PADEK.JAWAPOS.COM – Jannik Sinner melaju ke final Wimbledon 2026 setelah mengalahkan Novak Djokovic dalam semifinal, Jumat (10/7/2026) malam WIB. Petenis nomor satu dunia versi PIF ATP Rankings itu menang tiga set langsung atas juara tujuh kali Wimbledon dengan skor 6-4, 6-4, 6-4.
Kemenangan di Centre Court All England Club ini membuat Sinner kembali tampil di final Wimbledon untuk kedua kalinya secara beruntun. Petenis Italia tersebut akan menghadapi unggulan kedua Alexander Zverev pada laga final, Minggu (12/7/2026).
Sinner sekaligus membalas kekalahan dari Djokovic pada semifinal Australian Open 2026. Dalam pertemuan terakhir mereka sebelum Wimbledon, Djokovic berhasil mengalahkan Sinner di babak empat besar turnamen tersebut.
Sinner Tampil Dominan, Djokovic Tak Mampu Bangkit
Sinner langsung menunjukkan permainan agresif sejak awal pertandingan. Pukulan groundstroke yang kuat serta servis presisi menjadi kunci keberhasilannya mengendalikan pertandingan.
Pada set pertama, Sinner mendapatkan peluang break setelah kedudukan 4-4. Ia kemudian menutup set dengan backhand winner di garis untuk unggul 6-4.
Djokovic berusaha memberikan perlawanan pada set kedua, tetapi Sinner tetap menjaga tekanan. Petenis Italia itu kembali menciptakan break pada gim ketujuh sebelum mengamankan dua gim servis berikutnya dan merebut set kedua dengan skor 6-4.
Pada awal set ketiga, Djokovic sempat menyelamatkan tiga peluang break di gim pertama. Namun Sinner akhirnya mendapatkan break berikutnya dan terus menjaga keunggulan hingga memastikan kemenangan.
Djokovic sempat menciptakan peluang break pertamanya setelah pertandingan berjalan sekitar satu jam 55 menit. Namun Sinner mampu mengatasi tekanan tersebut dan menyelesaikan laga dalam waktu dua jam 20 menit.
Statistik Sinner Tunjukkan Kualitas Servis dan Serangan
Dominasi Sinner terlihat dari statistik pertandingan melawan Djokovic.
Petenis Italia itu memenangkan 88 persen poin dari servis pertama (45/51), mencatatkan 16 ace, serta berhasil menyelamatkan satu-satunya peluang break yang dimiliki Djokovic.
Performa servis tersebut membuat Sinner lebih leluasa bermain agresif saat melakukan pengembalian dan menjaga tekanan sepanjang pertandingan.
Berkat kemenangan ini, Sinner kini unggul dalam rekor pertemuan melawan Djokovic.
Dalam catatan Lexus ATP Head2Head, Sinner memimpin 7-5 atas Djokovic. Ia juga memenangkan enam dari tujuh pertemuan terakhir melawan petenis Serbia tersebut.
Di Wimbledon, rekor pertemuan keduanya kini sama kuat 2-2.
Sinner Capai Final Wimbledon Dua Tahun Beruntun
Final Wimbledon 2026 menjadi final kedua secara beruntun bagi Sinner di turnamen tersebut.
Pada Wimbledon 2025, Sinner berhasil meraih gelar pertamanya setelah mengalahkan rivalnya, Carlos Alcaraz, di pertandingan final.
Kini, Sinner berpeluang mempertahankan gelarnya saat menghadapi Zverev.
Jika berhasil menjadi juara, Sinner dan Alcaraz akan telah memenangkan 10 dari 11 gelar Grand Slam terakhir. Satu-satunya pengecualian adalah gelar Roland Garros yang diraih Zverev bulan lalu.
Sinner Puji Djokovic sebagai Inspirasi Generasi Baru
Setelah pertandingan, Sinner mengungkapkan kebahagiaannya bisa kembali mencapai final Wimbledon.
"Luar biasa bisa berada di final lagi. Atmosfer sejak hari pertama sangat luar biasa dan berarti banyak bagi saya bisa memainkan satu final lagi di sini," kata Sinner.
Sinner juga memberikan penghormatan kepada Djokovic yang menurutnya tetap menjadi inspirasi bagi banyak petenis.
"Bermain melawan Novak dan apa yang telah dia tunjukkan adalah inspirasi sejati. Tidak hanya untuk penonton, tetapi juga untuk generasi baru. Apa yang masih dia lakukan sungguh luar biasa," ujarnya.
Mengenai pertandingan, Sinner mengatakan dirinya melakukan beberapa penyesuaian setelah kalah dari Djokovic di semifinal Australian Open 2026.
"Kami selalu memiliki pertandingan yang sangat sulit, dan pertandingan terakhir dia menang di semifinal Australia. Jadi saya mencoba melakukan beberapa penyesuaian, meskipun di lapangan rumput sangat sulit," kata Sinner.
Menurut Sinner, bermain agresif dan meningkatkan kualitas servis menjadi faktor penting dalam kemenangan tersebut.
"Saya mencoba tetap agresif, melakukan servis dengan sangat baik yang banyak membantu saya hari ini. Dia mungkin returner terbaik yang kami miliki, jadi saya mencoba mencampur permainan," katanya.
Sinner Tantang Zverev di Final Wimbledon 2026
Alexander Zverev menjadi lawan Sinner pada final Wimbledon 2026 setelah petenis Jerman itu mengalahkan wild card tuan rumah Arthur Fery di semifinal.
Zverev menang dengan skor 7-6(0), 6-2, 6-4 untuk memastikan tempat di final.
Pertandingan puncak Wimbledon 2026 akan mempertemukan unggulan pertama dan unggulan kedua tunggal putra Grand Slam untuk pertama kalinya sepanjang musim ini.
Sinner datang ke final dengan catatan positif menghadapi Zverev. Berdasarkan data yang diberikan, Sinner berambisi memperpanjang kemenangan beruntun atas petenis Jerman tersebut menjadi 10 pertandingan berturut-turut.(*)
Editor : Heri Sugiarto