Kamboja vs Timor-Leste: Koji Bidik Kemenangan Perdana, Timor-Leste Jalani Laga Terakhir Grup A ASEAN Hyundai Cup 2026

Heri Sugiarto • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 01:57 WIB
Para pemain Timnas Kamboja latihan jelang laga menghadapi Timor-Leste pada lanjutan Grup A ASEAN Hyundai Cup 2026, Senin, 3 Agustus 2026 pukul 17.30 WIB. (Foto: aseanutdfc.com)
Para pemain Timnas Kamboja latihan jelang laga menghadapi Timor-Leste pada lanjutan Grup A ASEAN Hyundai Cup 2026, Senin, 3 Agustus 2026 pukul 17.30 WIB. (Foto: aseanutdfc.com)

PADEK.JAWAPOS.COM – Timnas Kamboja akan menghadapi Timor-Leste pada lanjutan Grup A ASEAN Hyundai Cup 2026, Senin, 3 Agustus 2026 pukul 17.30 WIB di Stadion Nasional Morodok Techo, Phnom Penh. Pertandingan ini menjadi kesempatan terakhir bagi kedua tim untuk meraih kemenangan perdana di fase grup setelah sama-sama belum mengoleksi poin.

Kamboja saat ini berada di peringkat keempat klasemen sementara Grup A dengan nol poin dari dua pertandingan. Tim asuhan Koji Gyotoku kalah 1-2 dari Singapura lewat gol pada masa injury time sebelum kembali tumbang 1-5 dari Indonesia.

Sementara itu, Timor-Leste berada di dasar klasemen dengan nol poin dari tiga pertandingan setelah kalah 0-7 dari Vietnam, 0-2 dari Singapura, dan 0-3 dari Indonesia.

Hasil tersebut memastikan langkah Timor-Leste terhenti di fase grup, sedangkan Kamboja masih memiliki peluang secara matematis meski sangat tipis.

Baca Juga: Indonesia vs Vietnam Penentu Perebutan Puncak Grup A ASEAN Hyundai Cup 2026, Kim Sang-sik Waspadai Mitchell Baker

Koji Gyotoku Incar Kebangkitan Kamboja

Pelatih Kamboja, Koji Gyotoku, mengakui inkonsistensi menjadi tantangan terbesar timnya karena banyak pemain masih berusia muda dan minim pengalaman di level internasional.

Menurut pelatih asal Jepang itu, kondisi mental para pemain dapat berubah dari hari ke hari, tetapi ia melihat skuadnya berada dalam situasi yang positif menjelang pertandingan melawan Timor-Leste.

"Kami memiliki skuad muda dan beberapa pemain baru pertama kali merasakan kompetisi internasional di level seperti ini. Kondisi dan emosi mereka bisa berubah setiap hari. Terkadang mereka merasa nyaman, tetapi di hari lain mereka bisa mengalami kesulitan. Namun, menjelang pertandingan besok para pemain terlihat berada dalam kondisi yang baik," ujar Gyotoku.

Meski mengincar kemenangan pertama, Gyotoku menegaskan pertandingan ini bukan hanya soal hasil akhir.

Baca Juga: Arkhan Kaka Bobol Aston Villa pada Debut Alejandro Garnacho, Indonesia All Stars Tetap Takluk 1-3 di GBK

Ia ingin melihat perkembangan individu para pemain karena performa mereka akan menjadi pertimbangan dalam pemilihan skuad pada pertandingan dan turnamen berikutnya.

"Pertandingan ini bukan hanya soal menang atau kalah. Kami juga ingin melihat bagaimana performa setiap pemain karena penampilan mereka bisa menentukan apakah mereka akan dipilih untuk pertandingan maupun turnamen berikutnya. Mereka harus menunjukkan kualitas dan memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin."

Gyotoku juga mengingatkan anak asuhnya agar mewaspadai kecepatan serangan balik Timor-Leste.

Menurutnya, Timor-Leste mampu menyulitkan Indonesia sepanjang babak pertama sebelum akhirnya kebobolan beberapa gol setelah jeda.

"Timor-Leste mampu menahan Indonesia pada babak pertama sebelum akhirnya kebobolan beberapa gol di babak kedua. Dari pengamatan kami, mereka memiliki kecepatan yang sangat baik dan berbahaya saat melakukan serangan balik. Kami juga memperkirakan mereka akan melakukan beberapa perubahan taktik."

Zé Pedro Terus Fokus Kembangkan Tim Muda

Di kubu Timor-Leste, pelatih Zé Pedro menegaskan bahwa pengembangan pemain muda tetap menjadi prioritas utama meski timnya belum meraih poin maupun mencetak gol sepanjang turnamen.

Pelatih asal Portugal tersebut menilai anak asuhnya terus menunjukkan perkembangan sejak pertandingan pertama.

Baca Juga: Indonesia vs Timor-Leste: Pattynama, Thom Haye dan Mitchell Baker Bawa Garuda Menang 3-0 di ASEAN Hyundai Cup 2026

Penampilan melawan Indonesia menjadi salah satu contoh positif ketika Timor-Leste mampu mempertahankan skor imbang tanpa gol hingga menit-menit akhir meski bermain dengan 10 pemain selama lebih dari 75 menit setelah Jackson Fowler menerima kartu merah.

"Kami memiliki tim yang muda dan salah satu alasan utama mengikuti turnamen ini adalah untuk bersaing, berkembang, dan membangun tim. Saya percaya kami telah melakukannya sejak pertandingan pertama."

Zé Pedro optimistis proses pembinaan tersebut akan terus menghasilkan perkembangan bagi Timor-Leste.

"Kami akan melanjutkan proses itu pada pertandingan besok karena saya percaya kepada kelompok pemain ini. Mereka telah bekerja dengan baik dan berkontribusi terhadap perkembangan tim muda ini, baik untuk saat ini maupun masa depan."

Laga Penutup bagi Timor-Leste

Pertandingan di Phnom Penh memiliki arti berbeda bagi kedua tim.

Bagi Kamboja, kemenangan akan menjaga peluang mereka secara matematis sekaligus menjadi modal penting untuk menutup fase grup dengan hasil positif.

Sementara bagi Timor-Leste, laga ini menjadi pertandingan terakhir di ASEAN Hyundai Cup 2026 sekaligus kesempatan meraih poin dan mencetak gol perdana sebelum mengalihkan fokus pada pengembangan tim muda untuk agenda internasasional berikutnya.(*)

Editor : Heri Sugiarto
ASEAN Hyundai Cup 2026 Koji Gyotoku Kamboja vs Timor-Leste Zé Pedro Grup A ASEAN Hyundai Cup