SMAN 3 Padang Menang Telak atas SMAN 13 Padang di DBL West Sumatra 2026, Fast Break Senjata Utama

Suyudi Adri Pratama • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 20:23 WIB
Pemain SMAN 3 Padang menghadapi SMAN 13 Padang pada Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Sumatra yang berakhir dengan skor 45-9. (Foto: DBL for Padek)
Pemain SMAN 3 Padang menghadapi SMAN 13 Padang pada Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Sumatra yang berakhir dengan skor 45-9. (Foto: DBL for Padek)

PADEK.JAWAPOS.COM – Tim putra SMAN 3 Padang tampil dominan saat mengalahkan SMAN 13 Padang dengan skor 45-9 pada lanjutan Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Sumatra, di GOR Prayoga, Jumat (14/8/2026).

Sejak kuarter awal, SMAN 3 Padang mampu mengendalikan jalannya pertandingan. Permainan cepat melalui skema fast break menjadi andalan yang membuat mereka terus memperlebar keunggulan hingga memastikan kemenangan telak.

Pelatih SMAN 3 Padang, Melati, menilai anak asuhnya bermain disiplin sepanjang pertandingan. Meski demikian, dia menegaskan masih ada sejumlah aspek yang perlu dibenahi sebelum menghadapi lawan dengan kualitas pertahanan lebih baik.

Menurut Melati, pola permainan timnya pada laga tersebut lebih banyak mengandalkan transisi cepat dibandingkan membangun serangan melalui set offense.

Baca Juga: SMAN 5 Padang Kalahkan SMA Kalam Kudus 30-18 di DBL West Sumatra 2026, Finishing Jadi Evaluasi Utama

"Ketika mau coba set play segala macam itu belum keluar. Jadi itulah tantangan selanjutnya kalau dapat lawan yang bagus defense, bagaimana cara kita mengantisipasi dengan offense," ujarnya.

Ia menjelaskan, SMAN 3 Padang belum benar-benar mendapat tekanan dari pertahanan lawan sehingga pola fast break lebih sering digunakan untuk menghasilkan poin.

"Tadi offense-nya kebanyakan transisi, transisi cepat. Jadi belum merasakan kena press, kena ganggu atau defense lawan yang cukup bagus," katanya.

Karena itu, kemenangan dengan selisih poin yang cukup besar tidak membuat tim pelatih mengabaikan evaluasi. Melati menyebut fokus utama pada pertandingan berikutnya adalah meningkatkan kemampuan menjalankan set offense saat menghadapi lawan dengan pertahanan yang lebih solid.

"Game selanjutnya lebih fokus ke bagaimana mengantisipasi kalau ketemu lawan yang punya defense bagus. Bagaimana cara kita mengantisipasinya, mulai dari transisi sampai set offense," tuturnya.

Sementara itu, asisten pelatih SMAN 13 Padang, M Rizki, mengakui timnya masih memiliki pekerjaan rumah di sektor pertahanan.

Menurutnya, para pemain masih kesulitan memahami posisi masing-masing ketika menjalankan skema bertahan.

"Untuk SMAN 13 ini, defense-nya sangat kurang. Mereka juga banyak yang masih bingung untuk posisi-posisinya. Jadi seperti yang ini lepas, yang itu lepas," kata Rizki.

Ia mengatakan persoalan tersebut semakin terlihat setelah pergantian pemain dilakukan. Para pemain masih kebingungan menentukan penjagaan sehingga pertahanan tim menjadi tidak terorganisasir.

"Pas pergantian dari yang pertama dan yang kedua itu, mereka kayak bingung siapa yang harus menjaga. Jadi defense mereka berantakan, kadang ada yang lepas," ujarnya.

Rizki menegaskan evaluasi utama timnya adalah memperbaiki kemampuan bertahan melalui latihan yang lebih intensif agar kesalahan serupa tidak terulang pada pertandingan berikutnya. "Untuk evaluasinya mungkin belajar defense lagi," katanya.

Baca Juga: DBL West Sumatra 2026 Mulai 11 Agustus di GOR Prayoga Padang, Ini Cara Beli Tiket dan Masuk Venue

Selain pertahanan, ia juga menyoroti perbedaan kualitas antara pemain inti dan pemain lapis kedua yang masih cukup mencolok.

"Untuk DBL selanjutnya mungkin menguatkan starting-nya, karena starting sama second starting-nya lumayan jomplang," tutup Rizki.(*)

Editor : Heri Sugiarto
Honda DBL Sumbar 2026 Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Sumatera SMAN 13 Padang Basket Pelajar SMAN 3 Padang