Dominik Szoboszlai Buka Jalan Liverpool
Liverpool memulai leg kedua dengan tekanan tinggi. Gol pertama dicetak oleh Dominik Szoboszlai pada menit ke-25 setelah menerima umpan dari Alexis Mac Allister, membuat agregat imbang 1-1.
Szoboszlai, yang menjadi pemain kunci Liverpool di lini tengah, dinobatkan sebagai Player of the Match berkat kontribusinya dalam distribusi bola, intersep, dan permainan kreatif.
"Gol ini bukan hanya tentang saya, tapi untuk tim. Saya senang bisa membantu Liverpool unggul di laga penting ini," kata Szoboszlai kepada TNT Sports, usai laga.
Hugo Ekitiké dan Ryan Gravenberch Perkuat Keunggulan
Memasuki babak kedua, Liverpool terus menekan pertahanan Galatasaray. Pada menit ke-51, Mohamed Salah mengirim umpan matang kepada Hugo Ekitiké, yang dengan tenang menaklukkan kiper Uğurcan Çakır untuk membawa Liverpool unggul 2-1 agregat.
Tidak lama berselang, Ryan Gravenberch menambah gol ketiga Liverpool pada menit ke-53 setelah memanfaatkan rebound dari tembakan Salah, menjadikan skor agregat 3-1.
Ekitiké menegaskan pentingnya gol cepat di babak kedua. "Setelah jeda, kami tahu harus menutup pertandingan. Semua pemain berlari untuk satu sama lain, itu kunci kemenangan kami," ujarnya.
Mohamed Salah Cetak Gol ke-50 Liga Champions
Puncak penampilan Liverpool tercatat saat Mohamed Salah mencetak gol ke-50 di Liga Champions UEFA pada menit ke-62. Tendangan spektakuler ini menjadikan Salah pemain Afrika pertama yang mencapai prestasi tersebut. Gol ini sekaligus menutup peluang Galatasaray untuk membalikkan keadaan.
"Dia legenda. Mentalnya luar biasa meski musim ini dianggap sulit bagi beberapa orang," puji Ekitiké mengenai rekan setimnya.
Reaksi Galatasaray dan Arsitektur Tim
Pelatih Galatasaray, Okan Buruk, menyebut cedera Victor Osimhen menjadi titik balik psikologis tim. "Dia terlalu memikirkan cederanya. Kami memulai dengan pressing, tetapi Liverpool tampil lebih baik," jelas Buruk.
Bek Abdülkerim Bardakçı menambahkan, "Kami terus berkembang setiap musim dan membela negara kami dengan bangga."
Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, menghormati perjuangan lawan dan menambahkan, "Kami kalah di dua laga tandang, tapi hari ini kami tim yang lebih baik. Semoga yang terbaik untuk Noa Lang."
Liverpool Siap Hadapi Paris Saint-Germain di Perempat Final
Pelatih Liverpool, Arne Slot, menilai laga ini sebagai salah satu penampilan terbaik timnya di Anfield, dengan para pemain dan suporter hampir sempurna mendukung jalannya pertandingan.
Dengan kemenangan ini, Liverpool akan menantang juara bertahan Liga Champions, Paris Saint-Germain (PSG), di babak perempat final.(*)
Editor : Heri Sugiarto