Tendangan Terakhir Jadi Mimpi Buruk Newcastle, Penalti Szoboszlai Menit 90+9 Selamatkan Liverpool

Heri Sugiarto • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 00:48 WIB
Dominik Szoboszlai usai mencetak gol penalti untuk Liverpool pada menit 90+9 mengubah skor menjadi 2-2 atas Newcastle United. (Foto: X @LFC)
Dominik Szoboszlai usai mencetak gol penalti untuk Liverpool pada menit 90+9 mengubah skor menjadi 2-2 atas Newcastle United. (Foto: X @LFC)

PADEK.JAWAPOS.COM — Liverpool harus puas bermain imbang 2-2 melawan Newcastle United pada laga Premier League di St James’ Park setelah Dominik Szoboszlai mencetak gol penalti pada menit ke-90+9, Minggu (23/8/2026).

Newcastle lebih dulu unggul pada menit kelima melalui Anthony Elanga. Dalam sebuah serangan balik cepat, Osula membawa bola sebelum memberikan umpan kepada Elanga yang berlari di sisi kanan. Elanga kemudian melepaskan tembakan rendah ke sudut jauh untuk membawa Newcastle unggul 1-0.

Liverpool berusaha merespons. Pada menit ke-18, Florian Wirtz memperoleh peluang dari dalam kotak penalti, tetapi Lukas Hornicek melakukan penyelamatan untuk menggagalkan tembakan tersebut.

Liverpool lebih banyak menguasai bola dan mencatat 10 tembakan berbanding lima milik Newcastle setelah 40 menit pertandingan. Namun, hanya satu tembakan The Reds yang mengarah ke gawang.

Newcastle mampu mempertahankan keunggulan hingga babak pertama berakhir.

Matthias Jaissle menjalani paruh pertama debutnya sebagai pelatih Newcastle dengan hasil positif.

Baca Juga: Manchester City Era Maresca Menang Dramatis 2-1 atas Bournemouth, Brighton Puncaki Klasemen

Memasuki babak kedua, Liverpool akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-54. Cody Gakpo menerima bola setelah pergerakan dari sisi kiri, kemudian mendapat ruang di antara lini tengah dan pertahanan Newcastle sebelum melepaskan tembakan ke sudut jauh.

Namun, skor imbang hanya bertahan tiga menit. Newcastle kembali unggul pada menit ke-57 melalui Joe Willock.

Gol tersebut diawali serangan balik yang dipimpin Wissa. Penyerang Newcastle itu melewati tiga pemain Liverpool sebelum memberikan umpan kepada Willock.

Pemain yang baru masuk tersebut kemudian bergerak ke dalam dan melepaskan tembakan dari sekitar 20 yard. Bola membentur tiang jauh sebelum masuk ke gawang Alisson.

Newcastle memiliki peluang untuk memperbesar keunggulan pada menit ke-68. Hall mengirim umpan silang mendatar ke arah Wissa, tapi sang penyerang gagal menyentuh bola meski berada di depan gawang.

Liverpool kemudian mendapatkan peluang emas melalui Alexander Isak pada menit ke-70. Gakpo mengarahkan bola ke jalur Isak di dalam kotak penalti, tetapi tembakan penyerang Liverpool itu melambung tinggi.

Memasuki menit-menit akhir, Newcastle masih mampu mempertahankan keunggulan. Liverpool menguasai bola, tetapi kesulitan menciptakan peluang yang benar-benar berbahaya.

Drama terjadi pada masa tambahan waktu.

Pada menit ke-90+5, Liverpool mendapatkan penalti setelah Victor Munoz dijatuhkan Lewis Hall. Stuart Attwell langsung menunjuk titik putih dan keputusan tersebut tidak diubah setelah pemeriksaan VAR.

Pada menit ke-90+9, gelandang Liverpool itu melepaskan tendangan keras ke pojok atas gawang. Hornicek bergerak ke arah yang benar, tetapi tidak mampu menjangkau bola, dan mengubah skor menjadi 2-2.

Baca Juga: Bayern Tundukkan Dortmund 2-1, Trofi Supercup Kembali ke Munich.

Gol tersebut menjadi aksi terakhir pertandingan. Newcastle akhirnya harus puas berbagi poin dengan Liverpool.

Lukas Hornicek tampil menonjol dalam debutnya di Premier League setelah melakukan sejumlah penyelamatan penting, termasuk menggagalkan peluang Wirtz pada babak pertama.

Hasil imbang ini sekaligus membuat Liverpool kembali mencetak gol terlambat untuk menggagalkan kemenangan Newcastle, seperti yang terjadi pada musim sebelumnya. 

Usai laga, Szoboszlai mengungkapkan bahwa suasana St James’ Park membuatnya bahkan tidak mendengar peluit wasit. Ia harus melihat wasit untuk mengetahui kapan waktunya mengambil penalti.

Menurut Szoboszlai, terdapat sekitar 50.000 orang yang memberikan tekanan kepadanya sehingga ia tidak dapat mendengar suaranya sendiri.

“Saya bahkan tidak mendengar peluit wasit. Saya harus melihatnya untuk mengetahui kapan waktunya mengambil penalti. Ada 50.000 orang yang melawan saya, Anda tidak bisa mendengar suara Anda sendiri,” kata Szoboszlai kepada Sky Sports.

Gelandang Liverpool itu juga menekankan pentingnya semangat untuk tidak menyerah. “Kami belajar bahwa kami tidak akan pernah menyerah, kami harus berjuang. Semua orang yang masuk dari bangku cadangan bisa memberikan dampak,” ungkapnya.(*)

Editor : Heri Sugiarto
Newcastle vs Liverpool premier league Dominik Szoboszlai anthony elanga liverpool