Hull City 2-0 Manchester United: Gol Bola Mati Tim Promosi Permalukan Setan Merah

Heri Sugiarto • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 02:20 WIB
Manchester United asuhan pelatih Michael Carrick kalah 0-2 dari Hull City pada pekan pembuka Premier League 2026/2027. (Foto: manutd.com)
Manchester United asuhan pelatih Michael Carrick kalah 0-2 dari Hull City pada pekan pembuka Premier League 2026/2027. (Foto: manutd.com)

PADEK.JAWAPOS.COM — Manchester United mengawali Premier League 2026/2027 dengan hasil mengecewakan setelah kalah 0-2 dari tim promosi Hull City di MKM Stadium, Sabtu (22/8/2026).

Dua gol pada babak pertama melalui Semi Ajayi dan Nobel Mendy membuat Hull City mengamankan kemenangan bersejarah. Bagi The Tigers, hasil ini menjadi kemenangan pertama atas Manchester United di Premier League sekaligus kemenangan liga pertama atas Setan Merah sejak November 1974.

Kekalahan tersebut terasa semakin mengecewakan bagi Manchester United karena mereka sebenarnya menguasai permainan setelah tertinggal. Namun, dominasi penguasaan bola tidak mampu diterjemahkan menjadi gol.

Menurut data Opta, Manchester United menguasai 71,6 persen bola dan melepaskan 21 tembakan, tetapi hanya lima yang mengarah ke gawang. Hull justru mampu bertahan disiplin dan menjaga clean sheet pada pertandingan perdana mereka setelah kembali ke kasta tertinggi Inggris.

Hull City Manfaatkan Bola Mati

Manchester United sebenarnya mendapat peluang lebih dulu melalui Bryan Mbeumo. Pemain baru tersebut memaksa Konstantinos Tzolakis melakukan penyelamatan, sementara Matheus Cunha juga sempat menguji kiper asal Yunani tersebut.

Namun, Hull perlahan mengambil kendali.

Pada menit ke-17, tuan rumah membuka keunggulan dari situasi bola mati. Oli McBurnie menyambut umpan silang dan sundulannya berhasil ditepis Senne Lammens ke tiang gawang.

Bola muntah kemudian jatuh kepada Semi Ajayi. Bek Hull tersebut bergerak cepat untuk menyambar bola dan membawa timnya unggul 1-0.

Gol kedua kembali lahir dari situasi bola mati pada menit ke-38. Regan Slater mengirim tendangan bebas akurat ke dalam kotak penalti dan Nobel Mendy berhasil menyundul bola melewati Lammens.

Hull menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.

Dua gol tersebut memperlihatkan persoalan Manchester United dalam mengantisipasi bola mati. Opta mencatat United telah kebobolan lebih banyak gol dari sepak pojok dibandingkan empat tim lain sejak Michael Carrick pertama kali menangani klub tersebut.

Rashford Kembali, tetapi United Tetap Buntu

Michael Carrick mencoba mengubah situasi pada awal babak kedua dengan memasukkan Marcus Rashford menggantikan Patrick Dorgu.

Rashford tampil untuk pertama kalinya bersama Manchester United sejak Desember 2024. Kehadirannya memberikan tambahan kecepatan di lini depan, tetapi tidak cukup untuk membongkar pertahanan Hull.

Carrick kemudian memasukkan Kobbie Mainoo dan Benjamin Šeško pada menit ke-67 untuk meningkatkan daya gedor.

Peluang terbaik United datang ketika Bryan Mbeumo menerima umpan Matheus Cunha dan berhasil menemukan ruang di belakang pertahanan Hull. Namun, penyelesaiannya masih mampu diamankan Tzolakis.

Harry Maguire juga mencoba peruntungan melalui tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti, tetapi Tzolakis kembali melakukan penyelamatan.

Sebaliknya, Hull tetap mampu menciptakan ancaman melalui serangan balik. Mohamed Belloumi sempat melepaskan tembakan keras yang melambung, sementara Cody Drameh juga hampir menambah keunggulan tuan rumah.

Hingga enam menit waktu tambahan berakhir, United tidak mampu mencetak gol.

Carrick Minta Manchester United Tetap Tenang

Kekalahan tersebut menjadi pukulan awal bagi Carrick setelah periode positif sejak mengambil alih Manchester United. Namun, sang pelatih menegaskan satu hasil tidak akan mengubah arah yang sedang dibangun klub.

“Ini satu pertandingan. Ini pertandingan pertama musim ini dan tentu mengecewakan,” kata Carrick seusai laga.

Ia mengakui dua gol bola mati menjadi faktor penting dalam kekalahan tersebut.

“Dua gol yang kebobolan tentu membuat frustrasi. Set-piece memang menentukan pertandingan hari ini,” ujarnya.

Carrick juga meminta timnya tidak kehilangan perspektif setelah kekalahan di pertandingan pembuka.

“Ini tidak mengubah keseluruhan arah tim atau klub. Kami akan tetap tenang dan fokus pada pekan depan,” katanya.

Statistik yang Menggambarkan Masalah United

Manchester United memang dominan dalam penguasaan bola, tetapi Hull tampil lebih efektif. United memiliki 21 tembakan dibandingkan delapan milik tuan rumah, namun hanya lima tembakan mereka yang tepat sasaran.

United juga melepaskan 34 umpan silang dari permainan terbuka, jumlah yang menunjukkan betapa sulitnya mereka menembus blok pertahanan Hull melalui kombinasi di tengah.

Bagi Hull, kemenangan ini menjadi awal sempurna dalam kembalinya mereka ke Premier League setelah sembilan tahun. Mereka sebelumnya terakhir tampil di kasta tertinggi pada musim 2016/2017.

Manchester United kini harus segera bangkit. Pada pekan kedua, Setan Merah akan menghadapi sesama tim promosi, Ipswich Town, di kandang sendiri. Sementara Hull City akan bertandang menghadapi Coventry City.(*)

Editor : Heri Sugiarto
Hull City vs Manchester United Premier League 2026/27 Hull City 2-0 Manchester United manchester united michael carrick