Juventus Kalahkan Chelsea 1-0 di Hong Kong, Zhegrova Cetak Gol Indah, Spalletti Puas

Heri Sugiarto • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 23:49 WIB
Juventus menutup rangkaian laga pramusim di Hong Kong Football Festival 2026 dengan kemenangan bergengsi setelah mengalahkan Chelsea 1-0 lewat gol spektakuler Edon Zhegrova.(Foto: @juventusfcen)
Juventus menutup rangkaian laga pramusim di Hong Kong Football Festival 2026 dengan kemenangan bergengsi setelah mengalahkan Chelsea 1-0 lewat gol spektakuler Edon Zhegrova.(Foto: @juventusfcen)

PADEK.JAWAPOS.COM – Juventus menutup rangkaian laga pramusim di Hong Kong Football Festival 2026 dengan kemenangan bergengsi setelah mengalahkan Chelsea 1-0, Rabu (5/8/2026). Gol spektakuler Edon Zhegrova pada babak kedua menjadi pembeda. Pelatih Luciano Spalletti memuji kekompakan dan kedisiplinan timnya menghadapi salah satu klub elite Inggris asuhan pelatih Xabi Alonso tersebut.

Kemenangan ini sekaligus memperpanjang catatan pertahanan solid Juventus dengan clean sheet pada laga uji coba musim panas ini.

Babak Pertama Berlangsung Ketat

Juventus mengawali pertandingan dengan agresif. Peluang pertama hadir melalui tendangan jarak jauh Manuel Locatelli setelah menerima umpan Douglas Luiz, namun bola masih melenceng tipis dari sasaran.

Setelah itu Chelsea mulai menguasai jalannya pertandingan melalui penguasaan bola, meski kesulitan membongkar pertahanan rapat Juventus.

Baca Juga: Jadwal Lengkap Pramusim Premier League 2026-2027: Aston Villa dan Chelsea Sambangi Indonesia

The Blues hampir mencetak gol lewat sundulan Danny Welbeck yang memanfaatkan umpan silang Quenda. Tak lama kemudian, Geovany mengirim bola kepada Palestra, tetapi peluang tersebut berhasil dipatahkan oleh penyelamatan penting Pierre Kalulu.

Pada menit ke-29, giliran Michele Di Gregorio menunjukkan kualitasnya dengan menggagalkan peluang emas Gittens dari jarak dekat.

Juventus kembali meningkatkan tekanan menjelang turun minum. Boga beberapa kali merepotkan pertahanan Chelsea dari sisi kiri dan memaksa Robert Sanchez melakukan dua penyelamatan penting.

Meski kedua tim saling menciptakan peluang, babak pertama berakhir tanpa gol.

Baca Juga: Jadwal Lengkap Pramusim Serie A hingga 17 Agustus 2026: AC Milan vs Celtic, Juventus vs Liege, Inter vs Karlsruher, Napoli vs Carrarese

Zhegrova Jadi Pembeda

Kedua pelatih melakukan sejumlah pergantian pemain saat jeda pertandingan.

Chelsea sempat mengancam melalui Palestra, tetapi peluang tersebut berhasil diamankan Mattia Perin, yang menggantikan Di Gregorio pada babak kedua.

Juventus akhirnya memecahkan kebuntuan pada menit ke-68.

Berawal dari pergerakan Kenan Yildiz, bola diteruskan kepada Edon Zhegrova. Winger asal Kosovo itu menggiring bola ke tengah sebelum melepaskan tendangan kaki kiri melengkung ke tiang jauh yang gagal dijangkau penjaga gawang Chelsea.

Gol tersebut menjadi satu-satunya gol yang tercipta sepanjang pertandingan.

Setelah unggul, Juventus tampil semakin disiplin dalam mengatur tempo permainan dan berhasil membatasi peluang Chelsea.

