PADEK.JAWAPOS.COM— Tim dance SMAN 14 Padang mengangkat cerita tentang kenangan masa SMA dalam penampilannya di AQUA DBL Dance Competition 2026 West Sumatera, Rabu (12/8/2026).
Kebersamaan remaja sepulang sekolah, mulai dari menunggu angkutan umum hingga berkumpul bersama teman, menjadi bagian dari konsep yang dibawakan.
Kapten tim dance SMAN 14 Padang, Dhea Zahrotusitah Meyza, mengatakan konsep tersebut menggambarkan aktivitas sederhana yang dekat dengan kehidupan pelajar Indonesia.
Baca Juga: DBL West Sumatra 2026 Mulai 11 Agustus di GOR Prayoga Padang, Ini Cara Beli Tiket dan Masuk Venue
“Temanya tentang masa SMA, di mana anak-anak atau remaja pulang sekolah bersama, menunggu kendaraan umum atau sekadar kumpul-kumpul sejenak. Itu momen yang paling seru dan menjadi kenangan manis nantinya,” ujar Dhea, di GOR Prayoga, Rabu (12/8/2026).
Kenangan Pulang Sekolah Jadi Cerita Utama
Menurut Dhea, cerita tersebut dipilih karena menggambarkan pengalaman yang dekat dengan keseharian remaja.
Aktivitas sederhana bersama teman setelah jam sekolah kemudian diterjemahkan ke dalam gerakan dan alur penampilan.
Salah satu unsur yang ditampilkan adalah angkutan kota atau angkot. Kehadiran angkot menjadi bagian dari konsep yang sekaligus disesuaikan dengan tema besar Aqua DBL Dance Competition 2026, yakni “100% Indonesia”.
Baca Juga: Girls Khatulistiwa, SMAN 12 Padang Angkat Kekuatan Perempuan di DBL Dance 2026
“Anak-anak sekolah yang menunggu angkutan umum, terus ada angkot yang datang. Itu identik sama Indonesia, angkot-angkotan,” katanya.
Bagi tim dance SMAN 14 Padang, kebersamaan bersama teman sepulang sekolah menjadi kenangan sederhana yang memiliki makna tersendiri. Suasana tersebut kemudian dikemas dalam sebuah karya tari yang menampilkan keceriaan dan kehidupan remaja.
Padukan Gerakan Tradisional dan Modern
Selain mengangkat kehidupan remaja masa kini, tim dance SMAN 14 Padang juga memasukkan unsur gerakan tradisional ke dalam koreografi. Unsur tersebut dipadukan dengan gerakan modern sebagai bagian dari penyesuaian terhadap tema “100% Indonesia”.
Meski cerita utama berangkat dari aktivitas remaja masa SMA, unsur budaya tetap menjadi bagian dari penampilan. Para dancer memadukan berbagai gerakan untuk membangun suasana kebersamaan dan keseruan kehidupan pelajar.
Dhea berharap penampilan timnya dapat membawa SMAN 14 Padang melangkah lebih jauh dalam kompetisi. Tahun ini, mereka membidik posisi lima besar.
“Harapan aku semoga di tahun ini aku bisa meraih Top 5,” pungkas Dhea. (yud)
Editor : Heri Sugiarto