PADEK.JAWAPOS.COM – Legenda sepak bola dunia, Zinedine Zidane, resmi ditunjuk sebagai pelatih baru tim nasional Prancis pada Selasa (28/7/2026).
Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) mengonfirmasi Zidane telah menandatangani kontrak berdurasi empat tahun yang akan membawanya memimpin Les Bleus hingga Piala Dunia 2030.
Penunjukan tersebut menandai dimulainya era baru Timnas Prancis setelah berakhirnya masa kepemimpinan Didier Deschamps yang berlangsung selama 14 tahun.
Deschamps meninggalkan jabatannya setelah membawa Prancis menyelesaikan Piala Dunia 2026 di posisi keempat, di mana pada laga terakhirnya Prancis kalah dramatis 4-6 dari Inggris dalam perebutan tempat ketiga di Miami. Langkah itu membuka jalan bagi FFF untuk meresmikan penunjukan Zidane sebagai penerusnya.
Baca Juga: Roberto Mancini Jadi Favorit Pelatih Italia, Maldini dan Leonardo Mundur Usai Pirlo Batal Ditunjuk
Zidane Wujudkan Mimpi Melatih Prancis
Dalam konferensi pers perkenalannya di Clairefontaine, Zidane menegaskan bahwa kursi pelatih Timnas Prancis merupakan pekerjaan yang selama ini dia impikan setelah meninggalkan Real Madrid.
Mantan gelandang legendaris Les Bleus itu mengaku telah menolak sejumlah tawaran melatih klub karena ingin menunggu kesempatan menangani negaranya.
"Ini adalah sebuah kelanjutan, sebuah mimpi. Saya menolak banyak tawaran untuk menangani klub selama beberapa tahun terakhir. Setelah Real Madrid, hanya ada satu pekerjaan yang saya inginkan: menjadi pelatih kepala Prancis," ujar Zidane.
Rekam Jejak Gemilang Zidane
Zidane datang ke Timnas Prancis dengan rekam jejak luar biasa, baik saat menjadi pemain maupun pelatih.
Baca Juga: Gagal Juara Piala Dunia 2026, Mbappe Tulis Surat Terbuka 'Merci' Lewat Koran Prancis
Ketika masih aktif sebagai pemain, Zidane pernah meraih penghargaan FIFA World Player of the Year sebanyak tiga kali dan memenangkan Ballon d'Or 1998.
Ia juga menjadi tokoh penting dalam sejarah sepak bola Prancis dengan membantu negaranya meraih gelar Piala Dunia 1998 serta Euro 2000.
Setelah pensiun, Zidane melanjutkan karier sebagai pelatih dan mencatat pencapaian besar dan bersejarah bersama Real Madrid.
Dalam periode pertamanya menangani klub Spanyol tersebut pada 2016 hingga 2018, Zidane membawa Real Madrid meraih gelar Liga Champions tiga musim berturut-turut serta merengkuh satu trofi LaLiga pada musim 2016–2017.
Ia kemudian kembali menangani Real Madrid pada 2019 hingga 2021 dan membuahkan hasil signifikan berupa gelar juara LaLiga musim 2019–2020 serta Piala Super Spanyol.
Tantangan Besar Menuju Euro 2028 dan Piala Dunia 2030
Tugas Zidane bersama Timnas Prancis tidak akan mudah. Ia mewarisi tim dengan ekspektasi tinggi setelah era Deschamps yang menghadirkan berbagai prestasi internasional.
Debut resmi Zidane sebagai pelatih Prancis dijadwalkan berlangsung pada pertandingan pembuka UEFA Nations League 2026/2027 melawan Turki, 26 September 2026 pukul 01.45 WIB.
Baca Juga: Inggris Rebut Peringkat Ketiga Piala Dunia 2026, Bukayo Saka Cetak Hattrick saat Hajar Prancis 6-4
Setelah itu, Prancis menantang Belgia pada 29 September 2026 pukul 01.45, dan menjamu Italia di Stade de France pada 3 Oktober 2026 pukul 01.45 WIB.
Dengan generasi pemain berkualitas yang dipimpin kapten Kylian Mbappé, Zidane memiliki target besar untuk membawa Prancis kembali berjaya.
FFF menargetkan Prancis mampu kembali bersaing memperebutkan gelar Euro 2028, sekaligus membangun fondasi menuju ambisi utama meraih kejayaan pada Piala Dunia 2030.
Kini, Zidane menghadapi tantangan terbesar dalam karier kepelatihannya: membawa negaranya kembali menjadi kekuatan dominan sepak bola dunia.(*)
Editor : Heri Sugiarto