Pep Guardiola Tolak Tawaran Latih Timnas Italia, Andrea Pirlo Jadi Kandidat Terdepan

Heri Sugiarto • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 18:23 WIB
Andrea Pirlo, dikabarkan menjadi kandidat terdepan pelatih Timnas Italia usai Pep Guardiola menolak tawaran FIGC. (Foto: Instagram @andreapirlo21)
Andrea Pirlo, dikabarkan menjadi kandidat terdepan pelatih Timnas Italia usai Pep Guardiola menolak tawaran FIGC. (Foto: Instagram @andreapirlo21)

PADEK.JAWAPOS.COM – Pep Guardiola dipastikan tidak akan menjadi pelatih kepala Timnas Italia. Pelatih asal Spanyol itu menolak tawaran Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) setelah menyampaikan keputusannya kepada Paolo Maldini dan Leonardo melalui sambungan telepon pada malam Kamis (23/7/2026) hingga Jumat (24/7/2026).

Menurut laporan Sky Sport Italia, Guardiola menolak tawaran itu terutama karena alasan pribadi yang berada di luar urusan sepak bola.

Sebelumnya, Paolo Maldini dan Leonardo telah menemui Guardiola di Barcelona untuk memaparkan proyek jangka pendek dan jangka panjang Timnas Italia.

Program tersebut mencakup pembenahan tim nasional senior sekaligus reformasi sistem pembinaan pemain muda yang diperkirakan membutuhkan waktu hingga delapan sampai sepuluh tahun.

Baca Juga: Pep Guardiola Ditawari Latih Timnas Italia, Maldini dan Leonardo Menemuinya di Barcelona

Setelah Guardiola menolak, Andrea Pirlo kini menjadi kandidat terdepan untuk mengisi posisi pelatih kepala Timnas Italia.

Andrea Pirlo merupakan mantan pemain sepak bola profesional asal Italia yang dikenal sebagai salah satu gelandang jangkar (deep-lying playmaker) terbaik dalam sejarah sepak bola modern.

Berjulukan Il Maestro, Pirlo dikenal berkat visi bermain, akurasi umpan, serta kemampuan tendangan bebasnya.

Sepanjang kariernya, ia meraih dua gelar Liga Champions UEFA bersama AC Milan, memenangi enam trofi Serie A bersama AC Milan dan Juventus, serta menjadi bagian penting tim nasional Italia yang menjuarai Piala Dunia 2006.

Baca Juga: Paolo Maldini Resmi Jadi Direktur Teknik FIGC, Pimpin Proyek Italia Menuju Piala Dunia 2030

Strategi FIGC saat ini berubah. Jika sebelumnya mengincar pelatih berpengalaman seperti Guardiola, kini Italia mempertimbangkan sosok pelatih yang lebih muda dan dinilai sejalan dengan visi sepak bola yang dibangun Paolo Maldini dan Leonardo.

Dalam konferensi pers di sela Sidang Liga Italia, Paolo Maldini mengungkapkan bahwa Guardiola bukan satu-satunya pelatih yang dihubungi.

"Kami juga berbicara dengan Carlo Ancelotti sebelum berbicara dengan Pep. Kami merasa tepat memulai dari pelatih-pelatih terbaik di dunia, kemudian melihat ketersediaan mereka," ujar Maldini.

Sementara itu, Leonardo menegaskan keputusan mengenai pelatih baru Timnas Italia akan diambil secepat mungkin.

"Kami ingin membangun sebuah gerakan yang melibatkan semua pihak. Jika tidak, kami tidak akan mampu keluar dari situasi ini," kata Leonardo.

Di kesempatan yang sama, Leonardo juga menjelaskan alasan menerima peran sebagai penasihat bersama Maldini.

Baca Juga: Italia Gagal ke Piala Dunia 2026: Kalah Adu Penalti vs Bosnia, Gattuso Menangis dan Minta Maaf

"Saya dan Paolo telah lama berbagi mimpi dan gagasan. Telepon darinya sangat spesial dan tidak terduga. Itu adalah mimpinya, dan kemudian menjadi mimpi saya juga," ujarnya.

Sementara proses pencarian pelatih Italia terus berjalan, Federasi Sepak Bola Jerman telah resmi menunjuk Jürgen Klopp sebagai pelatih kepala baru menggantikan Julian Nagelsmann.(*)

Editor : Heri Sugiarto
Andrea Pirlo Pelatih Baru Italia FIGC paolo maldini timnas italia pep guardiola