PADEK.JAWAPOS.COM-Khanza Haura Ferby tak hanya aktif sebagai member tim dance SMA Kartika 1-5 Padang. Siswi kelas 10 itu juga menorehkan prestasi di cabang olahraga taekwondo.
Siapa sangka, di balik penampilannya sebagai salah satu dancer SMA Kartika 1-5 Padang, Khanza Haura Ferby juga memiliki prestasi di dunia olahraga bela diri.
Siswi kelas 10 tersebut menekuni taekwondo. Salah satu pencapaian yang paling berkesan baginya adalah ketika berhasil meraih juara pada ajang Kapolda Sumbar National Taekwondo Championship.
Bagi Khanza, pencapaian itu bukan sekadar soal berhasil naik podium. Proses panjang yang dilaluinya untuk mencapai hasil tersebut justru menjadi pengalaman yang paling membekas.
Baca Juga: Juara Bertahan Don Bosco Tembus Fantastic Four DBL 2026 West Sumatra, SMAN 1 Solok Tumbang
“Prestasi waktu Kapolda Sumbar National Taekwondo Championship itu paling berkesan. Karena itu mengajarkan aku kalau usaha itu nggak pernah membohongi hasil, Kak,” ungkap Khanza.
Untuk mencapai prestasi tersebut, Khanza mengaku harus tekun menjalani latihan. Kerja keras dan konsistensi dalam berlatih menjadi bagian penting dari perjalanannya hingga akhirnya mampu meraih hasil yang diinginkan.
Pengalaman itu pula yang terus menjadi motivasi bagi Khanza untuk mengembangkan kemampuannya hingga saat ini.
Baca Juga: Menang Telak 58-3, SMP Maria Susul SMPN 8 Padang ke Final Junior DBL Padang
“Pencapaian itu juga yang terus memotivasi aku sampai sekarang. Kayak aku percaya semua itu bisa digapai selama kita berusaha dengan seratus persen,” tuturnya.
Ingin Jadi Atlet Taekwondo
Semangat memberikan usaha terbaik juga sejalan dengan tema AQUA DBL Dance 2026-2027, yakni “100% Indonesia”.
Bagi Khanza, makna 100 persen bukan hanya soal memperkenalkan Indonesia melalui seni tari, koreografi, maupun cerita. Lebih dari itu, nilai tersebut juga dapat dimaknai sebagai semangat untuk memberikan kemampuan terbaik dalam mengejar minat dan cita-cita.
Hal itu tercermin dari keseriusan Khanza menekuni dua bidang yang ia sukai, yakni dance dan taekwondo.
“Aku punya mimpi suatu waktu bisa jadi atlet taekwondo. Demi bisa mewujudkan mimpi itu kan aku harus benar-benar all out buat menekuni itu. Menikmati setiap proses yang ada,” katanya.
Mimpi tersebut tidak hanya berkaitan dengan pencapaian pribadi. Khanza ingin keberhasilannya kelak menjadi sesuatu yang dapat membuat kedua orang tuanya bangga.
“Aku mau bikin orang tua aku bangga sama aku. Aku mau bikin mereka bahagia karena usaha dan kerja kerasku dalam menggapai mimpi ini,” ujarnya.
Orang Tua Jadi Sumber Motivasi
Dukungan orang tua menjadi bagian penting dalam perjalanan Khanza menekuni minat dan bakatnya.
Menurut Khanza, kedua orang tuanya tidak menuntut hal yang berlebihan. Mereka justru terus memberikan motivasi agar dirinya serius mengembangkan bidang yang diminatinya.
Baca Juga: MA Ar Risalah ke Fantastic Four DBL 2026 West Sumatra usai Hancurkan Perlawanan SMAN 9 Padang
“Mereka itu selalu kasih aku motivasi dan semangat buat seratus persen menekuni minat dan bakat. Kasih saran yang bagus. Intinya terima kasih sudah membantu aku sampai saat ini,” tandas Khanza kepada Tim DBl.id.
Dengan pengalaman di dunia taekwondo dan aktivitasnya bersama tim dance SMA Kartika 1-5 Padang, Khanza kini terus berusaha mengembangkan kemampuan di dua bidang tersebut.
Baginya, setiap proses adalah bagian dari perjalanan untuk mewujudkan mimpi menjadi atlet taekwondo sekaligus membanggakan kedua orang tuanya.(*)
Editor : Heri Sugiarto