Event tersebut berlangsung selama dua hari, 28–29 Maret 2026, dengan mempertandingkan berbagai kelas terbaik serta diikuti oleh peserta dari berbagai daerah.
Gubernur Sumbar Mahyeldi mengapresiasi kolaborasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menilai pacu kuda tidak hanya berperan dalam meningkatkan prestasi olahraga berkuda, tetapi juga memberikan dampak luas bagi sektor pariwisata dan UMKM.
“Kegiatan pacu kuda ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan sektor pariwisata di Sumatera Barat,” ujarnya.
Mahyeldi meyakini event pacu kuda dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, serta menjadi magnet bagi perantau untuk kembali ke kampung halaman.
“Momentum ini menjadi bagian penting dalam strategi kita mengembangkan pariwisata daerah melalui event-event olahraga yang mampu menarik perhatian masyarakat luas,” tambahnya.
Ia juga berharap kejuaraan pacu kuda dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan dengan menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, dan kebersamaan, sekaligus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kita ingin event ini tidak hanya sukses sebagai tontonan, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Komitmen Jadi Agenda Tahunan
Gubernur turut mengapresiasi peran Pemerintah Kabupaten Padangpariaman dalam menghadirkan event yang mampu menarik partisipasi perantau dan pengunjung dari berbagai daerah.
“Banyak perantau yang pulang kampung dan ikut berkontribusi dalam kegiatan ini. Ini menjadi kekuatan besar dalam menggerakkan ekonomi dan pariwisata daerah,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis menyampaikan komitmennya untuk menjadikan event pacu kuda sebagai agenda tahunan dalam rangka memperkuat pariwisata dan pelestarian budaya Minangkabau.
“Event ini akan terus kita dorong menjadi agenda tahunan yang mampu menarik wisatawan sekaligus melestarikan budaya daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, pacu kuda tidak hanya menjadi ajang olahraga tradisional, tetapi juga momentum memperkuat kebersamaan serta mendorong perputaran ekonomi masyarakat.
Dimeriahkan Hiburan dan Artis
Selain perlombaan, kegiatan juga dimeriahkan dengan hiburan masyarakat, termasuk penampilan artis Minang Fauzana serta kehadiran aktor nasional Jefri Nichol.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyerahan bendera pataka oleh niniak mamak kepada Bupati Padangpariaman, kemudian kepada Gubernur Sumbar. Acara dilanjutkan dengan perlombaan pacu kuda berbagai kelas hingga penyerahan piala kepada para pemenang.
Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan, keamanan, dan kesuksesan acara selama berlangsung.(*)
Editor : Hendra Efison