SMAN 5 Padang Kalahkan SMA Kalam Kudus 30-18 di DBL West Sumatra 2026, Finishing Jadi Evaluasi Utama

Suyudi Adri Pratama • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 19:48 WIB
SMAN 5 Padang mengalahkan SMA Kalam Kudus 30-18 di DBL West Sumatra 2026.(Foto: DBL for Padek)
SMAN 5 Padang mengalahkan SMA Kalam Kudus 30-18 di DBL West Sumatra 2026.(Foto: DBL for Padek)

PADEK.JAWAPOS.COM – Tim putra SMAN 5 Padang meraih kemenangan 30-18 atas SMA Kalam Kudus pada lanjutan Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Sumatra, Jumat (14/8/2026).

Hasil tersebut menjadi modal positif bagi SMAN 5 Padang untuk melanjutkan persaingan. Meski berhasil mengamankan kemenangan, tim pelatih menilai masih ada sejumlah aspek yang perlu dibenahi sebelum menghadapi pertandingan berikutnya.

Asisten pelatih SMAN 5 Padang, Afriraputram Rafi, mengatakan sektor pertahanan menjadi evaluasi utama timnya. Menurut dia, para pemain masih perlu meningkatkan konsistensi agar tidak mudah melakukan pelanggaran yang berujung foul trouble.

"Kalau yang menjadi evaluasi pastinya pertama itu defense. Karena kebanyakan ada salah satu yang bakal foul trouble," ujar Afriraputram Rafi.

Selain pertahanan, penyelesaian akhir atau finishing juga menjadi perhatian. Dari data pertandingan, efektivitas serangan tim dinilai masih rendah karena banyak peluang yang belum berhasil dikonversi menjadi poin.

Baca Juga: MAN 2 Padang Bawa Pesan Persatuan di Panggung AQUA DBL Dance 2026 West Sumatra

"Terus juga finishing yang paling penting. Dari data pertandingannya jumlah attempt-nya 28, tidak sampai setengah yang bisa masuk," jelasnya.

Menurut Afriraputram, pola serangan (offense) juga perlu diperbaiki agar peluang yang diciptakan dapat dimanfaatkan secara maksimal pada pertandingan selanjutnya.

"Jadi memang defense satu, terus pola offense dan finishing yang perlu diperbaiki," katanya.

Ia juga menilai para pemain terkadang kehilangan fokus setelah mendapatkan peluang mencetak poin. Kondisi tersebut membuat beberapa kesempatan terbuang karena pemain terlihat ragu dalam mengambil keputusan di lapangan.

"Dia suka melepas intensitas kalau sudah dapat kesempatan poin. Kadang suka lose, seperti bingung dan tidak tahu mau ngapain," ujarnya.

Situasi itu semakin terlihat pada kuarter terakhir. Menurut Afriraputram, timnya kehilangan kontrol permainan sehingga lawan mampu memanfaatkan sejumlah peluang untuk menambah poin.

"Makanya di kuarter terakhir tadi malah seperti lepas mainnya. Semuanya jadi banyak kedapatan poin," tuturnya.

Sementara itu, pelatih SMA Kalam Kudus, Andre, mengakui timnya masih membutuhkan banyak pembenahan. Ia meminta para pemain meningkatkan intensitas latihan agar mampu bersaing pada pertandingan berikutnya.

"Ke depannya pemain harus lebih giat latihan. Karena lawan-lawan juga posturnya bagus. Skill, skill yang kita perlukan," kata Andre.

Andre mengatakan SMA Kalam Kudus masih dalam tahap membangun pengalaman di ajang tersebut. Timnya baru dua kali mengikuti pertandingan sehingga para pemain masih membutuhkan jam terbang untuk menghadapi tekanan di lapangan.

Baca Juga: DBL West Sumatra 2026 Mulai 11 Agustus di GOR Prayoga Padang, Ini Cara Beli Tiket dan Masuk Venue

Meski kalah 18-30, Andre menilai pertandingan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi timnya. Ia berharap hasil tersebut dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kemampuan para pemain, terutama dari sisi keterampilan dan kesiapan menghadapi lawan.

Ia juga menilai timnya perlu meningkatkan konsentrasi sejak awal pertandingan agar dapat tampil lebih efektif pada setiap kuarter. "Anak-anak kan masih seperti itu. Ini yang menjadi evaluasi kami," ujarnya.(*)

Editor : Heri Sugiarto
DBL West Sumatra 2026 SMA Kalam Kudus Honda DBL Sumbar 2026 Basket Pelajar SMAN 5 Padang