Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

AQUA Resmi Jadi Hydration Partner DBL Indonesia dan Title Partner DBL Dance Musim 2026-2027

Heri Sugiarto • Minggu, 14 Juni 2026 | 07:22 WIB
Pimpinan AQUA dan DBL Indonesia mengumumkan kerja sama musim 2026-2027 di Jakarta.(Foto: Corcom)
Pimpinan AQUA dan DBL Indonesia mengumumkan kerja sama musim 2026-2027 di Jakarta.(Foto: Corcom)

PADEK.JAWAPOS.COM-AQUA resmi bergabung sebagai hydration partner Developmental Basketball League (DBL) Indonesia untuk musim 2026-2027.

Dalam kolaborasi tersebut, AQUA juga menjadi title partner DBL Dance, kompetisi dance pelajar yang menjadi bagian dari ekosistem DBL.

Kerja sama yang diumumkan pada 13 Juni 2026 itu mempertemukan dua entitas yang sama-sama tumbuh melalui konsistensi.

Selama 22 tahun sejak 2004, DBL membangun ekosistem olahraga dan hiburan untuk pelajar dengan mengusung konsep student athlete.

Sementara AQUA selama lebih dari lima dekade sejak 1973 mengkampanyekan pentingnya hidrasi melalui air mineral berkualitas.

Marketing Director AQUA, Adisti Nirmala, mengaku senang dapat berkolaborasi dengan DBL yang telah membangun ekosistem positif bagi jutaan pelajar Indonesia selama lebih dari dua dekade.

Sebagai hydration partner, AQUA ingin hadir mendampingi pelajar yang aktif berlatih dan berkompetisi, baik di lapangan basket, panggung dance, maupun tribun suporter.

Dukungan tersebut juga diharapkan hadir sejak masa persiapan di rumah bersama orang tua maupun di sekolah dengan pendampingan guru.

“Kami ingin menjadi support system bagi generasi muda yang terus berusaha memberikan versi terbaik dari dirinya lewat DBL. Melalui kolaborasi ini, AQUA berharap bisa mendukung para peserta tetap fokus, aktif, dan siap menghadapi setiap tantangan,” kata Adisti.

Menurut Adisti, semangat kolaborasi tersebut juga sejalan dengan kampanye Kaum Adem AQUA.

Ia menilai kehidupan anak muda dipenuhi berbagai ekspektasi, mulai dari sekolah, pertemanan, media sosial, hingga pertandingan.

"Di tengah semua itu, AQUA ingin mengajak generasi muda untuk tetap adem, tetap tenang, percaya diri, dan tidak kehilangan dirinya sendiri, bahkan saat pertandingan semakin intens dan tekanan semakin terasa. Inilah semangat yang ingin kami bawa ke DBL, generasi muda yang aktif, berani berprestasi, tetap adem di bawah tekanan, dan selalu stay at your best," ujarnya.

Direktur DBL Indonesia, Masany Audri, menyambut bergabungnya AQUA dalam ekosistem DBL. Menurutnya, kehadiran AQUA relevan dengan aktivitas yang dijalani jutaan pelajar yang terlibat dalam DBL, mulai dari pemain basket, peserta dance, hingga suporter yang memadati arena pertandingan.

Apalagi, para peserta juga dituntut menjalani peran sebagai student athlete yang menyeimbangkan aktivitas akademik dan nonakademik.

“Kami sangat senang menyambut AQUA sebagai bagian dari ekosistem DBL. Anak-anak di DBL adalah generasi yang sangat aktif. Mereka berlatih keras di lapangan, menyiapkan penampilan terbaik di atas panggung, hingga memberikan dukungan penuh dari tribun. Dalam aktivitas seperti itu, menjaga hidrasi menjadi hal yang penting,” ujar Masany.

Masany menilai kolaborasi tersebut semakin relevan karena AQUA juga hadir sebagai title partner DBL Dance.

“Kami menyaksikan sendiri peserta DBL Dance itu menghabiskan waktu berjam-jam untuk menyusun koreografi, berlatih, hingga tampil dengan kostum dan properti yang sering kali membuat mereka merasa gerah. Karena itu, kehadiran AQUA dengan semangat Adem sangat relevan dan dekat dengan pengalaman yang mereka rasakan selama mengikuti kompetisi,” tambahnya.

DBL Dance terus berkembang menjadi salah satu kompetisi dance pelajar terbesar di Asia Tenggara. Setiap musimnya, ajang ini melibatkan ratusan tim dan lebih dari 10 ribu peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Pada 2018, DBL Dance mencatatkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai kompetisi dance dengan peserta terbanyak di Indonesia. Ajang ini juga melahirkan sejumlah talenta seperti Dita Karang dan Christy Gardena yang kini tergabung dalam grup No Na.

Valencia Stephanie Hadasaah, alumni dancer SMA IPEKA Puri Jakarta, menilai DBL Dance memberikan pengalaman yang tidak hanya profesional, tetapi juga memperluas jejaring dan meningkatkan rasa percaya diri.

“Atmosfer kompetisi DBL Dance itu meriah. Kami bangga bisa tampil di depan banyak penonton dan menjadi bagian dari DBL. Sebab selain berkompetisi, kami juga mendapatkan banyak pengalaman berharga dan bertemu teman-teman baru dari berbagai sekolah,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Nichola Jonathan Tjahjamulia dari SMA Santa Theresia Jakarta yang berencana kembali mengikuti DBL Dance musim ini.

“Saya sangat antusias untuk kembali tampil. Atmosfer kompetisinya luar biasa dan membuat kami semakin termotivasi untuk mempersiapkan penampilan terbaik melalui latihan yang konsisten,” katanya.

Pelatih SMA IPEKA Puri Indah Jakarta sekaligus member klub dance HEAVYBUCKSTYLEZ, Ananda Daniel, menilai DBL Dance memberikan ruang bagi pelajar untuk berkembang secara positif dalam menyalurkan minat mereka di bidang tari.

"Sebagai seseorang yang dulunya juga memulai tari di level SMA, saya sangat senang karena pelajar jadi punya platform untuk berkompetisi. DBL Dance adalah ajang pertama yang saya ikuti sejak SMA, tepatnya saat masih bersekolah di SMA Don Bosco Padang. Ajang ini membuat saya sadar bahwa saya sesenang itu akan menari, dan semoga semua pelajar dengan passion yang sama bisa memanfaatkan platform ini sebagai ruang kompetisi yang positif sekaligus proses pengembangan diri,” ujar Daniel.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#AQUA Hydration Partner DBL Indonesia #DBL Dance #Adisti Nirmala #Aqua #dbl indonesia