Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Thomas Tuchel Tetap Didukung FA Meski Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026 Usai Dikalahkan Argentina

Heri Sugiarto • Kamis, 16 Juli 2026 | 14:12 WIB
Inggris kalah 1-2 dari Argentina di semifinal Piala Dunia 2026 dan FA masih memberikan dukungan kepada pelatih Thomas Tuchel.(Foto: X @england)
Inggris kalah 1-2 dari Argentina di semifinal Piala Dunia 2026 dan FA masih memberikan dukungan kepada pelatih Thomas Tuchel.(Foto: X @england)

PADEK.JAWAPOS.COM – Thomas Tuchel dipastikan tetap mendapat dukungan penuh dari Football Association (FA) meski Inggris gagal melaju ke final Piala Dunia 2026 setelah kalah 1-2 dari Argentina pada semifinal di Atlanta Stadium, Kamis (16/7) dini hari WIB.

Menurut laporan BBC Sport, posisi Tuchel sebagai pelatih Timnas Inggris tetap aman dan ia diperkirakan akan terus memimpin The Three Lions hingga Euro 2028.

Sebelumnya, Tuchel ditunjuk sebagai pelatih Inggris pada Januari 2025 dengan kontrak yang semula berlaku hingga Piala Dunia 2026. Namun, pada Februari 2026 kontraknya diperpanjang selama dua tahun hingga Euro 2028.

Kekalahan dari Argentina memicu kritik dari sebagian suporter dan pengamat terhadap pendekatan taktik Tuchel. Ia dinilai terlalu defensif setelah Inggris unggul lebih dulu melalui gol Anthony Gordon pada menit ke-55.

Meski demikian, Tuchel menegaskan dirinya tidak menyesali keputusan yang diambil selama pertandingan.

"Saat itu saya tidak menyesal. Tim sudah memberikan segalanya dan kami benar-benar sangat dekat dengan kemenangan," kata Tuchel, seperti dikutip BBC.

Ia menilai Inggris layak unggul dan mampu menampilkan salah satu performa terbaiknya dalam situasi pertandingan tersebut.

"Kami pantas unggul 1-0. Kami memainkan salah satu pertandingan terbaik kami, bahkan mungkin yang terbaik dalam situasi seperti ini. Tim tampil sangat baik, hanya saja kami gagal mempertahankan keunggulan hingga akhir," ujarnya.

Namun, Tuchel mengakui timnya kehilangan kendali setelah unggul dan menjadi terlalu pasif hingga akhirnya kebobolan dua gol dalam rentang waktu tujuh menit.

"Saya kecewa. Kami menjadi terlalu pasif," katanya.

Argentina kemudian membalikkan keadaan melalui gol Enzo Fernández dan Lautaro Martínez, yang keduanya berawal dari assist Lionel Messi.

Meski gagal mencapai final, Tuchel menolak anggapan bahwa Inggris tampil di bawah ekspektasi selama turnamen.

Menurutnya, perjalanan Inggris menuju semifinal tidak mudah karena harus menghadapi berbagai tantangan, termasuk bermain di dataran tinggi Meksiko, menjalani pertandingan dengan 10 pemain, serta melakoni laga dalam cuaca panas di Miami.

"Kami bermain di dataran tinggi, pernah bermain dengan 10 pemain, dan menjalani pertandingan terpanas di turnamen ini. Kami sudah memberikan segalanya, tetapi hari ini itu belum cukup," ujarnya kepada Fox Sports.

Tuchel juga menegaskan dirinya siap menerima kritik atas hasil yang diraih.

"Itulah sepak bola. Begitu Anda kalah, kritik pasti datang," katanya.

"Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi jika kami mengambil keputusan yang berbeda. Karena itu, tidak ada gunanya terus memikirkannya hingga kehilangan kendali. Saya bertanggung jawab atas setiap keputusan yang saya ambil, jadi saya juga siap menerima semua kritik yang muncul."

Meski kecewa gagal membawa Inggris ke final Piala Dunia pertama dalam 60 tahun, Tuchel memastikan fokusnya kini beralih ke pertandingan perebutan tempat ketiga melawan Prancis.

"Kami memang tidak terlalu menantikan pertandingan itu, tetapi masih ada satu laga yang harus dimainkan," ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk tetap menangani Inggris sesuai kontrak yang berlaku hingga Euro 2028.

"Saya akan terus menjalankan kontrak ini hingga Euro yang digelar di kandang sendiri, dan saya menantikan kesempatan itu," kata Tuchel.

Inggris mengawali Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 4-2 atas Kroasia sebelum melanjutkan perjalanan ke semifinal melalui kemenangan atas DR Kongo, Meksiko, dan Norwegia. Namun, keunggulan yang sempat diraih atas Argentina gagal dipertahankan sehingga langkah The Three Lions terhenti di empat besar.(*)

Editor : Heri Sugiarto
Inggris vs Argentina FA Inggris Timnas Inggris thomas tuchel piala dunia 2026