Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Brasil vs Maroko di Grup C Piala Dunia 2026: Neymar Absen, Ancelotti Beri Kabar Terbaru

Heri Sugiarto • Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:00 WIB
Neymar menjalani pemulihan cedera sehingga absen bersama Timnas Brasil di laga Grup C Piala Dunia 2026 melawan Maroko.(Foto: X @CBF_Futebol)
Neymar menjalani pemulihan cedera sehingga absen bersama Timnas Brasil di laga Grup C Piala Dunia 2026 melawan Maroko.(Foto: X @CBF_Futebol)

PADEK.JAWAPOS.COM — Timnas Brasil akan menghadapi Maroko pada laga Grup C Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium, East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat, Minggu, 14 Juni 2026 pukul 05.00 WIB.

Brasil dan Maroko akan memulai persaingan di Grup C yang juga dihuni Haiti dan Skotlandia untuk perebutan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia  yang kini diikuti oleh 48 negara yang terbagi menjadi 12 grup.

Pelatih Timnas Brasil Carlo Ancelotti akan menjalani debutnya di ajang Piala Dunia saat memimpin Selecao menghadapi Maroko. Juru taktik asal Italia itu menegaskan timnya memiliki kualitas untuk bersaing dengan negara mana pun di turnamen tersebut.

"Ini pengalaman baru dan tanggung jawab baru untuk mewakili negara sepak bola," kata Carlo Ancelotti menjelang pertandingan.

"Ini tentang dua hal, yaitu tanggung jawab dan kehormatan. Ini adalah momen yang unik dan sangat indah dalam karier saya," lanjutnya.

Ancelotti menilai Brasil memiliki skuad yang cukup kuat untuk menghadapi persaingan di Piala Dunia 2026.

"Kami memiliki tim yang bisa bersaing dengan setiap tim di dunia. Kami yakin akan hal itu. Ini adalah tim yang memiliki kualitas dan pengalaman, serta keyakinan penuh bahwa mereka bisa bersaing dengan siapa pun," ujarnya.

Brasil datang ke turnamen ini setelah menjalani kualifikasi dengan enam kekalahan dari 18 pertandingan dan finis di posisi kelima. Meski demikian, Ancelotti menyebut para pemainnya telah melakukan persiapan untuk menghadapi laga pembuka melawan Maroko.

Namun, pada pertandingan ini Brasil dipastikan tidak diperkuat Neymar. Penyerang berusia 34 tahun itu masih menjalani pemulihan cedera betis kanan yang dialaminya pada pertengahan Mei.

Menurut Ancelotti, Neymar diperkirakan kembali menjalani latihan pada pekan depan.

"Neymar bekerja sangat keras untuk pulih secepat mungkin," katanya, dikutip dari AFP.

"Kami memanggilnya bukan hanya karena kemampuan sepak bolanya yang tidak diragukan lagi, tapi juga karena pengalaman dan teladan yang bisa ia berikan kepada para pemain muda dalam tim," ungkap mantan pelatih Real Madrid itu.

Selain Neymar, Brasil juga kehilangan Rodrygo, Estevao, Eder Militao, dan Wesley yang masih berkutat dengan cedera.

Meski demikian, skuad Brasil tetap diperkuat sejumlah pemain utama seperti Vinicius Junior, Raphinha, Marquinhos, Gabriel Magalhaes, dan Matheus Cunha.

Di kubu Maroko, pelatih Mohamed Ouahbi akan memimpin tim pada laga pertamanya di Piala Dunia sebagai pelatih kepala. Ouahbi ditunjuk menggantikan Walid Regragui pada Maret lalu.

Maroko datang dengan kekuatan pemain seperti Achraf Hakimi dan Brahim Diaz. Namun, tim berjuluk Atlas Lions itu juga kehilangan Nayef Aguerd dan Abde Ezzalzouli akibat cedera yang dialami pada laga uji coba terakhir.

Sebagai pengganti, Maroko memanggil Amine Sbai dan Marwane Saadane.

Mohamed Ouahbi menilai laga melawan Brasil akan menjadi gambaran awal kekuatan timnya di turnamen ini.

"Ini adalah pertandingan yang akan memberi tahu kami posisi kami, tetapi saya pikir kami berada dalam kondisi yang baik untuk memulai kompetisi ini," kata Ouahbi.

"Kami harus percaya diri terhadap diri kami sendiri dan apa yang telah kami lakukan. Kami tidak boleh takut kepada Brasil, tetapi harus sangat menghormati mereka."

Berdasarkan data Opta Analyst, Brasil memiliki peluang kemenangan sebesar 57,7 persen pada pertandingan ini. Peluang kemenangan Maroko berada di angka 18,8 persen, sedangkan peluang hasil imbang mencapai 23,5 persen.

Opta juga mencatat peluang Brasil untuk finis sebagai juara Grup C mencapai 65,85 persen. Sementara peluang Maroko menjadi juara grup tercatat sebesar 23,14 persen.

Pertandingan ini akan menjadi pertemuan keempat antara Brasil dan Maroko. Dari tiga pertemuan sebelumnya, Brasil mencatat dua kemenangan, sedangkan Maroko meraih satu kemenangan.

Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada laga persahabatan tahun 2023 yang berakhir dengan kemenangan Maroko 2-1.

Sementara itu, pertemuan terakhir Brasil dan Maroko di Piala Dunia terjadi pada fase grup edisi 1998. Dalam pertandingan tersebut, Brasil menang 3-0 lewat gol Ronaldo Nazario, Rivaldo, dan Bebeto.

Pada Piala Dunia 2026, dua tim teratas dari masing-masing 12 grup serta delapan tim peringkat ketiga terbaik akan melaju ke babak 32 besar. Format tersebut digunakan untuk pertama kalinya dalam sejarah turnamen.

Maroko mencatat sejarah pada Piala Dunia 2022 di Qatar sebagai negara Afrika dan Arab pertama yang mencapai semifinal.

Sementara itu, Brasil merupakan pemegang rekor lima gelar juara Piala Dunia. Pada Piala Dunia 2022 di Qatar, Brasil mengakhiri turnamen di peringkat ketujuh setelah tersingkir pada babak perempat final melalui adu penalti melawan Kroasia.

Piala Dunia 2026 juga menjadi turnamen pertama Carlo Ancelotti sebagai pelatih kepala Brasil di ajang sepak bola terbesar dunia.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#Grup C Piala Dunia 2026 #Brasil vs Maroko #carlo ancelotti #neymar #piala dunia 2026