PADEK.JAWAPOS.COM – Tim nasional Kanada meraih poin pertama dalam sejarah keikutsertaannya di Piala Dunia setelah bermain imbang 1-1 melawan Bosnia dan Herzegovina pada laga pembuka turnamen di BMO Field, Toronto, Sabtu, 13 Juni 2026 dini hari WIB.
Hasil tersebut mengakhiri catatan enam kekalahan beruntun Kanada dalam dua penampilan sebelumnya di ajang Piala Dunia.
Kanada yang tampil sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 mendapat dukungan penuh dari pendukungnya. Atmosfer pertandingan semakin semarak setelah upacara pembukaan yang dimeriahkan penyanyi Michael Bublé.
Kanada tampil menekan sejak awal pertandingan. Namun, Bosnia dan Herzegovina berhasil membuka keunggulan lebih dulu melalui Jovo Lukic.
Gol tersebut berawal dari situasi sepak pojok ketika Sead Kolasinac menyambut bola dengan sundulan di tiang dekat sebelum diteruskan Lukic ke dalam gawang untuk mengubah skor menjadi 1-0.
Bosnia yang tampil pada Piala Dunia keduanya terus memberikan ancaman dan menutup babak pertama dengan keunggulan satu gol.
Memasuki babak kedua, pelatih Kanada Jesse Marsch melakukan perubahan dengan memasukkan Jacob Shaffelburg, Promise David, dan Ali Ahmed.
Pergantian tersebut berdampak positif terhadap permainan Kanada yang semakin agresif mencari gol penyeimbang.
Kanada nyaris menyamakan kedudukan ketika Richie Laryea melepaskan tembakan yang telah melewati kiper Nikola Vasilj. Namun, kapten Bosnia Sead Kolasinac berhasil membelokkan bola hingga membentur mistar gawang.
Peluang lain juga diperoleh melalui sundulan Tani Oluwaseyi yang berhasil disapu tepat di garis gawang.
Kanada akhirnya menyamakan kedudukan melalui Cyle Larin yang masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua. Gol tersebut memastikan skor menjadi 1-1 sekaligus membawa Kanada meraih poin perdana dalam sejarah penampilannya di putaran final Piala Dunia.
Kanada sebenarnya memiliki sejumlah peluang untuk membalikkan keadaan dan meraih kemenangan pertama di Piala Dunia. Namun, hingga peluit akhir dibunyikan, skor 1-1 tetap bertahan.
Peraih penghargaan Pemain Terbaik Pertandingan, Ismael Kone mengungkapkan bahwa perasaan mereka campur aduk karena tahu seharusnya bisa mendapatkan hasil yang lebih baik dalam pertandingan ini.
"Kami benar-benar menaikkan tempo permainan pada babak kedua. Saya merasa kami mendominasi mereka, tetapi inilah realitas sepak bola. Mereka adalah tim yang memiliki rencana permainan yang baik, jadi kami harus menghormati hal itu," katanya usai laga.
Pada pertandingan berikutnya, Kanada dijadwalkan menghadapi Qatar di Vancouver. Sementara Bosnia dan Herzegovina akan bertemu Swiss di Los Angeles, California.(*)
Editor : Heri Sugiarto