Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Gilberto Mora Hanya Kalah dari Pele, Jadi Starter Termuda Kedua di Piala Dunia 2026

Heri Sugiarto • Rabu, 1 Juli 2026 | 12:42 WIB
Gelandang muda Meksiko, Gilberto Mora, kembali mencatatkan namanya dalam sejarah Piala Dunia 2026 saat masuk susunan pemain utama menghadapi Ekuador pada babak 32 besar.(Foto: X @GilbertoMoraMX)
Gelandang muda Meksiko, Gilberto Mora, kembali mencatatkan namanya dalam sejarah Piala Dunia 2026 saat masuk susunan pemain utama menghadapi Ekuador pada babak 32 besar.(Foto: X @GilbertoMoraMX)

PADEK.JAWAPOS.COM – Gelandang muda Meksiko, Gilberto Mora, kembali mencatatkan namanya dalam sejarah Piala Dunia 2026. Pemain berusia 17 tahun 259 hari itu dipercaya masuk susunan pemain utama saat Meksiko menghadapi Ekuador pada babak 32 besar di Stadion Azteca, Mexico City, Rabu (1/7/2026) WIB. Penampilan tersebut menjadikannya starter termuda kedua dalam sejarah fase gugur Piala Dunia, hanya berada di belakang legenda Brasil, Pele.

Pele masih memegang rekor sebagai starter termuda di fase gugur Piala Dunia setelah tampil bersama Brasil pada edisi 1958 saat berusia 17 tahun 239 hari, atau sekitar 20 hari lebih muda dibandingkan Mora.

Kepercayaan yang diberikan pelatih Javier Aguirre datang setelah Mora menunjukkan penampilan menjanjikan sepanjang turnamen. Sebelumnya, gelandang Club Tijuana itu menjadi pemain termuda yang pernah menjalani debut bersama Timnas Meksiko di Piala Dunia saat menghadapi Afrika Selatan pada laga pembuka.

Mora kemudian kembali tampil sebagai starter ketika Meksiko menutup fase grup dengan kemenangan 3-0 atas Republik Ceko. Penampilan konsisten tersebut memperkuat keyakinan Aguirre untuk kembali memasangnya sejak menit pertama pada laga babak 32 besar melawan Ekuador.

Baca Juga: Meksiko Akhiri Penantian 40 Tahun usai Kalahkan Ekuador 2-0, Roberto Alvarado dan Julián Quiñones Masuk Top 100

Sepanjang Piala Dunia 2026, Mora telah tampil dalam tiga pertandingan bersama El Tri. Ia juga mencatatkan diri sebagai pemain termuda yang pernah tampil sebagai pemain pengganti maupun starter untuk Meksiko di ajang Piala Dunia.

Pada laga melawan Ekuador, Mora mengisi sisi kanan lini tengah bersama Érik Lira dan Luis Romo. Aguirre juga menurunkan Roberto Alvarado, Raúl Jiménez, dan Julián Quiñones di lini depan.

Meksiko Kalahkan Ekuador 2-0

Meksiko memasuki babak gugur dengan modal impresif setelah menyapu bersih tiga pertandingan fase grup sebagai juara Grup A tanpa kebobolan satu gol pun.

Catatan tersebut menjadikan El Tri sebagai tim keenam dalam sejarah Piala Dunia yang memenangi seluruh laga fase grup tanpa kebobolan, sekaligus menjadi tuan rumah kedua yang melakukannya sejak Italia pada Piala Dunia 1990.

Baca Juga: Meksiko Jadi Tim Pertama Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Korea Selatan 1-0

Kepercayaan Javier Aguirre kepada Mora kembali berbuah manis. Meksiko menundukkan Ekuador 2-0 sekaligus memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Pertandingan di Stadion Azteca sempat mengalami penundaan kick-off akibat cuaca buruk sebelum akhirnya dimulai dan didominasi oleh tim tuan rumah.

Julián Quiñones membawa Meksiko unggul pada menit ke-22 setelah memanfaatkan umpan Roberto Alvarado. Sembilan menit kemudian, Raúl Jiménez menggandakan keunggulan El Tri pada menit ke-31 lewat assist Quiñones sehingga Meksiko menutup babak pertama dengan keunggulan dua gol.

Javier Aguirre kemudian melakukan sejumlah pergantian pemain pada babak kedua. Gilberto Mora digantikan Bryan Gutiérrez pada menit ke-58, Raúl Jiménez digantikan Santiago Giménez pada menit ke-74, sementara Luis Romo, Roberto Alvarado, dan Julián Quiñones turut ditarik keluar pada fase akhir pertandingan.

Ekuador juga melakukan sejumlah perubahan pemain untuk mengejar ketertinggalan. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Tim asuhan Sebastián Beccacece bahkan harus bermain dengan 10 orang setelah bek Piero Hincapié menerima kartu merah langsung pada menit ke-90+5. Kapten Moisés Caicedo juga mendapat kartu kuning pada masa injury time.

Kemenangan 2-0 memastikan Meksiko melaju ke babak 16 besar. El Tri dijadwalkan menghadapi pemenang pertandingan antara Inggris dan DR Kongo pada Minggu, 5 Juli 2026.

Semakin Dekat Samai Prestasi Terbaik

Lolos ke babak 16 besar membuat Meksiko semakin dekat menyamai pencapaian terbaiknya di Piala Dunia. Sepanjang sejarah, El Tri hanya dua kali mencapai perempat final, yakni ketika menjadi tuan rumah pada edisi 1970 dan 1986.

Baca Juga: Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Peluang Final Messi vs Ronaldo Masih Terbuka

Sementara itu, kepercayaan yang diberikan Aguirre kepada Mora semakin menegaskan statusnya sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di sepak bola Meksiko.

Karier Mora berkembang pesat sejak menjalani debut profesional bersama Club Tijuana pada usia 15 tahun. Ia kemudian mencatat sejarah sebagai pencetak gol termuda sepanjang sejarah Liga MX.

Selain dikenal memiliki kecepatan dan kemampuan eksplosif, Mora juga dinilai memiliki kematangan dalam mengambil keputusan saat menguasai bola. Kualitas tersebut menjadi salah satu alasan Aguirre memberikan kepercayaan kepadanya tampil di panggung terbesar sepak bola dunia.

Performa impresif Mora juga disebut menarik perhatian sejumlah klub elite Eropa, di antaranya Real Madrid, Barcelona, Manchester City, dan AC Milan.

Penampilan Mora sepanjang Piala Dunia 2026 semakin memperkuat prospeknya sebagai salah satu pemain muda yang diproyeksikan menjadi pilar masa depan Timnas Meksiko.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#Meksiko vs Ekuador #Gilberto Mora #Javier Aguirre #pele #piala dunia 2026