PADEK.JAWAPOS.COM—Australia akan menghadapi Mesir pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, Sabtu (4/7/2026) pukul 01.00 WIB di Dallas Stadium, Arlington, Amerika Serikat. Pemenang pertandingan ini akan menghadapi pemenang duel Argentina kontra Tanjung Verde pada babak 16 besar.
Laga ini diprediksi berlangsung ketat. Australia mengandalkan organisasi permainan yang disiplin, kekuatan fisik, dan efektivitas bola mati, sedangkan Mesir datang dengan lini depan yang lebih eksplosif melalui Mohamed Salah dan Omar Marmoush yang tampil impresif sepanjang fase grup.
Head to Head Australia vs Mesir
Secara historis, kedua negara jarang bertemu.
- 1987 (Presidents Cup): Australia menang adu penalti setelah bermain imbang tanpa gol.
- 2010 (Laga persahabatan): Mesir menang 3-0.
Ini menjadi pertemuan pertama Australia dan Mesir di Piala Dunia.
Prediksi Susunan Pemain
Australia (3-4-2-1)
- Patrick Beach
- Alessandro Circati – Harry Souttar – Lucas Herrington
- Jordy Bos – Aiden O'Neill – Jackson Irvine – Aziz Behich
- Marco Volpato – Nestory Irankunda
- Mohamed Touré
Pelatih: Tony Popovic
Mesir (4-2-3-1)
- Mostafa Shobeir
- Mohamed Hany – Rami Rabia – Mohamed Ibrahim – Ahmed Hafez
- Marwan Ateya – Ahmed Saber
- Zizo – Mohamed Salah – Emam Ashour
- Omar Marmoush
Pelatih: Hossam Hassan
Salah dinyatakan siap bermain setelah pulih dari cedera hamstring, meski keputusan apakah tampil sejak awal masih bergantung pada kondisi terakhir jelang pertandingan.
Lima Duel Kunci
1. Harry Souttar vs Omar Marmoush
Bek jangkung Australia harus mampu menghentikan mobilitas Marmoush yang terkenal agresif menusuk dari half-space.
2. Alessandro Circati vs Mohamed Salah
Circati akan mendapat ujian terbesar sepanjang turnamen. Jika Salah memperoleh ruang satu lawan satu, Australia bisa berada dalam masalah.
3. Jackson Irvine vs Marwan Ateya
Pertarungan lini tengah ini berpotensi menentukan penguasaan bola. Australia mengandalkan tenaga Irvine, sedangkan Mesir lebih unggul dalam distribusi bola.
4. Nestory Irankunda vs Ahmed Hafez
Irankunda merupakan pemain tercepat Australia. Kecepatannya menjadi senjata utama untuk membongkar pertahanan Mesir melalui serangan balik.
5. Bola Mati
Australia mencetak sebagian besar peluang dari:
- tendangan sudut
- lemparan jauh
- tendangan bebas
Sebaliknya, Mesir lebih berbahaya melalui kombinasi umpan pendek dan transisi cepat.
Kelebihan Australia
- Pertahanan disiplin
- Unggul duel udara
- Pressing kuat
- Mental bertanding tinggi
- Sangat berbahaya pada bola mati
Kelemahan Australia
- Kreativitas serangan terbatas.
- Sulit membongkar pertahanan rapat.
- Bek tengah kurang nyaman menghadapi penyerang cepat.
- Minim pemain dengan kemampuan dribel elite.
- Kehilangan pengalaman setelah Mathew Leckie cedera.
Kelebihan Mesir
- Memiliki Mohamed Salah.
- Omar Marmoush sedang dalam performa terbaik.
- Serangan balik cepat.
- Kombinasi umpan antarlini lebih variatif.
- Lolos fase grup tanpa terkalahkan.
Kelemahan Mesir
- Bergantung pada kreativitas Salah.
- Rentan kehilangan keseimbangan ketika full-back naik membantu serangan.
- Masih kesulitan menghadapi duel udara melawan tim bertubuh besar.
- Efektivitas menurun jika dipaksa bermain langsung.
Pemain yang Patut Diwaspadai
Australia
- Nestory Irankunda: Kecepatan dan kemampuan menusuk menjadi ancaman terbesar bagi Mesir.
- Mohamed Touré: Target man yang kuat dalam duel udara.
- Marco Volpato: Kreator serangan yang mampu memberikan umpan terobosan.
Mesir
- Mohamed Salah: Masih menjadi pusat permainan Mesir.
- Omar Marmoush: Sedang berada dalam performa terbaik dan menjadi pencetak peluang terbanyak Mesir sepanjang turnamen.
- Emam Ashour: Motor lini tengah yang piawai mengatur tempo permainan.
Statistik Menarik
- Australia baru dua kali tampil di fase gugur Piala Dunia sebelum edisi 2026 dan belum pernah memenangi laga sistem gugur.
- Mesir untuk pertama kalinya lolos dari fase grup Piala Dunia modern tanpa menelan kekalahan.
- Australia hanya mencetak dua gol pada fase grup.
- Mesir menghasilkan lima gol sepanjang fase grup dan menunjukkan variasi serangan yang lebih baik.
Analisis Taktik
Australia kemungkinan besar akan bertahan dengan blok menengah hingga rendah sebelum memanfaatkan kecepatan Irankunda melalui serangan balik dan bola mati.
Sebaliknya, Mesir diprediksi lebih dominan dalam penguasaan bola. Hossam Hassan diperkirakan membangun serangan dari sisi kiri melalui kombinasi Salah, Marmoush, dan Emam Ashour untuk menarik bek Australia keluar dari posisinya.
Prediksi Skor
Di atas kertas, Mesir memiliki kualitas individu yang sedikit lebih unggul. Namun Australia dikenal sulit dikalahkan karena organisasi pertahanannya yang rapi dan semangat juang tinggi.
Jika Salah dan Marmoush mampu menemukan ruang di belakang lini pertahanan Australia, Mesir berpeluang mengamankan tiket ke babak 16 besar.
Sebaliknya, apabila Australia berhasil memaksimalkan bola mati dan duel udara, kejutan bukan hal yang mustahil. Prediksi akhir: Australia 1-2 Mesir.(*)
Editor : Hendra Efison