PADEK.JAWAPOS.COM-Manchester United menutup babak pertama dengan keunggulan meyakinkan 2-0 atas Liverpool dalam laga krusial Premier League di Old Trafford, Minggu (3/5) malam.
Dua gol cepat Matheus Cunha dan Benjamin Sesko bukan hanya memberi United kendali pertandingan, tapi juga membuka jalan Setan Merah menuju Liga Champions musim 2026/2027.
United Tampil Efektif, Cetak Dua Gol Cepat
Pertandingan langsung berjalan intens sejak menit awal. United mengandalkan pressing tinggi, memaksa Liverpool kesulitan mengalirkan bola.
Hasilnya terlihat nyata: Matheus Cunha memecah kebuntuan lebih awal sebelum Benjamin Sesko menggandakan keunggulan.
Keunggulan dua gol di babak pertama ini menjadi catatan penting. Menurut data Premier League, itu baru keempat kalinya Manchester United unggul dua gol atas Liverpool pada paruh pertama laga liga, setelah September 1999, Desember 2014, dan Maret 2018.
Performa eksplosif tersebut menegaskan kesiapan tim asuhan Michael Carrick dalam mengamankan posisi empat besar klasemen.
Jika skor bertahan hingga laga berakhir, tiket Liga Champions musim depan resmi menjadi milik Bruno Fernandes dkk.
Liverpool Dominan Bola, tapi Rapuh di Belakang
Meski tertinggal, Liverpool tetap mampu memegang kendali penguasaan bola. Namun, efektivitas menjadi masalah utama. Serangan yang dibangun Cody Gakpo, Dominik Szoboszlai, hingga Ryan Gravenberch kerap kandas sebelum mencapai area berbahaya.
Tembakan Gravenberch pada menit ke-42—yang mengarah tepat ke pelukan kiper United, Senne Lammens—menjadi satu-satunya shot on target The Reds hingga babak pertama ditutup.
Lini belakang Liverpool kembali disorot musim ini. Mereka telah kebobolan 46 gol, angka tertinggi bagi juara bertahan Premier League sejak Leicester City 2016/17 (63 gol).
Kelemahan itu kembali terlihat ketika Bruno Fernandes, Cunha, dan Sesko berkombinasi membongkar pertahanan mereka.
Barisan Pertahanan United Menonjol
Selain agresivitas lini depan, soliditas lini belakang United juga tampil menonjol. Casemiro mematahkan banyak serangan berbahaya Liverpool, termasuk blok penting terhadap Curtis Jones pada menit ke-26.
Harry Maguire turut mendapat sorotan positif setelah menggagalkan peluang Florian Wirtz meski kehilangan keseimbangan. Mobilitas Sesko dan Cunha membuat United lebih hidup di area sepertiga akhir.
United hampir menambah keunggulan di menit ke-27 lewat serangan balik cepat. Bryan Mbeumo mengirim umpan matang kepada Bruno Fernandes, namun tembakan keras sang kapten masih melebar beberapa sentimeter.
Jalan Panjang Babak Kedua
Pertandingan masih menyisakan satu babak. Momentum jelas mengarah kepada Manchester United, tetapi Liverpool—yang menguasai bola lebih banyak—tetap memiliki peluang untuk mengubah jalannya laga.
Jika United mampu mempertahankan intensitas dan efektivitas mereka, langkah menuju Liga Champions musim depan akan terkunci malam ini.(*)
Editor : Heri Sugiarto