PADEK.JAWAPOS.COM — Juventus mengawali perjalanan di Serie A 2026/2027 dengan kemenangan setelah menundukkan Frosinone 1-0 di Stadio Benito Stirpe, Minggu (23/8/2026) malam WIB. Sundulan Gleison Bremer pada menit ke-22 menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut.
Juventus tampil agresif sejak awal dan langsung menekan Frosinone di wilayah pertahanannya. Pada menit ke-7, Manuel Locatelli merebut bola di area serangan Frosinone sebelum memberikannya kepada Randal Kolo Muani. Namun, tembakan penyerang Juventus masih mampu diamankan Lorenzo Palmisani.
Tekanan Juventus berlanjut melalui permainan dari sisi sayap dan situasi bola mati. Pada menit ke-17, Douglas Luiz mengirim umpan silang akurat ke tengah kotak penalti. Bremer menyambutnya dengan sundulan, tetapi bola hanya menyamping tipis di luar tiang gawang saat Palmisani sudah tidak mampu menjangkaunya.
Dua menit kemudian, Kolo Muani kembali memperoleh peluang dari posisi yang menguntungkan. Namun, tembakannya gagal menemui sasaran.
Juventus akhirnya mendapatkan gol yang dicari pada menit ke-22. Francisco Conceicao melepaskan umpan silang ke arah Bremer yang kemudian menyundul bola melewati Palmisani untuk membawa Bianconeri unggul 1-0.
Juventus Terus Memburu Gol Kedua
Keunggulan tidak membuat Juventus mengendurkan tekanan. Pada menit ke-35, Kenan Yildiz memberikan umpan terobosan kepada Lloyd Kelly. Namun, tembakan kaki kiri bek Juventus tersebut melambung di atas mistar.
Juventus kembali hampir menggandakan keunggulan menjelang akhir babak pertama. Pierre Kalulu melakukan pergerakan tepat waktu sebelum melepaskan tembakan keras dengan kaki kanan. Palmisani berhasil menepis bola hingga membentur tiang.
Bola muntah kemudian disambar Yildiz, tetapi Palmisani kembali melakukan penyelamatan untuk mempertahankan skor 0-1 hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Juventus langsung kembali mencari gol kedua. Pada menit ke-52, Zeki Celik memberikan umpan terobosan kepada Conceicao yang bergerak masuk ke kotak penalti. Winger asal Portugal itu langsung melepaskan tembakan, tetapi bola melambung di atas mistar.
Conceicao terus menjadi salah satu ancaman utama Juventus. Pada menit ke-66, ia melakukan aksi individu dari sisi kanan, memotong ke dalam, kemudian melepaskan tembakan keras dengan kaki kiri dari jarak sekitar 20 meter. Bola kembali hanya menyentuh tiang.
Juventus masih memiliki peluang untuk menutup pertandingan dengan gol kedua. Pada fase akhir laga, Teun Koopmeiners memberikan umpan kepada Kolo Muani di dalam kotak penalti. Namun, sang penyerang hanya berjarak beberapa sentimeter dari bola sehingga gagal menyambarnya di dekat garis gawang.
Frosinone Nyaris Samakan Kedudukan
Frosinone akhirnya memberikan ancaman serius pada masa tambahan waktu. Gabriele Calvani menyambut bola dengan sundulan, tetapi upayanya membentur mistar gawang.
Ancaman tersebut menjadi salah satu momen terakhir yang membuat Juventus harus mempertahankan konsentrasi hingga peluit akhir.
Sundulan Bremer pada menit ke-22 akhirnya tetap menjadi pembeda. Juventus pun mengawali musim Serie A 2026/2027 dengan kemenangan 1-0 dan membawa pulang tiga poin dari markas Frosinone.
Bremer juga menjadi sorotan utama berkat kontribusinya di lini belakang sekaligus gol penentu kemenangan.
Rekor Sundulan Bremer di Liga Top Eropa
Berdasarkan catatan Sky Sport Italia, gol tersebut semakin mempertegas keistimewaan Bremer dalam duel udara. Sebanyak 11 dari 12 gol terakhir Bremer di Serie A tercipta melalui sundulan.
Sejak musim 2022/2023, tidak ada bek dari lima liga top Eropa yang mencetak lebih banyak gol lewat sundulan dibandingkan Bremer. Catatannya adalah 11 gol, sama dengan Virgil van Dijk.
Bremer juga tercatat sebagai bek tengah aktif di Serie A dengan jumlah gol terbanyak, yakni 23 gol, melampaui Mancini. Dia bersanding dengan striker murni bertipe target man seperti Victor Osimhen dan Luka Jovic dalam produktivitas bola-bola udara. (*)
Editor : Heri Sugiarto