Berdasarkan data statistik pertandingan, Arema unggul tipis dalam penguasaan bola dengan 51 persen, berbanding 49 persen milik Semen Padang. Namun, efektivitas serangan menjadi pembeda utama.
Arema mencatatkan 14 total tembakan dengan 6 mengarah ke gawang, sementara Semen Padang hanya menghasilkan 7 tembakan dan 1 tepat sasaran.
Pada babak pertama, Arema langsung mengambil inisiatif serangan. Gol pembuka tercipta pada menit ke-29 melalui Joel Vinicius yang memanfaatkan umpan Gustavo Franca, mengubah skor menjadi 1-0. Skor tersebut bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tekanan Arema semakin intens. Pada menit ke-52, Gustavo Franca mencatatkan namanya di papan skor usai menerima assist Gabriel Silva, membawa Arema unggul 2-0.
Joel Vinicius kembali menjadi momok bagi lini pertahanan Semen Padang setelah mencetak gol keduanya pada menit ke-59 melalui assist Valdeci. Skor 3-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Statistik Kunci
- Penguasaan bola: 51% – 49%
- Total tembakan: 14 – 7
- Tembakan tepat sasaran: 6 – 1
- Tendangan sudut: 4 – 4
- Kartu kuning: 2 – 0
Kemenangan ini mempertegas dominasi Arema di kandang sendiri, sementara Semen Padang harus segera melakukan evaluasi setelah minimnya peluang berbahaya yang berhasil diciptakan sepanjang pertandingan.
Kekalahan ini juga membuat posisi Semen Padang FC di papan klasemen sementara BRI Super League tertahan di peringkat ke-16 dengan raihan 15 poin. (*)
Editor : Adetio Purtama