PADEK.JAWAPOS.COM – Persaingan antarnagari pada ajang Dharmasraya Champions League (DCL) 2026 diprediksi berlangsung panas setelah panitia membagi 52 klub peserta ke dalam delapan zona pertandingan menjelang kick off pada 6 Juni 2026.
Kompetisi sepak bola tarkam terbesar di Sumbar itu akan mempertandingkan total 160 laga dan memperebutkan 16 tiket menuju fase gugur di Gelanggang Olahraga Dharmasraya, Koto Padang, Kecamatan Koto Baru.
Ajang tersebut menjadi program unggulan Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani bersama Wakil Bupati Leli Arni untuk membangkitkan olahraga masyarakat sekaligus mempererat hubungan antarnagari.
Baca Juga: Dharmasraya Champions League 2026 Diikuti 52 Klub Nagari, Total 160 Pertandingan Digelar
Zona 2 diprediksi menjadi salah satu grup paling panas karena dihuni klub-klub tradisional seperti IV Koto Pulau Punjung, Sikabau, Sungai Dareh, dan Gunung Medan yang memiliki rivalitas panjang di turnamen lokal.
Sementara itu, Zona 1 menghadirkan duel menarik antara Silago, Sungai Kambut, dan Gunung Selasih yang dikenal memiliki basis suporter fanatik.
Persaingan ketat juga diprediksi terjadi di Zona 5 yang dihuni Tiumang, Koto Salak, Pulau Mainan, dan Simalidu. Zona tersebut dikenal memiliki banyak pemain muda berbakat dengan karakter permainan cepat dan agresif.
Di Zona 6, Koto Baru yang bertindak sebagai tuan rumah diperkirakan menjadi salah satu favorit lolos ke babak berikutnya. Namun mereka tetap harus menghadapi perlawanan Ampang Kuranji, Sialang Gaung, dan Koto Tinggi.
Baca Juga: Truk Rem Blong Tabrak Pembatas di Sitinjaulauik Padang, Jalur Padang-Solok Buka Tutup
Panitia menilai pembagian zona sengaja disusun untuk menghadirkan pertandingan kompetitif sekaligus menjaga antusiasme masyarakat di setiap wilayah.
“Setiap zona memiliki kekuatan yang relatif merata sehingga pertandingan dipastikan menarik dan kompetitif,” ujar panitia pelaksana DCL 2026.
Selain menjadi ajang olahraga rakyat, kompetisi tersebut juga diperkirakan mampu meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat melalui aktivitas UMKM, pedagang kecil, dan sektor jasa di sekitar lokasi pertandingan.
DCL 2026 diproyeksikan menjadi salah satu hiburan rakyat terbesar di Dharmasraya sepanjang tahun ini dengan ribuan penonton hadir di setiap pekan pertandingan.(*)
Editor : Hendra Efison