Statistik FIFA Ungkap Dominasi Spanyol di Final Piala Dunia 2026: 20 Tembakan, Argentina Cuma 2

Hendra Efison • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 16:52 WIB
Statistik resmi FIFA memperlihatkan dominasi Spanyol atas Argentina pada final Piala Dunia 2026 melalui penguasaan bola, operan, dan jumlah peluang yang jauh lebih unggul. (ilustrasi AI)
Statistik resmi FIFA memperlihatkan dominasi Spanyol atas Argentina pada final Piala Dunia 2026 melalui penguasaan bola, operan, dan jumlah peluang yang jauh lebih unggul. (ilustrasi AI)

PADEK.JAWAPOS.COM – Kemenangan Spanyol dengan skor 1-0 atas Argentina pada final Piala Dunia 2026 ternyata hanya menceritakan sebagian dari jalannya pertandingan. Statistik resmi FIFA menunjukkan La Roja tampil dominan hampir di seluruh aspek permainan, mulai dari penguasaan bola, distribusi operan, hingga penciptaan peluang, sementara Argentina lebih banyak bertahan dan kesulitan membangun serangan.

Data pertandingan memperlihatkan Spanyol menguasai bola hingga 60 persen, sedangkan Argentina hanya mencatatkan 32 persen. Delapan persen sisanya merupakan duel perebutan bola antara kedua tim.

Dominasi itu membuat Spanyol mampu mengontrol tempo permainan sejak menit awal. Tim berjuluk La Roja tersebut juga mencatatkan 878 operan, hampir dua kali lipat dibanding Argentina yang hanya membukukan 476 operan.

Keunggulan Spanyol juga terlihat dari akurasi distribusi bola. Dari total 878 operan, sebanyak 789 berhasil mencapai sasaran, sedangkan Argentina hanya mencatatkan 375 operan sukses dari 476 operan yang dilepaskan.

Statistik Serangan Timpang, Argentina Gagal Lepaskan Shot on Target

Superioritas Spanyol semakin terlihat saat memasuki sepertiga akhir lapangan. Statistik resmi FIFA mencatat Spanyol melepaskan 20 tembakan sepanjang pertandingan, sedangkan Argentina hanya mampu menghasilkan dua percobaan.

Dari 20 tembakan tersebut, sebanyak 12 mengarah tepat ke gawang. Sebaliknya, Argentina tidak mampu mencatatkan satu pun shot on target, sehingga lini pertahanan Spanyol nyaris tidak mendapat ancaman berarti sepanjang laga.

Spanyol juga memperoleh sembilan tendangan sudut, lebih banyak dibanding empat yang diraih Argentina. Statistik ini memperlihatkan tekanan yang terus dibangun Spanyol di area pertahanan lawan.

Selain produktif menyerang, Spanyol tampil disiplin hingga peluit akhir dibunyikan. Tim juara dunia itu tidak menerima satu pun kartu, sementara Argentina harus mengakhiri laga dengan enam kartu kuning dan satu kartu merah.

Dominasi Terlihat di Hampir Seluruh Aspek Permainan

Statistik FIFA juga menunjukkan Argentina lebih sering dipaksa bertahan. Tim Tango mencatatkan 445 tekanan bertahan, lebih tinggi dibanding 300 milik Spanyol, yang menggambarkan intensitas tekanan yang terus diberikan La Roja.

Perbedaan performa kedua tim terlihat jelas dari hampir seluruh indikator pertandingan. Spanyol unggul dalam penguasaan bola, distribusi operan, akurasi umpan, jumlah peluang, tembakan tepat sasaran, hingga tendangan sudut.

Meski skor akhir hanya 1-0, data resmi FIFA memperlihatkan kemenangan Spanyol dibangun melalui dominasi permainan yang konsisten sepanjang 90 menit. La Roja mampu mengendalikan ritme pertandingan, menjaga sirkulasi bola, dan terus menciptakan peluang hingga akhirnya memastikan diri keluar sebagai juara Piala Dunia 2026.

Statistik seperti 60 persen berbanding 32 persen penguasaan bola, 878 operan berbanding 476 operan, 20 tembakan berbanding dua, serta 12 tembakan tepat sasaran berbanding nol menjadi gambaran nyata betapa Spanyol tampil lebih unggul dibanding Argentina pada partai puncak turnamen.(*)

Editor : Hendra Efison
Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Statistik FIFA Final Piala Dunia 2026 Statistik Spanyol Argentina