Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Prancis vs Maroko: Atlas Lions Datang Bukan Lagi Tim Kejutan, Mbappe Cs Wajib Waspada

Heri Sugiarto • Rabu, 8 Juli 2026 | 16:18 WIB
Kylian Mbappe bakal duel dengan Ismael Saibari saat Prancis menghadapi Maroko pada laga perempat final Piala Dunia 2026, di Boston Stadium, Amerika Serikat, pada Jumat, 10 Juli 2026 pukul 03.00 WIB.(Foto ilustrasi AI)
Kylian Mbappe bakal duel dengan Ismael Saibari saat Prancis menghadapi Maroko pada laga perempat final Piala Dunia 2026, di Boston Stadium, Amerika Serikat, pada Jumat, 10 Juli 2026 pukul 03.00 WIB.(Foto ilustrasi AI)

PADEK.JAWAPOS.COM – Timnas Prancis akan menghadapi Maroko pada laga perempat final Piala Dunia 2026, di Boston Stadium, Amerika Serikat, pada Jumat, 10 Juli 2026 pukul 03.00 WIB. Duel ini menjadi ulangan semifinal Piala Dunia 2022 ketika Les Bleus menyingkirkan Atlas Lions dengan kemenangan 2-0 sebelum akhirnya finis sebagai runner-up usai kalah dari Argentina di final.

Prancis datang dengan status sebagai salah satu tim paling konsisten sepanjang turnamen. Sementara itu, Maroko kembali membuktikan diri sebagai kekuatan baru sepak bola dunia setelah melanjutkan pencapaian impresif mereka ke babak delapan besar untuk edisi kedua secara beruntun.

Prancis Bidik Final Piala Dunia Ketiga Beruntun

Prancis masih menjaga peluang menjadi negara Eropa kedua yang mampu tampil dalam tiga final Piala Dunia secara beruntun.

Les Bleus menjalani penampilan kedelapan berturut-turut di Piala Dunia dengan performa yang meyakinkan. Mereka menyapu bersih fase Grup I melalui kemenangan 3-1 atas Senegal, 3-0 melawan Irak, dan 4-1 atas Norwegia.

Produktivitas lini depan menjadi kekuatan utama Prancis. Trio Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, dan Michael Olise terus menjadi ancaman bagi pertahanan lawan sepanjang turnamen.

Pada babak 32 besar, Prancis kembali tampil dominan dengan mengalahkan Swedia 3-0. Bradley Barcola turut mencatatkan namanya di papan skor dan menunjukkan bahwa Les Bleus memiliki banyak opsi di lini serang.

Perjalanan menuju perempat final kemudian disempurnakan lewat kemenangan 1-0 atas Paraguay pada babak 16 besar berkat gol penalti Mbappe.

Meski mendapat perlawanan sengit dari Paraguay, Prancis menunjukkan karakter berbeda dibanding laga-laga sebelumnya. Les Bleus mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir dalam pertandingan yang berlangsung keras dan penuh duel fisik.

"Kami mengingatkan semua orang bahwa Prancis bukan hanya soal bermain sepak bola," kata Rayan Cherki yang masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua.

"Kepada siapa pun yang ingin berperang dengan kami, inilah yang harus kalian hadapi."

Menurut Cherki, kemenangan tersebut membuktikan Prancis mampu menyesuaikan diri dengan berbagai gaya permainan lawan.

Maroko Datang dengan Kepercayaan Diri Tinggi

Maroko melanjutkan performa impresif mereka pada penampilan ketiga berturut-turut di Piala Dunia.

Atlas Lions mengawali Grup C dengan bermain imbang 1-1 melawan Brasil sebelum mengalahkan Skotlandia 1-0 dan Haiti 4-2 untuk memastikan posisi kedua klasemen.

Perjalanan Maroko berlanjut melalui laga dramatis pada babak 32 besar. Gol sundulan Issa Diop pada penghujung pertandingan memaksa duel melawan Belanda berlanjut ke perpanjangan waktu sebelum Atlas Lions akhirnya menang melalui adu penalti.

Pada babak 16 besar, Maroko tampil meyakinkan saat mengalahkan tuan rumah Kanada 3-0. Azzedine Ounahi mencetak dua gol sebelum Soufiane Rahimi memastikan kemenangan.

Pelatih Mohamed Ouahbi menilai timnya kini tidak lagi dipandang sebagai kejutan seperti pada Piala Dunia 2022.

"Kami bukan lagi tim kejutan dan itu menjadi sumber kebanggaan yang besar," kata Ouahbi usai kemenangan atas Kanada. "Saya pikir ini baru permulaan dan saya berharap kami bisa terus menjalani perjalanan seperti ini selama bertahun-tahun," imbuhnya.

