PADEK.JAWAPOS.COM – Lautaro Martinez menyampaikan pesan mengharukan setelah Argentina kalah dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026. Penyerang Inter Milan itu mengaku bangga menjadi bagian dari Albiceleste meski gagal membawa pulang gelar juara.
Melalui unggahan di Instagram, Lautaro mengungkapkan keinginannya untuk membantu tim di lapangan. Namun, pelatih Lionel Scaloni tidak menurunkannya saat final di MetLife Stadium, Senin (20/7/2026) dini hari WIB.
Pemain depan yang diturunkan Scaloni adalah Julián Álvarez sebagai starter, yang kemudian digantikan oleh Marcos Senesi di babak perpanjangan waktu.
"Tidak berjalan seperti yang kami harapkan. Saya ingin mencoba membantu tim di lapangan, tetapi tidak apa-apa," tulis Lautaro.
Baca Juga: Unai Simon Ungkap Rahasia Pertahanan Kokoh Spanyol Usai Raih Sarung Tangan Emas Piala Dunia 2026
Meski tidak tampil di partai puncak, Lautaro berperan penting membawa Argentina ke final. Pada semifinal melawan Inggris, 16 Juli 2026, ia masuk sebagai pemain pengganti dan mencetak gol kemenangan 2-1 pada menit ke-90+2 lewat sundulan yang memanfaatkan umpan silang Lionel Messi.
Gol tersebut memastikan Argentina melangkah ke final Piala Dunia 2026.
Dalam pesannya, Lautaro menegaskan seluruh pemain telah memberikan kemampuan terbaik sepanjang turnamen.
"Kami sudah memberikan segalanya. Untuk kedua kalinya secara beruntun kami mencapai final, meski kali ini hasilnya tidak sesuai harapan. Saya sangat bangga menjadi orang Argentina," ujarnya.
Baca Juga: Pep Guardiola Ditawari Latih Timnas Italia, Maldini dan Leonardo Menemuinya di Barcelona
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para pendukung Argentina yang terus memberikan dukungan selama turnamen.
"Terima kasih kepada semua yang telah mendukung kami selama Piala Dunia ini, menempuh perjalanan jauh untuk berada di dekat kami, dan kepada semua yang mendukung kami dari setiap sudut negara kami," kata Lautaro.
Lautaro sebelumnya juga menjadi penentu gelar Argentina pada final Copa América 2024. Saat menghadapi Kolombia, ia mencetak satu-satunya gol pada babak perpanjangan waktu yang memastikan Albiceleste keluar sebagai juara.(*)
Editor : Heri Sugiarto