PADEK.JAWAPOS.COM- – Los Angeles FC (LAFC) membidik kemenangan ketiga secara beruntun di Major League Soccer (MLS) 2026 saat menjamu Sporting Kansas City di BMO Stadium, Sabtu (25/7) pukul 19.30 waktu setempat atau Minggu (26/7) pukul 09.30 WIB.
Laga yang disiarkan live streaming di Apple TV ini menjadi pertandingan terakhir kedua tim sebelum jeda MLS All-Star Game.
LAFC saat ini menempati peringkat ketiga Wilayah Barat dengan catatan sembilan kemenangan, lima kekalahan, dan tiga hasil imbang.
Sementara Sporting Kansas City berada di posisi ke-15 dengan empat kemenangan, 10 kekalahan, dan dua hasil imbang.
LAFC datang dengan modal positif setelah mengalahkan Real Salt Lake 3-1 pada pertengahan pekan.
Sebelumnya, tim asuhan Marc Dos Santos juga menang 3-0 atas LA Galaxy usai jeda Piala Dunia 2026.
Dalam dua pertandingan tersebut, Son Heung-min dan Denis Bouanga sama-sama mencetak gol.
Bagi Son, dua gol itu menjadi gol pertamanya di MLS musim ini setelah sebelumnya lebih banyak berkontribusi lewat assist.
Pemain asal Korea Selatan tersebut kini memimpin daftar assist MLS 2026 dengan koleksi 10 assist, dan akan menjadi satu-satunya wakil LAFC di MLS All-Star Game pekan depan.
Pelatih Marc Dos Santos menilai kemenangan atas Real Salt Lake belum membuat timnya tampil sempurna.
"Masih ada beberapa aspek yang harus kami perbaiki. Hal positifnya, setelah menang para pemain tetap mengevaluasi diri dan ingin terus berkembang. Mentalitas seperti itulah yang membangun tim pemenang," ujar Dos Santos.
Bouanga juga menilai performa Son semakin meningkat setelah jeda Piala Dunia.
"Son sangat penting bagi tim. Sekarang dia sudah mencetak gol dan terlihat lebih segar dibanding sebelum Piala Dunia. Saya rasa ini baru permulaan," kata Bouanga.
Rekor LAFC Unggul Telak
LAFC memiliki catatan sangat dominan atas Sporting Kansas City. Dari 16 pertemuan di MLS musim reguler, LAFC meraih sembilan kemenangan, empat kekalahan, dan dua hasil imbang dengan keunggulan agregat gol 30-16.
Tim asal Los Angeles itu tidak terkalahkan dalam 10 pertemuan terakhir di semua kompetisi melawan Sporting KC, dengan torehan empat kemenangan beruntun dan keunggulan agregat 23-5.
Pertemuan terakhir terjadi pada 8 Juni 2025 saat LAFC menang 3-1 di BMO Stadium. Denis Bouanga mencetak satu gol dan dua assist dalam laga tersebut.
Meski menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah LAFC dengan 113 gol di semua kompetisi, Bouanga baru dua kali mencetak gol ke gawang Sporting Kansas City sejak bergabung pada 2022.
Sporting KC Mulai Bangkit
Sporting Kansas City sempat menjalani awal musim yang sulit dengan hanya meraih satu kemenangan dalam 10 laga pertama. Periode buruk tersebut membuat klub berpisah dengan pelatih lama Peter Vermes.
Di bawah pelatih baru Raphael Wicky, performa tim mulai membaik. Sporting meraih tiga kemenangan dalam lima pertandingan terakhir, termasuk kemenangan 2-1 atas Minnesota United pada pertengahan pekan.
Dua pemain andalan, Dejan Joveljic dan Manu Garcia, menjadi penentu kemenangan tersebut.
Sedangkan penyerang asal Angola, Capita Capemba, juga mulai menunjukkan kontribusi setelah mencetak gol ke gawang St. Louis City dan menyumbang assist saat menghadapi Minnesota.
Menurut Wicky, timnya masih terus berkembang setelah melewati masa sulit.
"Kami terus bertumbuh. Masa sulit pada April sudah kami lewati sebelum Piala Dunia. Kini kami terus membangun tim dan mengintegrasikan pemain-pemain baru yang akan sangat membantu," ujarnya.
Duel Son dan Joveljic Jadi Sorotan
Sporting Kansas City diperkirakan kembali mengandalkan ketajaman Dejan Joveljic. Penyerang Serbia itu telah mengoleksi delapan gol dan dua assist musim ini, sekaligus mencatat minimal 10 kontribusi gol dalam lima musim MLS berturut-turut.
Di kubu LAFC, perhatian tertuju pada Son Heung-min yang sedang berada dalam performa terbaik setelah Piala Dunia 2026.
Apabila kembali mencetak gol, mantan bintang Tottenham Hotspur itu akan membukukan tiga gol beruntun di MLS sekaligus membawa LAFC memperpanjang tren kemenangan mereka.(*)
Editor : Heri Sugiarto