PADEK.JAWAPOS.COM-Arsenal siap mengangkat trofi juara Premier League 2025/2026 di kandang Crystal Palace, Stadion Selhurst Park, pada laga pamungkas Premier League, pada Minggu, 24 Mei 2026 pukul 22.00 WIB.
Momen bersejarah ini menandai berakhirnya penantian panjang The Gunners selama 22 tahun sekaligus menjadi panggung pemanasan menjelang final Liga Champions di Budapest.
Kapten Martin Odegaard bersiap mengikuti jejak legendaris Patrick Vieira sebagai kapten Arsenal berikutnya yang mengangkat trofi prestisius kasta tertinggi sepak bola Inggris tersebut di hadapan para pendukung setia.
Fokus Terbelah demi Misi Sejarah Eropa
Menariknya, kendati kancah domestik akan berakhir bagi 18 tim lainnya, musim bagi Arsenal dan Crystal Palace masih akan berlanjut.
Kedua klub asal London ini sama-sama mengemban misi besar untuk menyapu bersih trofi kompetisi UEFA ke tanah Inggris.
Crystal Palace di bawah asuhan Oliver Glasner tengah bersiap melakoni laga final UEFA Europa Conference League melawan Rayo Vallecano pada Rabu malam mendatang.
Ini menjadi kesempatan emas sekaligus laga perpisahan bagi Glasner, yang disebut-sebut sebagai manajer terbaik dalam sejarah The Eagles setelah sukses mempersembahkan trofi FA Cup dan Community Shield dalam 12 bulan terakhir.
Sementara itu, Arsenal besutan Mikel Arteta juga langsung mengalihkan fokus untuk menulis sejarah baru di final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain (PSG) di Budapest, enam hari setelah laga ini.
“Kami memiliki waktu 48 jam untuk menikmati keberhasilan menjuarai liga, setelah itu kami akan bersiap dengan sangat baik. Di hari Minggu, kami punya momentum kecil untuk merayakan dan mengangkat trofi secara terhormat bersama para suporter. Namun setelah itu, kami punya misi besar untuk menulis sejarah baru di klub sepak bola ini,” tegas Mikel Arteta dalam konferensi pers jelang laga.
Kabar Skuad: Amunisi Baru Jelang Final UCL
Menjelang laga ini, Arsenal mendapat suntikan moral berharga setelah gelandang Mikel Merino dilaporkan telah kembali berlatih pasca-absen lima bulan akibat operasi kaki.
Meski begitu, Jurrien Timber dan Ben White dipastikan masih absen akibat cedera ekor dan ligamen lutut.
Di kubu tuan rumah, Oliver Glasner harus memutar otak akibat krisis lini belakang menyusul cederanya Chris Richards, Maxence Lacroix, dan Chadi Riad pada laga sebelumnya.
The Eagles juga dipastikan tampil tanpa Cheick Doucoure dan mantan striker Arsenal, Eddie Nketiah. Namun, bek kiri Borna Sosa dipastikan siap kembali merumput.
Laga pekan ke-38 ini akan dipimpin oleh wasit muda Farai Hallam, yang baru melakoni laga kelimanya di kasta tertinggi sepak bola Inggris. (*)
Data dan Fakta Menarik Jelang Laga
- Pemburu Clean Sheet: Arsenal telah mengemas 29 kemenangan tanpa kebobolan (clean sheet) di semua kompetisi musim ini. Satu kemenangan lagi akan menyamai rekor sepanjang masa klub pada musim 1970/1971.
- Spesialis Laga Pamungkas: The Gunners memegang rekor kemenangan terbanyak pada laga terakhir Premier League (24 kali), termasuk menyapu bersih kemenangan di 14 musim terakhir secara beruntun.
- Dominasi Derby London: Arsenal hanya kalah satu kali dari 28 laga Derby London terakhir mereka di Premier League (Menang 21, Imbang 6).
- Ancaman Ismaila Sarr: Penyerang Palace, Ismaila Sarr, sedang dalam performa impresif dengan mencetak 8 gol dari 8 laga terakhirnya sebagai starter dan selalu membobol gawang Arsenal dalam dua laga kandang terakhirnya.
- Potensi Rekor Martin Zubimendi: Jika dimainkan, Zubimendi akan memecahkan rekor penampilan terbanyak (56 laga) oleh pemain debutan Arsenal di semua kompetisi, melewati catatan Pat Jennings pada musim 1977/1978.