantu serangan saat sepak pojok, tetapi belum ada peluang yang benar-benar menguji kiper Manchester City.
Liverpool mengandalkan pergerakan Hugo Ekitike dan Mohamed Salah di lini depan. Namun, barisan pertahanan City yang dikomandoi Marc Guehi dan Rayan Ait-Nouri mampu meredam serangan tuan rumah.
Situasi Menjelang Turun Minum
Pertandingan berlangsung terbuka dan silih berganti dalam penguasaan bola. Man City sempat kembali mendominasi penguasaan bola menjelang akhir babak pertama, sementara Liverpool berusaha memanfaatkan serangan balik cepat.
Wasit memberikan tambahan waktu dua menit, namun tidak ada peluang berarti yang tercipta. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.(*)