Chelsea sempat unggul dua gol melalui Joao Pedro pada menit ke-24 dan Cole Palmer dari titik penalti.
Pedro memanfaatkan umpan Enzo Fernandez untuk menaklukkan kiper Karl Darlow, dan mencatatkan gol ke-10 musim ini.
Palmer menggandakan keunggulan dari titik putih, setelah Jaka Bijol menjatuhkan Pedro di kotak penalti.
Leeds membalas melalui penalti Lukas Nmecha pada menit 67 setelah Jayden Bogle dilanggar Moises Caicedo di kotak penalti.
Lima menit kemudian, gol penyeimbang tercipta ketika Jayden Bogle memanfaatkan kelengahan lini pertahanan Chelsea untuk memberi umpan kepada Noah Okafor, yang menaklukkan kiper Robert Sanchez.
Di sisa pertandingan, Chelsea berusaha kembali mengambil alih, tapi peluang Pedro Neto dan Cole Palmer gagal membuahkan gol.
Hasil imbang ini menghentikan laju positif Chelsea di bawah pelatih baru Liam Rosenior.
Chelsea menunjukkan penguasaan bola yang lebih dinamis sejak dipimpin Rosenior, dengan pergerakan cepat di lini tengah. Namun, kesalahan defensif di babak kedua membuat tim tuan rumah kehilangan dua poin penting.
Leeds, yang sempat terlihat kalah, memanfaatkan peluang penalti dan serangan balik untuk menyelamatkan satu poin dari Stamford Bridge.
“Hal yang menggelikan bagi kami adalah mereka berhasil mencetak dua gol dalam kurun waktu lima menit, padahal selama 90 menit pertandingan, kami jauh lebih unggul,” ungkap Rosenior usai laga seperti dikutip dari laman Premier League.
Sedangkan Pelatih Leeds, Daniel Farke, menyatakan ini adalah malam sepak bola yang sesungguhnya dan memuji semangat pantang menyerah timnya.
"Tentu saja malam yang luar biasa. Saya sangat bangga. Pertandingan ini penuh perjuangan dan sulit. Chelsea sedang dalam performa sangat baik. Kami datang ke sini dengan beberapa pemain kunci absen. Tulang punggung tim juga tidak lengkap, beberapa pemain masih baru pulih dari cedera,". jelasnya. "Hasil imbang ini pantas karena kami berjuang keras. Kami layak mendapatkan satu poin," tandasnya.(*)
Editor : Heri Sugiarto