Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Hari Keempat Olimpiade Musim Dingin 2026, Milano–Cortina Sajikan Duel Atlet di Kota dan Pegunungan

Muhammad Reza Bayu Permana • Senin, 9 Februari 2026 | 17:04 WIB

Lintasan alpine skiing di Cortina d’Ampezzo menjadi salah satu arena utama Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026, Senin (9/2/2026). (foto: skiresort.info)
Lintasan alpine skiing di Cortina d’Ampezzo menjadi salah satu arena utama Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026, Senin (9/2/2026). (foto: skiresort.info)
PADEK.JAWAPOS.COM—Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026 resmi memasuki hari keempat penyelenggaraan di Italia utara, dengan pertandingan berlangsung di Milano dan Cortina d’Ampezzo, Senin (9/2/2026), berdasarkan rilis resmi Komite Olimpiade Internasional (IOC).

Ajang ini digelar sejak upacara pembukaan pada 6 Februari 2026 dan menjadi Olimpiade Musim Dingin pertama yang secara resmi menerapkan format dua kota tuan rumah utama.

Milano Cortina 2026 mempertandingkan cabang olahraga es dan salju di dua wilayah dengan karakter berbeda, yakni kawasan urban Milano dan pegunungan Dolomite di Cortina d’Ampezzo.

Milano dan Cortina Jadi Pusat Kompetisi

Di Milano, sejumlah cabang olahraga es dalam ruangan seperti figure skating dan ice hockey digelar di arena tertutup yang telah disiapkan panitia penyelenggara.

Sementara itu, Cortina d’Ampezzo menjadi lokasi pertandingan cabang olahraga salju, termasuk alpine skiing, yang berlangsung di lintasan pegunungan.

Pembagian lokasi ini, menurut IOC, merupakan bagian dari reformasi penyelenggaraan Olimpiade untuk memaksimalkan pemanfaatan fasilitas yang telah ada.

Hingga hari keempat, persaingan perebutan medali masih berlangsung ketat di papan klasemen sementara.

Negara-negara seperti Norwegia, Jerman, dan Amerika Serikat tercatat mendominasi perolehan medali awal, sebagaimana dilaporkan Olympic Channel.

Sorotan pertandingan hari ini tertuju pada cabang alpine skiing di lintasan Tofane, Cortina d’Ampezzo, yang menyajikan kompetisi kecepatan di medan curam.

Keberlanjutan dan Antusiasme Penonton

Selain kompetisi, panitia penyelenggara menegaskan komitmen terhadap prinsip keberlanjutan dalam Olimpiade Musim Dingin 2026.

Baca Juga: FC Barcelona Resmi Mundur dari European Super League, Tinggalkan Real Madrid Sendirian

Lebih dari 90 persen venue yang digunakan merupakan fasilitas eksisting, sebagaimana tercantum dalam keterangan resmi Milano Cortina 2026 Press Office.

Pendekatan ini dilakukan untuk mengurangi dampak lingkungan dan meminimalkan pembangunan infrastruktur baru pasca-ajang.

Di sisi lain, penyelenggaraan Olimpiade ini berdampak pada meningkatnya aktivitas ekonomi di wilayah Lombardia dan Veneto.

Data pemantauan panitia mencatat peningkatan kunjungan wisatawan ke kawasan sekitar arena pertandingan sejak awal Olimpiade.

Panitia juga mengakui adanya perhatian publik terhadap akses penonton, termasuk harga tiket, dan menyatakan akan menyediakan area nonton bersama di ruang publik.

Penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026 akan terus berlanjut hingga penutupan, dengan pertandingan berlangsung di berbagai cabang olahraga es dan salju. (cr2)

Editor : Hendra Efison
#cabang olahraga musim dingin #Milano Cortina 2026 #Olimpiade Musim Dingin 2026 #Olimpiade Italia