Perin dengan tenang mengamankan tendangan bebas Estevao, sedangkan Juventus hampir menggandakan keunggulan pada menit-menit akhir melalui kombinasi apik Yildiz yang akhirnya hanya menghasilkan sepak pojok.

Baca Juga: Inter Gagal Pertahankan Keunggulan, AC Milan Paksa Imbang 1-1 Lewat Penalti Nkunku

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk Juventus tetap bertahan.

Spalletti Puji Mental dan Kekompakan Tim

Usai pertandingan, pelatih Juventus Luciano Spalletti menilai laga melawan Chelsea menjadi gambaran positif dari perkembangan timnya selama pramusim.

Menurutnya, yang paling membuatnya puas adalah kemampuan para pemain untuk tetap bermain sebagai satu kesatuan, baik saat bertahan maupun ketika melakukan serangan balik.

"Laga seperti ini menunjukkan proses yang sedang kami jalani. Saya menyukai fakta bahwa kami selalu bermain sebagai sebuah tim sepanjang pertandingan, baik ketika harus bertahan di sekitar kotak penalti maupun saat melakukan serangan balik," ujar Spalletti.

Ia menilai Juventus sebenarnya mampu menciptakan lebih banyak peluang untuk menambah gol.

"Kami menciptakan peluang-peluang bagus dan seharusnya bisa melakukan lebih banyak lagi. Sikap para pemain selalu menunjukkan kekompakan dan kemampuan menerapkan apa yang harus dilakukan pada setiap momen pertandingan."

Spalletti juga memuji intensitas permainan anak asuhnya. "Saya melihat tim yang sangat aktif dan selalu dekat dengan bola," ungkapnya.

Mengenai Chelsea, mantan pelatih tim nasional Italia itu menilai lawannya merupakan tim dengan kualitas lengkap.

"Chelsea mampu melakukan segalanya. Mereka bisa membangun serangan dari belakang, menyelesaikan peluang, serta memainkan pertandingan dengan tempo dan kecepatan tinggi. Mereka adalah tim dengan level tertinggi. Karena itulah penting bagi kami untuk tidak menyerah menghadapi situasi seperti itu," katanya.

Baca Juga: Mohamed Salah Kenakan Jersey Trabzonspor, Harga Saham Melonjak, Fans Sambut Meriah di Istanbul

Clean Sheet Berlanjut Jadi Modal Positif

Selain meraih kemenangan, Juventus kembali mempertahankan gawangnya tidak kebobolan. Catatan clean sheet tersebut menjadi sinyal positif bagi Spalletti menjelang dimulainya musim 2026/2027.

Di sisi lain, Chelsea asuhan Xabi Alonso beberapa kali mampu menguasai bola dan menciptakan peluang, tetapi gagal menembus organisasi pertahanan Juventus yang tampil disiplin sepanjang laga.(*)

Susunan Pemain Chelsea dan Juventus 

Chelsea: Sanchez (46' Penders); Palestra (65' Acheapong), Tosin (46' Sarr), Fofana (65' Subuloyev), Hato (65' Anselmino), Nicoll-Jazuli (65' Lavia), Caicedo (65' Essugo), Quenda (46' Estevao), Joao Pedro (65' Delap), Gittens (65' Satpaev), Welbeck (46' Jackson, 82' Mudryk).

Pelatih: Xabi Alonso.

Juventus: Di Gregorio (46' Perin); Kalulu (63' Cabal), Gatti (75' Rugani), Kelly, Celik; Locatelli (46' Bremer), Douglas Luiz (63' Koopmeiners); Boga (46' Zhegrova), Miretti (63' Yildiz), Cambiaso (46' Owusu, 75' Arthur); Milik (46' David, 75' Durmisi).

Pelatih: Luciano Spalletti.

Kartu kuning: Douglas Luiz, Moises Caicedo, Federico Gatti, Romeo Lavia, Bremer.

Editor : Heri Sugiarto
Chelsea vs Juventus Edon Zhegrova chelsea luciano spalletti juventus