PADEK.JAWAPOS.COM – Timnas Amerika Serikat memasuki Piala Dunia 2026 dengan banyak hal yang harus dibuktikan setelah melalui persiapan yang tidak sepenuhnya meyakinkan. Tuan rumah turnamen itu tergabung di Grup D bersama Paraguay, Australia, dan Turki.
Skuad asuhan Mauricio Pochettino datang ke Piala Dunia setelah mengalami hasil kurang memuaskan dalam sejumlah laga uji coba melawan tim-tim Eropa. Amerika Serikat sempat kalah 2-5 dari Belgia pada Maret lalu sebelum kembali tumbang 0-2 dari Portugal.
Hasil tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Pochettino yang tengah berupaya membawa Amerika Serikat melangkah jauh di turnamen yang digelar di kandang sendiri. Kemenangan 3-2 atas Senegal dalam laga persahabatan terakhir memberikan sedikit dorongan moral menjelang dimulainya kompetisi.
Pada fase grup, Pochettino diperkirakan akan mengandalkan pemain-pemain berpengalaman yang berkarier di Eropa untuk menghadapi Paraguay, Australia, dan Turki.
Nama-nama seperti Christian Pulisic, Weston McKennie, Tyler Adams, Tim Weah, Folarin Balogun, hingga Haji Wright menjadi tulang punggung tim. Haji Wright datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah membantu Coventry City promosi ke Liga Inggris.
Paraguay Datang dengan Kepercayaan Diri Tinggi
Paraguay akan menjadi lawan pertama Amerika Serikat pada laga Grup D yang digelar di Los Angeles pada 12 Juni 2026.
Tim asal Amerika Selatan itu kembali tampil di Piala Dunia setelah absen selama 16 tahun. Paraguay lolos dengan performa impresif di kualifikasi dan mengakhiri perjalanan mereka dengan perolehan poin yang sejajar dengan Brasil, Ekuador, dan Kolombia.
Kebangkitan Paraguay tidak lepas dari peran pelatih Gustavo Alfaro. Pelatih asal Argentina tersebut mengambil alih tim setelah Paraguay gagal meraih satu poin pun pada Copa America 2024.
Di bawah kepemimpinannya, Paraguay mengumpulkan 24 poin dari 36 poin yang tersedia selama kualifikasi, termasuk kemenangan 2-1 atas Argentina.
Australia Ingin Ulangi Kejutan 2022
Australia lolos ke Piala Dunia untuk keenam kalinya secara beruntun setelah finis sebagai runner-up Grup C Kualifikasi Asia di bawah Jepang.
Pelatih Tony Popovic yang menggantikan Graham Arnold berhasil membawa Australia mengamankan tiket ke putaran final. Salah satu hasil menonjol mereka adalah kemenangan 1-0 atas Jepang pada tahun lalu.
Australia berupaya mengulang pencapaian Piala Dunia 2022 ketika berhasil mencapai babak 16 besar sebelum disingkirkan Argentina dengan skor 1-2.
Turki Jadi Ancaman Terbesar
Turki diperkirakan menjadi pesaing utama Amerika Serikat dalam perebutan posisi teratas Grup D.
Tim asuhan Vincenzo Montella kembali ke Piala Dunia setelah absen selama 24 tahun. Sebelumnya, Turki gagal lolos dalam lima edisi beruntun sejak meraih peringkat ketiga pada Piala Dunia 2002.
Performa Turki selama kualifikasi cukup konsisten. Mereka hanya menelan satu kekalahan, yakni dari juara Eropa Spanyol.
Turki memastikan tiket ke Piala Dunia setelah memenangi babak playoff melawan Rumania dan Kosovo.
Kekuatan utama Turki berada di lini tengah dan serangan. Kapten Inter Milan Hakan Calhanoglu menjadi pengatur permainan utama, sementara gelandang muda Real Madrid Arda Guler dikenal sebagai ancaman berbahaya di lini depan.(*)
Fakta Grup D Piala Dunia 2026
• Amerika Serikat berstatus tuan rumah Piala Dunia 2026
• Mauricio Pochettino memimpin AS setelah mengambil alih tim pada 2024
• Paraguay kembali ke Piala Dunia setelah absen 16 tahun
• Australia lolos ke putaran final untuk keenam kali beruntun
• Turki kembali tampil setelah absen 24 tahun
• Grup D dihuni Amerika Serikat, Paraguay, Australia, dan Turki
• Amerika Serikat pernah mencapai babak 16 besar pada Piala Dunia 2010, 2014, dan 2022.
Editor : Heri Sugiarto