PADEK.JAWAPOS.COM— Sebanyak 611 taekwondoin mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Geup 2 Taekwondo Indonesia (TI) Kota Padang Tahun 2026 di GOR H. Agus Salim, Kota Padang, Minggu (9/8/2026).
Ketua Umum Pengkot TI Kota Padang Mursalim mengatakan UKT tidak hanya menjadi sarana menguji kemampuan teknik dan fisik, tetapi juga bagian dari pembentukan karakter, disiplin, mental, dan sportivitas para taekwondoin.
Ia menegaskan kenaikan tingkat dalam Taekwondo tidak boleh hanya dimaknai sebagai kenaikan sabuk. Setiap peningkatan tingkat harus diikuti peningkatan kualitas diri, baik dari sisi kemampuan, kedisiplinan maupun karakter.
Mursalim menyampaikan pesan tersebut saat membuka kegiatan UKT Geup 2 Tahun 2026. Menurutnya, semakin tinggi tingkat seorang taekwondoin, semakin besar pula tanggung jawab dan kedewasaannya.
“Sabuk naik, karakter juga harus naik. Semakin tinggi tingkat seorang taekwondoin, semakin besar pula tanggung jawab dan kedewasaannya,” ujar Mursalim.
Taekwondo Jadi Sarana Pembentukan Karakter
Mursalim mengatakan Taekwondo bukan sekadar olahraga bela diri, tetapi juga sarana pembentukan kepribadian. Nilai rasa hormat, integritas, ketekunan, pengendalian diri, sportivitas, dan semangat pantang menyerah harus menjadi bagian dari kehidupan setiap taekwondoin.
Karena itu, ia meminta seluruh peserta mengikuti UKT dengan sungguh-sungguh dan menjunjung tinggi sportivitas. Peserta juga diingatkan tidak takut menghadapi hasil ujian karena proses dan keberanian untuk terus belajar lebih penting daripada sekadar mengejar kenaikan sabuk.
“Jangan takut gagal dalam ujian. Yang harus ditakutkan adalah berhenti berusaha,” pesannya.
Ia juga mengingatkan peserta agar menggunakan kemampuan bela diri secara bertanggung jawab. Kemampuan tersebut tidak boleh digunakan untuk mencari musuh atau memamerkan kekuatan, melainkan untuk menjaga diri, menghormati orang lain, dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta masyarakat.
Menurut Mursalim, tingginya jumlah peserta UKT menunjukkan besarnya antusiasme sekaligus potensi pembinaan Taekwondo di Kota Padang.
Sebanyak 611 peserta yang mengikuti ujian, lanjutnya, bukan sekadar calon pemegang sabuk baru, tetapi generasi muda yang sedang ditempa menjadi pribadi disiplin, tangguh, dan berkarakter.
Targetkan Atlet Berprestasi dan Berintegritas
Mursalim mengatakan pembinaan Taekwondo di Kota Padang tidak hanya diarahkan untuk melahirkan atlet berprestasi di arena pertandingan. Pembinaan juga ditujukan untuk membentuk generasi muda yang memiliki mental kuat, mampu mengendalikan diri, menghormati sesama, dan memiliki integritas.
Ia mengapresiasi para pelatih, penguji, pengurus, orang tua, serta seluruh pihak yang mendukung pembinaan Taekwondo di Kota Padang. Sinergi tersebut dinilai penting agar proses pembinaan dapat berjalan secara berkelanjutan dan tidak berhenti pada pencapaian prestasi olahraga.
Mursalim berharap UKT Geup 2 Tahun 2026 menjadi bagian dari proses berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas atlet Taekwondo Kota Padang. Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat menemukan talenta potensial yang mampu mengharumkan nama Kota Padang, Sumatera Barat, hingga Indonesia di tingkat nasional dan internasional.
“Taekwondo bukan hanya tentang menjadi kuat. Taekwondo adalah kekuatan yang terkendali,” tegasnya.
Dengan melibatkan 611 peserta, UKT Geup 2 Tahun 2026 menjadi salah satu momentum pembinaan Taekwondo Kota Padang. Melalui proses di dojang, para taekwondoin ditempa untuk menguasai teknik sekaligus diharapkan tumbuh menjadi generasi yang kuat, disiplin, dan berkarakter.(*)
Editor : Hendra Efison