PADEK.JAWAPOS.COM – Mimpi Cristiano Ronaldo membawa Portugal melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026 harus berakhir lebih cepat. Selecao dipaksa angkat koper setelah kalah 0-1 dari Spanyol pada babak 16 besar di Dallas Stadium, Arlington, Selasa (7/7/2026) dini hari WIB.
Berkat kemenangan dramatis itu, La Roja melaju ke perempat final dan akan menghadapi pemenang laga Amerika Serikat (USA) kontra Belgia.
Duel bertajuk Derby Iberia berlangsung sengit sejak peluit pertama dibunyikan. Portugal tampil disiplin dalam bertahan sembari mengandalkan kecepatan serangan balik melalui Cristiano Ronaldo, Bruno Fernandes, Bernardo Silva, dan Rafael Leao.
Di kubu Spanyol, dominasi penguasaan bola kembali menjadi senjata utama. Lamine Yamal, Pedri, Nico Williams, dan Ferran Torres terus mengalirkan ancaman, tetapi rapatnya lini pertahanan Portugal membuat babak pertama berakhir tanpa gol.
Portugal Bertahan, Spanyol Terus Menekan
Memasuki babak kedua, tekanan Spanyol semakin meningkat. Tim asuhan Luis de la Fuente terus mengurung pertahanan Portugal dan memaksa Selecao lebih banyak bertahan di area sendiri.
Portugal beberapa kali memiliki peluang melalui Ronaldo dan Bruno Fernandes. Namun, penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat peluang emas gagal dikonversi menjadi gol.
Sebaliknya, Spanyol terus memainkan umpan-umpan pendek khas mereka untuk membongkar pertahanan lawan.
Meski berkali-kali menciptakan peluang, skor tetap bertahan 0-0 hingga pertandingan memasuki masa tambahan waktu.
Ketika duel diperkirakan berlanjut ke babak tambahan, Spanyol akhirnya memecahkan kebuntuan.
Gelandang Mikel Merino yang masuk dari bangku cadangan berhasil menyambar umpan Ferran Torres dan mengirim bola ke gawang Portugal pada menit ke-91.
Gol tersebut langsung mengubah jalannya pertandingan. Portugal mencoba membalas dalam sisa waktu yang ada, tetapi rapatnya pertahanan Spanyol membuat usaha Ronaldo dan kawan-kawan tak membuahkan hasil.
La Roja Menunggu USA atau Belgia
Peluit panjang memastikan kemenangan 1-0 untuk Spanyol sekaligus mengakhiri perjalanan Portugal di Piala Dunia 2026.
Kekalahan ini menjadi pukulan bagi Cristiano Ronaldo yang kembali gagal membawa negaranya melangkah ke fase delapan besar.
Sebaliknya, Spanyol menjaga peluang meraih gelar juara dunia dengan melangkah ke babak perempat final.
La Roja kini tinggal menunggu pemenang pertandingan Amerika Serikat melawan Belgia untuk menentukan lawan berikutnya.
Pertemuan melawan USA maupun Belgia dipastikan menghadirkan tantangan berbeda. Jika menghadapi tuan rumah Amerika Serikat, Spanyol harus bermain di bawah tekanan puluhan ribu suporter lawan. Sementara Belgia memiliki pengalaman dan kualitas individu yang mampu merepotkan siapa pun.
Berkat performa impresif sepanjang turnamen, Spanyol kini semakin diperhitungkan sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026.
Kombinasi pemain muda dan senior membuat La Roja tampil konsisten, sekaligus menjadi ancaman serius bagi tim mana pun yang akan dihadapinya pada fase gugur berikutnya.(*)
Editor : Hendra Efison