SMP Maria Tembus Fantastic Four Junior DBL Padang 2026, SMP Telkom Akui Kalah Jam Terbang

Suyudi Adri Pratama • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:21 WIB
Pemain SMP Maria meraih kemenangan 35-14 atas SMP Telkom Padang dan lolos ke Fantastic Four Junior DBL Padang 2026. (Foto: DBL for Padek)
Pemain SMP Maria meraih kemenangan 35-14 atas SMP Telkom Padang dan lolos ke Fantastic Four Junior DBL Padang 2026. (Foto: DBL for Padek)

PADEK.JAWAPOS.COM—SMP Maria memastikan langkah ke babak Fantastic Four Junior DBL Padang 2026 setelah mengalahkan SMP Telkom Padang dengan skor 35-14, Kamis (13/8/2026).

SMP Maria langsung tampil agresif sejak awal pertandingan. Tekanan melalui pertahanan full court membuat SMP Telkom Padang kesulitan mengembangkan permainan dan mencetak poin.

Dominasi SMP Maria terus terjaga hingga pertandingan berakhir. Kemenangan dengan selisih 21 poin tersebut mengantarkan SMP Maria melanjutkan perjuangan ke babak Fantastic Four.

Full Court Defense Jadi Andalan SMP Maria

Pelatih SMP Maria, Rizky Aditya Satrio, mengatakan timnya masih memiliki sejumlah hal yang harus diperbaiki meski berhasil meraih kemenangan.

Salah satu catatan utama adalah jumlah foul yang masih cukup banyak akibat permainan bertahan agresif yang diterapkan timnya.

Baca Juga: DBL West Sumatra 2026 Mulai 11 Agustus di GOR Prayoga Padang, Ini Cara Beli Tiket dan Masuk Venue

“Foul kami terlalu banyak. Kami bermain dengan full court defense agresif, tapi foul-nya masih jelek. Anak-anak masih kurang bisa mengatur foul,” ujar Rizky.

Selain itu, sektor defensive rebound juga menjadi perhatian. Menurut Rizky, para pemain masih belum maksimal melakukan box out sehingga jumlah defensive rebound yang diperoleh belum sesuai harapan.

“Defensive rebound kami masih sedikit. Anak-anak tidak mau box out. Itu yang menjadi catatan kami,” katanya.

Evaluasi Jelang Fantastic Four

Rizky mengatakan sejumlah evaluasi tersebut akan menjadi perhatian tim sebelum tampil di babak Fantastic Four Junior DBL Padang 2026.

Ia meminta para pemain tetap fokus dan mempertahankan standar permainan tanpa memandang siapa pun lawan yang akan dihadapi.

“Siapa pun lawannya, tetap main sesuai standar mereka. Tidak boleh menganggap enteng dan tidak boleh terlalu overconfidence. Tapi mainnya tetap optimistis,” tegasnya.

SMP Telkom Padang Butuh Tambahan Jam Terbang

Sementara itu, Pelatih SMP Telkom Padang Attifan Rahmadiat menilai pertandingan melawan SMP Maria menjadi pengalaman berharga bagi anak asuhnya.

Menurutnya, laga tersebut merupakan penampilan perdana para pemain SMP Telkom Padang dalam sebuah event kompetitif. Faktor pengalaman menjadi salah satu pembeda dalam pertandingan tersebut.

“Evaluasinya mungkin lebih banyak jam terbang saja, karena ini event pertama bagi anak-anak. Jadi mungkin lebih banyak jam terbang. Kami kalah jam terbang sama lawan,” katanya.

Baca Juga: Tari Kipas dan Tari Piring Bersatu, SMAN 8 Padang Usung Semangat 100% Indonesia di DBL Dance 2026

Attifan berharap pengalaman tampil di Junior DBL Padang 2026 dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran bagi para pemain untuk menghadapi kompetisi berikutnya.

Meski kalah 14-35, ia tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya. Kesempatan tampil dalam kompetisi tersebut dinilai menjadi modal penting untuk menambah pengalaman bertanding.

Kemenangan atas SMP Telkom Padang memastikan SMP Maria melangkah ke babak Fantastic Four Junior DBL Padang 2026. Sementara SMP Telkom Padang mengakhiri perjalanannya dengan membawa pengalaman perdana yang diharapkan dapat menambah jam terbang para pemain. (yud)

Editor : Heri Sugiarto
Junior DBL Padang 2026 Fantastic Four Junior DBL SMP Maria hasil basket pelajar Padang SMP Telkom Padang