Aric Sacio, Peraih Medali Renang yang Kini Berjuang Bersama SMAN 2 Bukittinggi di DBL West Sumatra

Heri Sugiarto • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:59 WIB
Aric Sacio Simanjorang, pemain SMAN 2 Bukittinggi (jersei nomor punggung 27) ketika melantai di GOR Prayoga Padang. (Foto: DBL)
Aric Sacio Simanjorang, pemain SMAN 2 Bukittinggi (jersei nomor punggung 27) ketika melantai di GOR Prayoga Padang. (Foto: DBL)

PADEK.JAWAPOS.COM – Aric Sacio Simanjorang, pemain SMAN 2 Bukittinggi yang tampil di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Sumatra, memiliki target yang tidak hanya berkaitan dengan prestasi olahraga.

Di tengah kesibukannya sebagai atlet pelajar, Aric juga ingin membuktikan mampu berprestasi di bidang akademik. "Aku punya mimpi bisa berprestasi juga di bidang akademik," ungkap Aric Sacio.

Konsep student-athlete menjadi salah satu ciri khas Honda DBL with Kopi Good Day. Kompetisi ini tidak hanya menuntut kemampuan para peserta di lapangan, tetapi juga mendorong mereka menjaga keseimbangan antara prestasi akademik dan nonakademik.

Di luar dunia basket, Aric Sacio lebih dahulu dikenal sebagai atlet renang. Sejak kecil dia menekuni cabang olahraga tersebut dan pernah meraih medali emas pada ajang renang tingkat Sumatera Barat.

Baca Juga: Jadwal DBL West Sumatra 16 Agustus 2026: Enam Laga Penentu Menuju Fantastic Four dan 8 Besar

Salah satu pengalaman yang paling membekas baginya adalah ketika mengikuti Kejuaraan Daerah (Kejurda) water polo. Pada kejuaraan pertamanya itu, Aric Sacio berhasil membawa pulang medali perunggu.

"Paling berkesan itu sebenarnya waktu aku dapat juara tiga Kejurda (Kejuaraan Daerah) water polo. Itu event pertamaku dan aku bisa dapat medali," ujarnya.

Basket kemudian menjadi aktivitas yang ia jalani untuk melepas penat setelah mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

Awalnya, ia hanya beberapa kali bermain bersama teman-temannya. Namun, tanpa diduga namanya masuk dalam skuad SMAN 2 Bukittinggi untuk Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Sumatra.

Baca Juga: Dari Tarung Drajat ke DBL 2026 West Sumatra, Dava Egriansyah Tak Pernah Berhenti Mengejar Mimpi

Melalui kesempatan tersebut, Aric Sacio berharap dapat membantu sekolahnya meraih prestasi.

"Aku sih pengin bawa sekolahku ini jadi juara di DBL tahun ini. Kayak kapan lagi kan bisa mengharumkan nama sekolah di level DBL gitu," katanya.

Berbekal pengalaman dan pencapaian di bidang olahraga, Aric Sacio kini memiliki tantangan baru, yakni membuktikan bahwa siswa yang aktif dan berprestasi di bidang nonakademik juga mampu menunjukkan hasil baik di ruang kelas.

Menurutnya, masih ada anggapan bahwa siswa yang unggul di olahraga cenderung sulit berprestasi secara akademik. Ia ingin mematahkan pandangan tersebut.

"Ya kan banyak tuh yang siswa jago di basket tapi akademiknya itu biasa aja. Atau jago di olahraga tertentu tapi dia waktu pelajaran biasa aja. Nah, aku mau ngebuktiin kalau itu nggak benar. Kalau ya berprestasi di nonakademik juga bisa moncer juga di akademik," tuturnya.

Bagi Aric Sacio, memiliki target akademik membuatnya lebih mudah menyusun arah dan rencana hidup selama menempuh pendidikan di SMA.

Baca Juga: Penggawa SMAN 6 Padang Fathir Latief di DBL 2026 West Sumatra: Basket, Duta Genre dan Mimpi ke ITB

Salah satu impian terdekatnya adalah mampu meraih prestasi akademik, setidaknya masuk peringkat di kelas.

"Itu masih jadi salah satu impian terdekatku di masa SMA. Menurutku punya keinginan itu membantuku untuk menentukan arah dan tujuan hidup sih. Jadi kayak lebih tertata untuk menyusun rencana gitu," ungkapnya kepada tim DBL.id.

Mimpi tersebut kini terus ia upayakan sembari menjalani aktivitas sebagai atlet pelajar. Baginya, mengejar prestasi akademik dan nonakademik merupakan langkah untuk membahagiakan diri sendiri sekaligus menghadirkan senyum bagi kedua orang tuanya.(*)

Editor : Heri Sugiarto
DBL West Sumatra DBL 2026 West Sumatra Aric Sacio Simanjorang student athlete SMAN 2 Bukittinggi