PADEK.JAWAPOS.COM — Arsenal akan mengawali perjalanan mempertahankan gelar Premier League dengan menghadapi Coventry City di Emirates Stadium, Sabtu (22/8/2026) pukul 02.00 WIB.
Untuk pertama kalinya dalam 22 tahun, Arsenal memulai musim Premier League sebagai juara bertahan. Sementara itu, Coventry kembali ke kasta tertinggi sepak bola Inggris setelah 25 tahun.
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta berharap timnya mengawali musim 2026/27 dengan kemenangan sekaligus menjaga momentum positif setelah meraih kemenangan 3-0 atas Manchester City pada Community Shield akhir pekan lalu.
"Kami harus menjalaninya secara alami karena ini akan menjadi maraton yang panjang," kata Arteta.
Baca Juga: Target Gelar ke-21 Dimulai, Manchester United Hadapi Hull City, Sesko Kembali, Rashford Tanda Tanya
Ia menegaskan Arsenal harus menunjukkan keinginan dan ambisi yang lebih besar dibandingkan musim lalu.
"Kami memiliki kemampuan untuk berkembang, berevolusi, dan itulah yang saya rasakan di sekitar klub, terutama para pemain," ujar Arteta.
Coventry Kembali ke Premier League
Sementara itu, Coventry City datang ke Emirates Stadium dengan status juara Championship musim lalu.
Frank Lampard membawa The Sky Blues kembali ke Premier League setelah 25 tahun. Coventry memastikan gelar Championship dengan tiga pertandingan tersisa dan mengakhiri musim dengan keunggulan 11 poin dari pesaing terdekat.
Baca Juga: Mitchell Baker Cetak Gol, Georgetown Tahan Imbang North Carolina 1-1 di Laga Pembuka NCAA 2026
Perjalanan Coventry menuju Premier League tidak berlangsung singkat. Mereka bahkan sempat turun ke League Two pada musim 2017/18 sebelum kembali ke Championship dan akhirnya promosi ke kasta tertinggi.
Lampard menyadari pertandingan pertama melawan Arsenal merupakan tantangan berat.
"Saya sangat bersemangat berada di sini dan membawa klub yang sudah 25 tahun keluar dari Premier League kembali ke kompetisi ini," kata Lampard.
Ia ingin Coventry tampil berani meski menghadapi juara bertahan. "Kami sangat menghormati Arsenal, tetapi itu bukan berarti Anda bermain dengan terlalu menghormati mereka hingga menjadi pasif," ujarnya.
Arsenal Masih Pantau Kondisi Bruno Guimaraes
Arsenal menghadapi pertandingan pembuka dengan beberapa persoalan kebugaran pemain.
Bruno Guimaraes masih menjalani pemantauan setelah ditarik keluar pada babak pertama ketika Arsenal menang 3-0 atas Manchester City di Community Shield.
Declan Rice dan Bukayo Saka tersedia meski mendapat menit bermain terbatas selama pramusim.
Jurrien Timber masih dalam proses pemulihan dari cedera pangkal paha yang membuatnya absen di Piala Dunia. William Saliba juga belum tersedia karena mengalami masalah pada punggung.
Baca Juga: Ronaldinho Kembali ke Sepak Bola di Usia 46 Tahun, Gabung Ravenna
Dari kubu Coventry, Haji Wright dipastikan absen selama beberapa bulan akibat cedera paha. Kondisi tersebut membuka peluang bagi pemain baru Taiwo Awoniyi atau Sidiki Cherif untuk mengisi lini depan.
Ephron Mason-Clark dan Jack Rudoni, yang sempat mengalami masalah kebugaran selama pramusim, dinyatakan fit untuk bermain.
Rekor Arsenal Jadi Ancaman bagi Coventry
Arsenal dan Coventry terakhir bertemu di Premier League pada Februari 2001. Arsenal ketika itu menang 1-0 di Highfield Road.
Coventry hanya memenangkan satu dari 14 pertemuan terakhir melawan Arsenal di kasta tertinggi. Kemenangan tersebut terjadi pada Boxing Day 1999 dengan skor 3-2.
Pertandingan kali ini menjadi laga liga pertama Coventry di Emirates Stadium. Sebelumnya, Coventry dua kali bermain di kandang Arsenal tersebut dalam ajang League Cup dan selalu kalah.
Arsenal memiliki catatan kuat ketika menghadapi tim promosi di kandang. Sejak awal musim 2023/24, The Gunners tidak terkalahkan dalam 45 pertandingan kandang Premier League melawan tim promosi, dengan 40 kemenangan dan lima hasil imbang.
Mikel Arteta Bidik Kemenangan ke-150 di Premier League
Pertandingan melawan Coventry dapat menjadi momen penting bagi Mikel Arteta.
Pelatih Arsenal tersebut telah mengantongi 149 kemenangan dari 248 pertandingan Premier League. Jika meraih kemenangan pada laga pembuka, Arteta akan menjadi manajer kelima yang mencapai 150 kemenangan dalam kurang dari 250 pertandingan di kompetisi tersebut.
Sebelumnya, pencapaian itu diraih Pep Guardiola, Jose Mourinho, Jurgen Klopp, dan Alex Ferguson.
Arsenal memiliki catatan positif pada laga pembuka. The Gunners memenangkan pertandingan pertama Premier League dalam empat musim terakhir.
Baca Juga: Preview Espanyol vs Real Madrid: Tchouameni Kembali, Cabrera Absen
Di sisi lain, Coventry memiliki senjata dari situasi bola mati. Mereka mencetak 29 gol dari situasi tersebut di Championship musim lalu, terbanyak di kompetisi.
Tim asuhan Lampard dikenal mengandalkan umpan silang dan permainan melalui sisi sayap. Ellis Simms, Haji Wright, dan bek Bobby Thomas menjadi beberapa pemain yang menjadi target utama dalam situasi tersebut musim lalu.
Arsenal dan Coventry kini akan memulai lembaran baru. Arsenal berusaha mempertahankan gelar Premier League, sementara Coventry mengawali kembali kehidupan mereka di kasta tertinggi sepak bola Inggris.(*)
Editor : Heri Sugiarto