PADEK.JAWAPOS.COM – Tim nasional Brasil akan menghadapi tantangan besar dari tim kejutan Norwegia pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di New York New Jersey Stadium, East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat, Senin (6/7/2026) pukul 03.00 WIB.
Pertandingan ini menjadi pembuktian penting bagi ambisi Selecao untuk merengkuh gelar juara dunia keenam, sekaligus menguji kemampuan mereka dalam mematahkan rekor sejarah yang kurang menguntungkan saat berhadapan dengan wakil Skandinavia tersebut.
Brasil melangkah ke fase gugur setelah melewati perjuangan ketat di babak 32 besar dengan menyingkirkan Jepang lewat kemenangan 2-1 melalui gol penentu Gabriel Martinelli di masa tambahan waktu. Anak asuh Carlo Ancelotti sebelumnya mengamankan posisi sebagai juara Grup C setelah mengalahkan Skotlandia dan Haiti, serta bermain imbang melawan Maroko.
Sementara itu, Norwegia datang sebagai salah satu kejutan terbesar di Piala Dunia 2026. Setelah absen selama 28 tahun dari turnamen ini, tim asuhan Stale Solbakken sukses mencapai babak 16 besar untuk ketiga kalinya dalam sejarah mereka usai menundukkan Pantai Gading dengan skor 2-1 di babak 32 besar. Satu-satunya kekalahan Norwegia di turnamen ini terjadi saat tumbang 4-1 dari Prancis di fase grup setelah melakukan rotasi besar-besaran pemain.
Duel Lini Depan: Vinicius Jr vs Erling Haaland
Pertandingan ini juga akan menjadi panggung bentrokan dua penyerang papan atas dunia, Vinicius Jr dan Erling Haaland. Bintang Real Madrid dan Manchester City tersebut sejauh ini telah menjadi tumpuan utama bagi lini serang masing-masing timnas lewat gelontoran gol mereka sepanjang turnamen.
Vinicius Jr memegang peran sentral dalam skema taktik Carlo Ancelotti dengan catatan empat golnya di fase grup ke gawang Maroko, Haiti, dan Skotlandia. Di kubu lawan, Erling Haaland yang kini berusia 25 tahun menjadi motor utama Norwegia lewat torehan empat gol di fase grup ke gawang Irak dan Senegal, ditambah satu gol penentu kemenangan atas Pantai Gading di babak 32 besar.
Rekor Pertemuan Menguntungkan Norwegia
Meskipun Brasil berstatus sebagai negara tersukses dalam sejarah turnamen, performa mereka dalam beberapa edisi terakhir belum sepenuhnya sejalan dengan nama besar tersebut. Sejak menjuarai Piala Dunia 2002, Brasil baru sekali mencapai babak semifinal, yakni saat menjadi tuan rumah pada 2014 dan finis di peringkat keempat.
Catatan head-to-head juga menunjukkan bahwa Norwegia memegang rekor tak terkalahkan dalam empat pertemuan sebelumnya melawan Brasil, dengan rincian dua kemenangan dan dua hasil imbang.
Salah satu kemenangan paling bersejarah bagi Norwegia terjadi pada babak fase grup Piala Dunia 1998 di Prancis. Saat itu, Brasil sempat unggul lebih dulu melalui gol Bebeto, sebelum Tore Andre Flo menyamakan kedudukan dan Kjetil Rekdal mencetak gol penalti penentu kemenangan 2-1 untuk Norwegia. Sepanjang sejarah Piala Dunia, Norwegia sendiri belum pernah melangkah lebih jauh dari babak 16 besar.
Kondisi Skuad: Paqueta dan Ryerson Absen
Berdasarkan laporan resmi tim, kekuatan lini tengah Brasil dipastikan berkurang menyusul cedera hamstring yang dialami Lucas Paqueta pada pertandingan sebelumnya. Sementara itu, Raphinha yang sempat mengalami masalah serupa pada hamstring dikabarkan sudah kembali menjalani latihan individu dan memiliki peluang untuk masuk ke dalam bangku cadangan.
Di pihak lawan, Norwegia dipastikan tidak dapat menurunkan bek sayap andalan mereka, Julian Ryerson, yang harus menepi akibat mengalami cedera paha.
Ancelotti Siap Tempur, Solbakken Optimistis Cetak Sejarah Baru
Menjelang laga krusial ini, pelatih kepala Brasil, Carlo Ancelotti, menegaskan bahwa timnya berada dalam kondisi siap tempur namun meminta para pemainnya untuk tidak cepat puas.
"Kami telah bekerja dengan baik. Performa kami terbukti di lapangan, tetapi kami tidak boleh cepat puas karena kami ingin bermain lebih baik lagi. Kami ingin tampil di level tertinggi," ujar Ancelotti.
Di sisi lain, pelatih Norwegia, Stale Solbakken, mengakui status lawan sebagai tim unggulan tetapi tetap optimistis terhadap peluang anak asuhnya untuk mencetak sejarah baru.
"Brasil tentu saja menjadi tim favorit, itu sudah jelas. Namun kami optimistis bisa memberikan perlawanan. Kami tidak bermain hanya untuk bersenang-senang, tetapi untuk menang dan menembus perempat final," kata Solbakken.
Pemenang dari pertandingan sengit antara Brasil dan Norwegia ini dijadwalkan akan menghadapi Inggris atau Meksiko di babak perempat final, yang akan digelar di Miami pada tanggal 11 Juli mendatang.(*)
Editor : Heri Sugiarto