PADEK.JAWAPOS.COM – Timnas Inggris akan menghadapi Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, Rabu (15/7/2026) waktu setempat atau Kamis (16/7/2026) pukul 02.00 WIB.
Pertemuan ini menjadi duel pertama kedua negara di Piala Dunia sejak edisi 2002 sekaligus memperbarui salah satu rivalitas paling bersejarah di turnamen tersebut.
Kedua tim melaju ke semifinal setelah memenangi laga perempat final. Bagi Inggris, kemenangan dramatis atas Norwegia memastikan Three Lions tampil di semifinal Piala Dunia untuk keempat kalinya setelah 1966, 1990, dan 2018.
Meski belum tampil dominan sepanjang turnamen, Inggris memperlihatkan mentalitas yang kuat. Dari enam pertandingan, tim asuhan Thomas Tuchel hanya dua kali menang dengan selisih lebih dari satu gol dan belum lagi mencatat kemenangan dengan margin lebih dari satu gol sejak fase gugur dimulai.
Harry Kane dan Jude Bellingham menjadi motor permainan Inggris dengan koleksi tujuh gol secara gabungan di fase gugur. Tuchel pun terus menuntut peningkatan performa timnya meski hasil positif terus diraih.
Namun, Inggris menghadapi sejumlah persoalan jelang semifinal. Bek Jarell Quansah dipastikan absen setelah menjalani hukuman larangan bermain dua pertandingan akibat kartu merah saat melawan Meksiko di babak 16 besar.
Declan Rice juga masih dipantau kondisinya setelah mengalami masalah kebugaran dan ditarik keluar saat menghadapi Norwegia.
Sementara itu, Jordan Henderson berada di skuad setelah menjalani operasi pergelangan tangan akibat cedera saat melawan Meksiko. Gelandang tersebut sudah kembali ke bangku cadangan saat laga kontra Norwegia dan tim medis tengah mengupayakan agar ia bisa bermain menggunakan pelindung tangan khusus jika dibutuhkan.
Tuchel juga mengonfirmasi Ezri Konsa hanya mengalami kram ketika menghadapi Norwegia
Di kubu Argentina, situasinya lebih tenang. Hingga menjelang semifinal, Albiceleste tidak dilaporkan memiliki masalah kebugaran yang berarti.
Setelah tampil meyakinkan di fase grup dengan tiga kemenangan selisih lebih dari satu gol, Argentina harus berjuang keras di fase gugur untuk menyingkirkan Tanjung Verde, Mesir, dan Swiss.
Kapten Lionel Messi kembali menjadi andalan. Ia telah mencetak delapan gol di Piala Dunia 2026, menyamai torehan Kylian Mbappe sebagai pencetak gol terbanyak sementara turnamen.
Selain ketajaman Messi, kekompakan tim menjadi salah satu kekuatan utama Argentina sepanjang kompetisi.
Laga ini juga menjadi panggung bagi Jude Bellingham. Gelandang Real Madrid berusia 23 tahun itu mencetak dua gol saat menghadapi Meksiko dan Norwegia, sehingga menjadi pemain pertama yang mencetak dua gol atau lebih dalam dua pertandingan fase gugur Piala Dunia sejak Diego Maradona pada 1986.
Bellingham kini berpeluang membawa Inggris mencapai final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1966, ketika Three Lions meraih satu-satunya gelar juara dunia.
Bagi Messi, semifinal ini juga memiliki makna khusus. Semifinal atau final dipastikan menjadi penampilan terakhirnya di Piala Dunia, sehingga ia berpeluang menutup kariernya di turnamen ini dengan trofi kedua.
Secara keseluruhan, Inggris dan Argentina telah bertemu 14 kali. Inggris unggul dengan enam kemenangan, sementara Argentina meraih lima kemenangan dan tiga laga lainnya berakhir imbang.
Di ajang Piala Dunia, Inggris menang atas Argentina pada edisi 1962, 1966, dan 2002, sedangkan Argentina keluar sebagai pemenang pada 1986 dan 1998.
Pertemuan terakhir kedua tim terjadi dalam laga persahabatan di Jenewa pada 2005 yang dimenangkan Inggris 3-2. Menariknya, Lionel Messi belum pernah menghadapi Inggris sepanjang karier seniornya.
Sejarah Rivalitas Inggris vs Argentina
Sejarah Rivalitas Inggris dan ArgentinaRivalitas Inggris dan Argentina di Piala Dunia tidak hanya dibangun oleh hasil pertandingan, tetapi juga diwarnai sejumlah momen bersejarah.
Pertemuan kedua negara kerap dikaitkan dengan sengketa kedaulatan Kepulauan Falkland atau Malvinas di Samudra Atlantik Selatan. Inggris mengirim pasukan militer untuk merebut kembali kepulauan tersebut pada 1982 setelah diduduki Argentina, sehingga setiap duel sepak bola kedua negara selalu memiliki dimensi emosional tersendiri.
Salah satu laga paling ikonik terjadi pada perempat final Piala Dunia 1986 di Stadion Azteca, Meksiko. Saat itu Argentina menang 2-1 berkat dua gol Diego Maradona, yakni gol kontroversial yang dikenal sebagai "Tangan Tuhan" dan gol solo legendaris yang hingga kini dianggap sebagai salah satu gol terbaik dalam sejarah Piala Dunia.
Setelah pertemuan tersebut, kedua tim kembali bertemu di Piala Dunia 1998 dan 2002. Argentina menyingkirkan Inggris melalui adu penalti pada babak 16 besar Piala Dunia 1998, sedangkan Inggris membalas dengan kemenangan 1-0 pada fase grup Piala Dunia 2002.
Duel semifinal Piala Dunia 2026 di Atlanta pun menjadi pertemuan pertama kedua negara di ajang Piala Dunia sejak edisi 2002, sekaligus memperbarui salah satu rivalitas terbesar dalam sejarah turnamen sepak bola dunia.
Dengan sejarah panjang, rekor pertemuan yang ketat, serta tiket ke final sebagai taruhan, duel Inggris kontra Argentina diprediksi menjadi salah satu laga terbesar di Piala Dunia 2026.(*)
Editor : Heri Sugiarto