Setelah sebelumnya bermain imbang melawan Como di laga tunda, Rossoneri kini harus mengakui keunggulan tim tamu. Kemenangan Parma ini membuat Milan tertinggal 10 poin dari Inter Milan di klasemen sementara Liga Italia.
Jalannya Pertandingan Milan vs Parma
Pertandingan sudah berjalan kurang ideal bagi Milan bahkan sebelum kickoff. Bek Matteo Gabbia mengalami masalah saat pemanasan dan harus dicoret dari susunan pemain, digantikan oleh De Winter.
Petaka berlanjut pada menit ke-7 ketika Ruben Loftus-Cheek mengalami cedera dan tidak dapat melanjutkan pertandingan. Ia digantikan oleh Jashari, dan memaksa perubahan taktik lebih awal dari rencana awal pelatih Massimiliano Allegri.
Babak pertama berlangsung relatif seimbang. Milan berupaya mengambil inisiatif serangan, dengan beberapa peluang tercipta melalui Christian Pulisic. Namun, penyelesaian akhir belum mampu mengubah papan skor hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tekanan Milan meningkat. Rafael Leao mendapat peluang emas, tetapi tembakannya membentur tiang gawang. Momen tersebut menjadi peluang terbaik tuan rumah untuk memecah kebuntuan.
Saat Milan terus menekan, Parma justru berhasil memanfaatkan situasi bola mati pada menit ke-80. Troilo mencetak gol lewat sundulan, dan membawa Gialloblu unggul 1-0.
Di sisa waktu pertandingan, Milan mencoba mengejar ketertinggalan dengan intensitas serangan yang lebih tinggi. Namun, lini pertahanan Parma tampil disiplin dan mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir.
Dampak ke Klasemen
Kekalahan ini membuat Milan tertinggal 10 poin dari Inter Milan setelah 24 pertandingan. Sementara itu, Parma membawa pulang tiga angka dari laga tandang dan bertengger di peringkat 12 dengan total 32 poin. Sedangkan Troilo, sang bek asal Argentina, dinobatkan sebagai Player of the Match atas performanya dalam laga ini. (*)
Editor : Heri Sugiarto