PADEK.JAWAPOS.COM – Pelatih Irak Graham Arnold menegaskan peluang timnya untuk lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 belum tertutup meski kalah 0-3 dari Prancis pada laga kedua Grup I, Senin (23/6/2026).
Kekalahan tersebut menjadi hasil negatif kedua beruntun bagi Irak di fase grup. Situasi itu membuat peluang mereka semakin berat menjelang pertandingan terakhir melawan Senegal pada Sabtu (27/6/2026) pukul 02.00 WIB di Stadion Toronto.
Meski demikian, Arnold menolak menganggap perjalanan Irak di turnamen ini telah berakhir.
“Bagi saya sekarang, semuanya tentang Senegal. Dengan delapan tim peringkat ketiga yang lolos, kami masih punya peluang,” kata Arnold.
Irak akan menghadapi Senegal pada laga terakhir grup. Namun kemenangan sekalipun belum tentu cukup untuk mengamankan tiket ke Babak 32 Besar.
Arnold tetap memberikan apresiasi kepada para pemainnya setelah pertandingan yang sempat tertunda lebih dari dua jam akibat hujan deras.
Menurut dia, penundaan tersebut memengaruhi performa tim pada babak kedua.
“Penundaan itu menghambat penampilan kami di babak kedua, tetapi para pemain sudah melakukan yang terbaik,” ujarnya.
Sebelum jeda pertandingan, Irak mampu membatasi agresivitas Prancis. Meski menguasai permainan, Prancis hanya mampu mencetak satu gol melalui tendangan jarak jauh Kylian Mbappe pada babak pertama.
Arnold menilai ketahanan lini pertahanan Irak tidak lepas dari persiapan yang telah dilakukan tim pelatih.
“Satu-satunya yang bisa saya lakukan adalah menunjukkan cuplikan pertandingan babak pertama sedikit lebih lama saat jeda untuk memperlihatkan area yang membuat kami kesulitan menghadapi Prancis,” kata Arnold.
Ia menjelaskan, setelah pertandingan dihentikan karena cuaca, para pemain diminta tetap tenang sambil menunggu laga dilanjutkan.
“Para pemain hanya perlu duduk, rileks, tetap tenang, lalu mempersiapkan diri saat kami kembali ke lapangan,” ujarnya.
Kini fokus Irak sepenuhnya tertuju pada pertandingan melawan Senegal yang akan menjadi penentu nasib mereka di Grup I.(*)
Editor : Heri Sugiarto