Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Mentan Amran Kuliah Umum di IPB: Orang Sukses Mampu Bertahan dalam Tekanan dan Kegagalan

Heri Sugiarto • Kamis, 11 Juni 2026 | 21:21 WIB
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan kuliah umum kepada mahasiswa IPB University di Bogor.(Foto: Humas)
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan kuliah umum kepada mahasiswa IPB University di Bogor.(Foto: Humas)

PADEK.JAWAPOS.COM-Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengajak mahasiswa untuk tidak takut menghadapi kegagalan saat meraih cita-cita. Pesan itu disampaikan dalam kuliah umum di Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Kamis (11/6/2026).

Menurut Andi Amran Sulaiman, kegagalan merupakan bagian dari proses belajar yang membentuk karakter, ketangguhan, dan daya juang seseorang.

Pesan tersebut dinilai penting bagi generasi muda yang dipersiapkan menghadapi tantangan ketahanan pangan dan pembangunan sektor agribisnis di masa depan.

Kuliah umum berlangsung dalam kegiatan Ministerial and Top Executive Lecture Series yang menjadi bagian dari perayaan Dies Natalis ke-25 Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB University di Auditorium Andi Hakim Nasution, Kampus IPB Dramaga, Bogor.

Dalam paparannya, Amran menilai banyak orang ingin meraih kesuksesan tanpa meninggalkan zona nyaman. Padahal, setiap pencapaian besar menuntut keberanian menghadapi risiko dan tantangan.

"Kebanyakan kita tidak ingin keluar dari comfort zone, tetapi ingin sukses. Itu tidak bisa. Kalau ingin mencapai sesuatu yang besar, kita harus berani keluar dari zona nyaman dan menghadapi tantangan yang lebih besar," ujar Amran.

Amran menegaskan masa muda merupakan waktu terbaik untuk mencoba hal baru, belajar, dan menghadapi kegagalan.

"Hari ini kita belajar gagal. Kita belajar menderita. Jangan takut mencoba dan jangan takut gagal saat masih muda. Justru dari kegagalan itulah kita belajar menjadi lebih kuat dan lebih siap menghadapi kehidupan yang sesungguhnya," katanya.

Ia juga membagikan pengalaman saat merintis usaha dari nol. Berbagai kerugian dan kegagalan yang pernah dialami, menurutnya, membentuk mental serta daya juang hingga mampu mencapai keberhasilan.

Menurut Amran, kemampuan bertahan dalam tekanan menjadi salah satu pembeda antara orang yang berhasil dan yang tidak.

"Orang sukses adalah orang yang mampu bertahan dalam tekanan. Ketika dihina, diremehkan, dicemooh, atau menghadapi kegagalan, dia tetap bertahan dan terus melangkah. Di situlah mental pemenang dibentuk," tegasnya.

Dalam sesi dialog, mahasiswa Pascasarjana Ilmu Tanah IPB, Muslimin, menceritakan perjuangannya menempuh pendidikan melalui beasiswa sambil bekerja sebagai petugas kebersihan karena keterbatasan ekonomi keluarga.

"Orang tua menjadi motivasi terbesar saya untuk terus melanjutkan pendidikan. Akses pendidikan tidak mudah, sehingga saya berjuang melalui beasiswa dan bekerja sambil kuliah," ujar Muslimin.

Mahasiswa Teknologi Pangan, Aesha, memaparkan inovasi smart skin packaging berbahan dasar ganyong untuk produk kemasan berbasis daging. Sementara Abdul Aziz dari Fakultas Pertanian menyoroti disiplin, penghormatan kepada orang tua, dan keberlanjutan program swasembada pangan.

Menanggapi berbagai pertanyaan mahasiswa, Amran memaparkan sejumlah capaian sektor pertanian nasional.

"Saat ini dunia menghadapi krisis pangan. Namun Indonesia mampu menunjukkan capaian yang membanggakan. Kita berhasil mencapai produksi beras sebesar 34,69 juta ton dan menjadi salah satu capaian terbaik dalam beberapa tahun terakhir," kata Amran.

Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja petani, pemerintah pusat dan daerah, akademisi, serta generasi muda yang terus berinovasi di sektor pertanian.

Menutup kuliah umum, Amran mengajak mahasiswa memiliki mimpi besar dan konsisten menjalani proses untuk mewujudkannya.

"Make big dreams, take action, and be persistent. Bermimpilah besar, ambil tindakan, lalu bertahan dalam prosesnya. Yang paling sulit bukan bermimpi, tetapi konsisten dan tidak menyerah ketika menghadapi tantangan," ujarnya.(*)

 

Editor : Heri Sugiarto
#Mentan Amran di IPB #Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB #ipb university #andi amran sulaiman #kementerian pertanian