Kemenangan ini membawa tim asal Arab Saudi tersebut mengumpulkan 12 poin, dan menjamin posisi delapan besar di fase grup tanpa bergantung hasil laga berikutnya.
Pelatih Al Ittihad, Sergio Conceicao, menilai performa timnya sangat solid. Ia menyebut kemenangan besar ini sejalan dengan eksekusi strategi yang telah dipersiapkan timnya.
“Ini adalah kemenangan penting bagi perjalanan tim kami, dan yang terpenting, performa serta hasilnya memang layak didapatkan,” ungkap Conceicao usai laga seperti dikutip dari laman AFC.
Sebelumnya, kata Conceicao, timnya sering mendapatkan peluang bagus tapi kurang pada penyelesaian akhir.
"Hari ini, kami mampu mencetak gol sekaligus menerapkan strategi yang sudah dipelajari dengan sangat baik. Fokus kami bukan pada jumlah gol, melainkan mempersiapkan diri untuk memenangkan pertandingan, dan gol-gol itu mengikuti," tambahnya.
Dia juga mengapresiasi dukungan suporter yang kali ini berbeda dari laga sebelumnya. "Kami berharap hal itu terus berlanjut di setiap pertandingan,” harapnya.
Sementara itu, Al Gharafa berada di posisi 10 klasemen sementara dengan enam poin. Pelatih Pedro Martins mengakui keunggulan Al Ittihad, dan meminta maaf kepada komunitas olahraga Qatar serta penggemarnya.
“Keunggulan Ittihad terlihat jelas. Saya ucapkan selamat atas kemenangan mereka dan tidak ada yang perlu ditambahkan,” tegas Martins.
Kemenangan 7-0 ini menjadi catatan terbesar Al Ittihad di fase grup AFC Champions League musim ini sekaligus memastikan posisi di babak gugur, sementara Al Gharafa masih memiliki peluang matematis untuk lolos.(*)
Editor : Heri Sugiarto