SMP Maria Juara Junior DBL Padang 2026, Jackie Sentosa Sumbang 16 Poin di Final

Suyudi Adri Pratama • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:14 WIB
SMP Maria menjadi juara perdana Junior DBL Padang 2026 setelah mengalahkan SMPN 8 Padang 59-21 di partai final. (Foto: DBL for Padek)
SMP Maria menjadi juara perdana Junior DBL Padang 2026 setelah mengalahkan SMPN 8 Padang 59-21 di partai final. (Foto: DBL for Padek)

PADEK.JAWAPOS.COM — Tim putra SMP Maria Padang mengukir sejarah dengan menjadi juara sektor putra pada penyelenggaraan perdana Junior DBL Padang 2026.

Gelar tersebut diraih setelah SMP Maria tampil dominan dan mengalahkan SMPN 8 Padang dengan skor 59-21 pada partai final di GOR Prayoga Padang, Kamis (20/8/2026).

SMP Maria langsung tampil agresif sejak kuarter pertama. Mereka mencetak 16 poin, sedangkan SMPN 8 Padang hanya mampu mengoleksi sembilan angka sehingga SMP Maria menutup kuarter pembuka dengan keunggulan 16-9.

Dominasi SMP Maria semakin terlihat pada kuarter kedua. Mereka menambah 22 poin, sementara SMPN 8 Padang hanya mencetak sembilan angka. Hingga paruh pertama pertandingan, SMP Maria unggul 38-18.

Baca Juga: Putri SMPN 1 Padang Ukir Sejarah, Juara Perdana Junior DBL Padang 2026 Usai Tekuk SMP Maria 66-38

Memasuki kuarter ketiga, SMP Maria kembali memperlebar jarak. Mereka mencetak 10 poin dan hanya memberikan dua angka kepada SMPN 8 Padang. Skor berubah menjadi 48-20.

Pada kuarter terakhir, SMP Maria tetap menjaga konsistensi permainan. Tambahan 11 poin, sementara SMPN 8 Padang hanya mampu mencetak satu angka, memastikan kemenangan 59-21.

Jackie Sentosa Jadi Pendulang Poin Terbanyak

Jackie Sentosa menjadi pemain paling produktif SMP Maria dengan torehan 16 poin dan 10 rebound.

Kenneth Dennis Sutjipto turut tampil solid dengan mencatat sembilan poin dan 10 rebound. Jordan Valdo Wahyudi menyumbangkan sembilan poin, lima assist, dan tiga rebound.

Baca Juga: Bintang Aidi Putra Bidik First Team dan DBL Camp Bersama SMAN 10 Padang

Kontribusi lainnya datang dari Attar Bryan Algamar dengan tujuh poin dan sembilan rebound. Brainley Suryanto mencetak enam poin, sedangkan Muhammad Ziyan Firellio menyumbangkan lima poin.

Di kubu SMPN 8 Padang, Devan Ravandra menjadi pencetak angka terbanyak dengan 10 poin, tujuh rebound, dan satu assist. Saad Athallah Zuchri menyusul dengan tujuh poin dan lima rebound, sedangkan Aditya Farly mencatat empat poin dan enam rebound.

Secara statistik, SMP Maria tampil lebih efektif. Mereka memasukkan 26 tembakan dari 69 percobaan atau 37,7 persen.

SMP Maria juga dominan dalam rebound dengan total 52 rebound, berbanding 25 rebound milik SMPN 8 Padang.

Selain itu, SMP Maria unggul dalam assist dengan perbandingan 11-1, steals 15-9, serta points off turnover 27-8.

Hasil tersebut memastikan SMP Maria menjadi juara sektor putra pada penyelenggaraan perdana Junior DBL Padang 2026.

Baca Juga: Baru 4 Bulan Melatih, Coach Ade Bawa MA Ar-Risalah Menang dengan Margin 20 Poin di DBL West Sumatra

Pelatih SMP Maria, Rizky Aditya Satrio, mengaku senang dengan keberhasilan timnya meraih gelar juara. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil dari persiapan yang dilakukan sejak jauh-jauh hari serta pengorbanan waktu dan tenaga para pemain.

"Senang banget ya, karena memang dari jauh-jauh hari sudah kami persiapkan. Anak-anak juga sudah meluangkan waktunya buat latihan, mengorbankan waktu, effort, usaha. Jadi champion ini ya senang banget," ujar Rizky.

Rizky berharap Junior DBL dapat terus berlanjut setiap tahun. Menurutnya, kompetisi tingkat SMP dapat mendorong pemain muda untuk mulai serius berlatih tanpa harus menunggu masuk jenjang SMA untuk merasakan atmosfer kompetisi DBL.

"Harapannya semoga DBL Junior ini berkelanjutan, setiap tahun ada. Jadi anak-anak SMP bisa semangat juga untuk berlatih, nggak perlu nunggu untuk SMA dulu biar ikut DBL. Senang sih, ada dorongan," katanya.

Ia juga berharap penyelenggaraan Junior DBL di Sumatera Barat dapat konsisten digelar sehingga kompetisi basket usia muda semakin berkembang dan memberikan lebih banyak kesempatan bagi sekolah-sekolah di daerah.

Sementara itu, Pelatih SMPN 8 Padang, Raeyga Dwitama, tetap mengapresiasi pencapaian timnya yang menjadi runner-up pada penyelenggaraan perdana Junior DBL Padang 2026.

Menurut Raeyga, kompetisi tersebut memberikan pengalaman baru bagi pemain SMP untuk merasakan atmosfer pertandingan seperti di jenjang SMA.

"Alhamdulillah, kita dapat runner-up di DBL pertama Kota Padang. Mungkin kalau kita ikut di next event, kita bakal kuatkan lagi dan mantapkan lagi latihannya," ujar Raeyga.

Raeyga menilai pertandingan Junior DBL juga menjadi momentum penting bagi perkembangan basket usia muda di Sumatera Barat. Ia berharap kompetisi serupa terus digelar sehingga pemain SMP memiliki wadah untuk berkembang lebih cepat.

Baca Juga: Dari Kolam Renang ke Panggung DBL, Zahwa Aqilla SMAN 2 Padang Kejar Mimpi ke Olimpiade

"Fair game-nya seru ya. Sekarang SMP sudah bisa bertanding layaknya SMA. Dulu di zaman saya nggak dapat Junior DBL ini. Ya, mungkin anak-anak di Sumatera Barat bisa lebih berkembang cepat," katanya.

Gelar tersebut menjadi catatan bersejarah bagi SMP Maria sebagai champion pertama sektor putra pada penyelenggaraan Junior DBL Padang 2026.(*)

Editor : Heri Sugiarto
Junior DBL Padang 2026 Jackie Sentosa juara Junior DBL SMP Maria Padang smpn 8 padang