PADEK.JAWAPOS.COM – Dua profesor Universitas Negeri Padang (UNP), Prof. Ganefri, Ph.D. dan Prof. Dr. Syahrial Bakhtiar, M.Pd., meraih Juara III kategori Ganda Profesor Eksekutif pada Kejuaraan Tenis Asosiasi Tenis Profesor Indonesia (ATPI) 2026.
Prestasi tersebut diraih dalam kejuaraan yang berlangsung di Kampus Universitas Pendidikan Ganesha, Bali, Sabtu (13/6/2026).
Kejuaraan Tenis ATPI 2026 diikuti 110 profesor dari 28 perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia. Persaingan berlangsung ketat dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi yang tampil dalam sejumlah kategori pertandingan.
Prof. Ganefri dan Prof. Syahrial Bakhtiar menunjukkan permainan yang konsisten sepanjang turnamen. Keduanya tampil solid dengan strategi yang matang dan semangat juang tinggi hingga menembus babak semifinal serta mengamankan posisi juara ketiga bersama.
ATPI 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga wadah silaturahmi bagi para profesor dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Melalui kegiatan tersebut, para peserta memperkuat jejaring akademik sekaligus menjunjung sportivitas dalam suasana kompetitif yang sehat.
Pada kategori Ganda Profesor Eksekutif, gelar juara diraih pasangan Prof. Dwi Cahyokartiku dan Prof. Agus Haryanto dari Universitas Negeri Surabaya. Sementara posisi runner-up ditempati pasangan Prof. Dr. Ngurah Suharta dan Prof. Dr. Ngurah Pujawan dari Universitas Pendidikan Ganesha.
Keberhasilan Prof. Ganefri dan Prof. Syahrial Bakhtiar menjadi kebanggaan bagi Universitas Negeri Padang. Prestasi tersebut menunjukkan sivitas akademika UNP tidak hanya berkiprah di bidang akademik dan kepemimpinan pendidikan tinggi, tetapi juga mampu mencatatkan prestasi di bidang olahraga.
Capaian ini sejalan dengan komitmen UNP dalam mendorong budaya hidup sehat, sportivitas, serta pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Kegiatan tersebut juga mendukung pencapaian SDG 3 (Good Health and Well-Being/Kehidupan Sehat dan Sejahtera) serta SDG 4 (Quality Education/Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan jejaring dan pengembangan kapasitas akademisi di tingkat nasional.(*)
Editor : Heri Sugiarto