Meski kembali bertemu Prancis, Ouahbi menegaskan motivasi utama timnya bukan membalas kekalahan pada semifinal Piala Dunia 2022. "Kami ingin melangkah sejauh mungkin dan membuat rakyat kami bangga," ujarnya.

Mbappe Hadapi Ujian Pertahanan Maroko

Kylian Mbappe kembali menjadi tumpuan Prancis pada laga ini. Penyerang Les Bleus tersebut telah mencetak tujuh gol sepanjang Piala Dunia 2026 bersama Erling Haaland, berada di bawah Lionel Messi yang memimpin daftar pencetak gol terbanyak.

Selain Mbappe, Prancis masih memiliki Ousmane Dembele, peraih Ballon d'Or yang mencetak hattrick saat menghadapi Norwegia pada fase grup, serta Michael Olise yang tampil konsisten sepanjang turnamen.

Namun, Maroko juga memiliki senjata yang patut diwaspadai. Selain mengandalkan pertahanan kokoh yang dipimpin Yassine Bounou dan Achraf Hakimi, Atlas Lions memiliki gelandang serang Ismael Saibari yang telah mencetak tiga gol di Piala Dunia 2026.

Pemain PSV Eindhoven tersebut tampil efektif sepanjang turnamen dengan mencetak gol-gol penting, termasuk saat menghadapi Brasil dan Skotlandia pada fase grup. Pergerakan Saibari dari lini kedua menjadi salah satu ancaman utama yang harus diantisipasi lini belakang Prancis.

Maroko juga dikenal memiliki organisasi pertahanan yang disiplin. Dukungan lini tengah yang bekerja keras membuat Atlas Lions mampu meredam serangan lawan sekaligus memanfaatkan transisi cepat ketika mendapatkan peluang menyerang.

Pergantian Pelatih Kembali Berbuah Manis

Keputusan Maroko mengganti pelatih menjelang Piala Dunia kembali memberikan hasil positif.

Mohamed Ouahbi ditunjuk menggantikan Walid Regragui setelah Piala Afrika awal tahun ini.

Di bawah kepemimpinannya, Maroko melakukan sejumlah perubahan taktik, termasuk memainkan Ismael Saibari sebagai false nine serta memberikan peran lebih ofensif kepada Azzedine Ounahi.

Perubahan tersebut langsung memberikan dampak. Ounahi mencetak dua gol saat Maroko mengalahkan Kanada dan membawa Atlas Lions ke perempat final.

Prancis Dibayangi Ancaman Skorsing

Prancis juga menghadapi tantangan lain menjelang pertandingan.

Bradley Barcola, Manu Kone, dan Michael Olise telah mengoleksi satu kartu kuning. Jika kembali menerima kartu saat menghadapi Maroko, mereka akan absen apabila Prancis lolos ke semifinal.

Didier Deschamps masih memiliki Desire Doue sebagai opsi untuk menggantikan Barcola. Namun, potensi absennya Kone maupun terutama Olise akan menjadi kehilangan penting bagi Les Bleus.

Rekor Pertemuan di Piala Dunia

Pertandingan di Foxborough Stadium menjadi pertemuan kedua Prancis dan Maroko dalam sejarah Piala Dunia.

Satu-satunya pertemuan sebelumnya terjadi pada semifinal Piala Dunia 2022 di Qatar. Saat itu Prancis menang 2-0 melalui gol cepat Theo Hernandez pada menit kelima sebelum Randal Kolo Muani memastikan kemenangan menjelang laga usai.

Empat tahun kemudian, Maroko datang dengan status berbeda. Jika pada 2022 mereka mencetak sejarah sebagai tim Afrika pertama yang mencapai semifinal Piala Dunia, kini Atlas Lions telah berkembang menjadi salah satu kandidat yang diperhitungkan dalam persaingan gelar.

Tim yang memenangkan pertandingan ini akan melaju ke semifinal Piala Dunia pada 14 Juli di Dallas. Di babak empat besar, pemenang dari pertandingan Prancis vs Maroko dipastikan akan berhadapan dengan pemenang laga antara Spanyol vs Belgia.(*)

Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Maroko

Prancis : Maignan; Kounde, Upamecano, Saliba, Digne; Kone, Rabiot; Olise, Dembele, Barcola; Mbappe.

Maroko : Bounou; Hakimi, Diop, Halhal, Mazraoui; Bouaddi, El Aynaoui; Diaz, Ounahi, El Khannouss; Rahimi.

Editor : Heri Sugiarto
#Prancis vs Maroko #Prediksi Prancis vs Maroko #Mohamed Ouahbi #piala dunia 2026 #kylian mbappe