PADEK.JAWAPOS.COM — Borussia Dortmund dan Bayern Munich akan berhadapan pada Franz Beckenbauer Supercup 2026 di Signal Iduna Park, Minggu (23/8/2026) pukul 01.30 WIB. Pertandingan ini menjadi perebutan trofi pertama sepak bola domestik Jerman musim 2026/2027.
Duel lini tengah, kekuatan pertahanan, serta kontribusi pemain muda menjadi sejumlah faktor yang dapat menentukan pemenang.
Bayern datang sebagai tim tersukses dalam sejarah Supercup dengan 11 gelar. Sementara itu, Dortmund telah enam kali mengangkat trofi tersebut.
Pertandingan di Signal Iduna Park ini menjadi pertemuan ketujuh Dortmund dan Bayern di kandang Die Borussen sejak 2013 dalam ajang Supercup.
Baca Juga: Thailand Lolos ke Final ASEAN Hyundai Cup 2026 meski Kalah 1-2 dari Singapura
Dortmund memasuki pertandingan dengan skuad yang diperkuat kedatangan gelandang Yunani Giannis Konstantelias dari PAOK. Pemain tersebut dikontrak selama lima tahun.
Bayern, di sisi lain, menutup rangkaian pramusim dengan kemenangan 3-1 atas RB Leipzig. Dua pemain yang direkrut pada musim panas, Ismael Saibari dan Nathaniel Brown, terlibat dalam gol Bayern pada pertandingan tersebut.
Duel Lini Tengah Dortmund dan Bayern
Lini tengah menjadi salah satu area penting dalam pertandingan. Pelatih Dortmund, Niko Kovac, tampaknya telah menemukan kombinasi gelandang tengah yang menjadi pilihannya menjelang musim baru.
Jobe Bellingham dan Felix Nmecha menjadi starter dalam tiga pertandingan persahabatan terakhir Dortmund melawan FC Tokyo, Arsenal, dan Roma. Dortmund menang 1-0 atas FC Tokyo, mengalahkan Arsenal 3-2, kemudian bermain imbang 2-2 melawan Roma.
Baca Juga: Preview Espanyol vs Real Madrid: Tchouameni Kembali, Cabrera Absen
Bellingham tercatat 20 kali menjadi starter di Bundesliga 2025/2026. Sementara Nmecha menjadi starter dalam 25 pertandingan liga. Jumlah tersebut berpotensi lebih banyak jika Nmecha tidak mengalami cedera lutut pada Maret musim lalu.
Nmecha juga tampil bersama timnas Jerman pada Piala Dunia 2026 dan menjadi starter dalam empat pertandingan sebelum Jerman tersingkir pada babak 32 besar.
Bayern juga memiliki kombinasi lini tengah yang menarik. Aleksandar Pavlovic menjadi starter bersama Tom Bischof dan Joshua Kimmich dalam dua pertandingan pramusim terakhir melawan Aston Villa dan RB Leipzig.
Pavlovic dan Bischof sama-sama berusaha mendapatkan peran lebih besar pada musim 2026/2027. Keduanya mencatat total 30 penampilan sebagai starter di Bundesliga musim lalu.
Bischof menghadapi persaingan di lini tengah dari Konrad Laimer dan Leon Goretzka. Pavlovic juga hanya 16 kali menjadi starter di Bundesliga musim lalu karena masalah kesehatan, cedera ringan, serta persaingan dengan Goretzka.
Pertahanan Dortmund Unggul Musim Lalu
Dortmund memiliki catatan pertahanan terbaik di Bundesliga musim lalu dengan hanya kebobolan 34 gol. Jumlah tersebut dua gol lebih sedikit dibandingkan Bayern.
Nico Schlotterbeck dan Waldemar Anton menjadi bagian penting dari lini belakang Dortmund. Ramy Bensebaini, Julian Ryerson, dan Daniel Svensson juga berperan dalam menjaga pertahanan Die Borussen.
Dortmund turut memiliki sejumlah pemain muda yang tampil menjanjikan selama pramusim. Filippo Mane dan Joane Gadou menjadi dua pemain yang mendapat perhatian. Gadou bahkan mencetak gol saat Dortmund mengalahkan Arsenal.
Bayern juga memperkuat lini belakang dengan mendatangkan mantan bek kiri Eintracht Frankfurt, Nathaniel Brown. Ia akan bersaing dengan Alphonso Davies yang telah kembali bugar untuk memperebutkan posisi utama.
Di jantung pertahanan, Bayern masih mengandalkan Jonathan Tah dan Dayot Upamecano. Keduanya membentuk kemitraan yang tampil solid sepanjang musim 2025/2026 ketika Bayern meraih gelar Bundesliga.
Pemain Muda dan Trio Penyerang Jadi Ancaman
Dortmund memiliki sejumlah pemain muda yang mencuri perhatian selama pramusim, salah satunya Konstantinos Karetsas.
Pemain Yunani berusia 18 tahun itu mencetak gol melalui aksi individu saat Dortmund mengalahkan Arsenal. Pada musim 2025/2026, Karetsas mencatat 49 penampilan bersama klub Belgia Genk.
Samuele Inacio juga menjadi pemain muda yang mendapat kesempatan tampil bersama Dortmund. Pemain berusia 18 tahun itu mencatat tujuh penampilan Bundesliga musim lalu dan mencetak satu gol.
Di lini depan, Dortmund masih memiliki Serhou Guirassy. Penyerang Guinea tersebut mencetak 22 gol dalam 46 penampilan musim lalu.
Bayern juga memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain muda selama pramusim. Tim Binder menjadi salah satu pemain yang tampil sebagai starter melawan Aston Villa dan RB Leipzig.
Arijon Ibrahimovic juga menjadi starter dalam dua pertandingan tersebut. Sementara Ismael Saibari berpeluang menjalani debut kompetitif bersama Bayern setelah bergabung pada musim panas.
Bayern juga masih memiliki trio Harry Kane, Michael Olise, dan Luis Diaz. Diaz mencetak gol dalam kemenangan Bayern atas Aston Villa dan RB Leipzig.
Namun, Kane dan Olise berpotensi belum tampil penuh karena baru kembali berlatih setelah menjalani masa istirahat seusai Piala Dunia 2026. Kane bahkan menyatakan dirinya belum tentu bermain selama 90 menit.
Rekor Pertemuan Lebih Memihak Bayern
Bayern memiliki catatan pertemuan lebih baik dalam 16 duel terakhir melawan Dortmund. Bayern hanya sekali kalah, dengan 12 kemenangan dan tiga hasil imbang.
Bayern juga tidak terkalahkan dalam delapan pertandingan terakhir di Signal Iduna Park. Kemenangan terakhir Dortmund atas Bayern di kandang terjadi pada Franz Beckenbauer Supercup tujuh tahun lalu dengan skor 2-0.
Pada pertemuan terbaru kedua tim, Bayern menang 3-2. Harry Kane mencetak dua gol dalam pertandingan Bundesliga tersebut pada Februari dan membantu Bayern memperlebar keunggulan di puncak klasemen.
Kini, Dortmund dan Bayern kembali bertemu di Signal Iduna Park dengan trofi pertama musim domestik Jerman 2026/2027 sebagai taruhannya. Duel tersebut akan menentukan peraih Franz Beckenbauer Supercup 2026.(*)
Editor : Heri Sugiarto